Penerima Bansos Warga Desa Jrangoan Diduga Dipaksa Bayar Shodaqoh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto ilustrasi.
Foto ilustrasi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Sampang, - Warga Miskin Desa Jrangoan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, sangat terbantukan dengan adanya Bantuan Sosial (Bansos), namun ada saja kelakuan oknum Aparat Pemerintah Desa (Pemdes), meskipun tau Keluarga Penerima Manfaat (KPM) orang miskin, mereka diduga dipaksa untuk membayar shodaqoh kegiatan Desa.

Salah satu KPM inisial S, menjelaskan, setelah menerima Bansos, dia harus membayar uang yang berkedok shodaqoh, kepada oknum Pemdes Jrangoan.

“ Semua penerima Bansos, harus bayar dan bervariasi, sesuai jumlah yang didapat, kepada salah perangkat Desa Jrangoan,“ katanya.

Dia juga menirukan ucapan oknum Pemdes, jika tidak bayar shodaqoh tersebut, diancam akan dihapus bansosnya dan jika terjadi apa - apa (Mendapatkan Musibah) maka Kepala Desa (Kades) Jrangoan tidak tanggung jawab.

“ Ya terpaksa ngasih, kalo nggak diancam, mau dicoret dari penerima Bansos, juga akan diancam kalo minta bantuan apapun tidak dibantu oleh pak Klebun (Kades),“ ungkapnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasikan kepada Kades Jrangoan H. Mustofa, dia mengatakan atas dasar kesepakatan bersama, dia berdalih, uang tersebut untuk shodaqoh acara Desanya.

“ Itu hasil kesepakatan bersama, uang itu untuk shodaqoh ," ujarnya.

H. Mustofa menjelaskan hasil uang yang dikumpulkan untuk kegiatan Desa sebanyak 6 kali, yaitu untuk Hail Bujuk, Haul Masyayikh dan lain sebagainya, sedangkan sisanya ditanggung Desa.

“ Uang itu untuk kegiatan Desa, seperti Acara Haul, dan lain - lain, sisanya kami yang nanggung untuk suksesnya acara. Sedangkan hasil sumbangan dari masyarakat uangnya dipegang bendahara kegiatan, “ katanya. gan

Berita Terbaru

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Angka pernikahan dini di Jawa Timur masih mengkhawatirkan. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) Kementerian A…

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Pakar dan Praktisi hukum Sarankan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Dibidik TPPU, Bukan hanya Suap dan Gratfikasi   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK …

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Usai Kirim Surat Minta Maaf dan Siap Pimpin Munas     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Sempat ditangguhkan, kini jabatan Ketua Umum PBNU, yang dipegang Gus Yahya …

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Hingga Satu Tahun, tak Pernah Lakukan Pemberdayaan Perempuan     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Rapat Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Pemberdayaan P…

Kapolres Polwan, Cekatan Atasi Banjir di Bekasi

Kapolres Polwan, Cekatan Atasi Banjir di Bekasi

Jumat, 30 Jan 2026 18:39 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Bekasi - Kapolres Metro Bekasi Kombes (Polwan) Sumarni, istri Direktur Penyidikan KPK Brigjen Polisi Asep Guntur Rahayu , tampak cekatan…

Ammar Zoni Merasa Lelah Mental, Terlibat Narkoba

Ammar Zoni Merasa Lelah Mental, Terlibat Narkoba

Jumat, 30 Jan 2026 18:37 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ammar Zoni, aktor yang terlibat narkoba, masih menjalani sidang dugaan peredaran narkoba di dalam Rutan Salemba. Usai menjalani…