Pelanggaran Lalin Meningkat, Tilang Manual akan Diberlakukan Lagi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dihapusnya tilang secara langsung atau manual menyebabkan angka pelanggaran lalu lintas meningkat. Oleh karenanya, polisi akan kembali memberlakukan tilang secara manual.

Di Surabaya sendiri tilang manual akan dilakukan dalam waktu dekat. “Sebagai informasi awal, demi kebaikan bersama, pekan ini kita akan persiapan penindakan mulai tilang manual lagi di Kota Surabaya,” jelas Kompol Arif, Rabu (7/12/2022) kepada wartawan harian Surabaya Pagi.

Diketahui sejak penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) banyak pengendara motor yang melakukan pelanggaran mulai dari tidak memakai helm, melawan arus, hingga menerobos traffic light.

Dengan ketidak patuhan terhadap lalu lintas, akibatnya angka kecelakaan juga meningkat.

“Tilang manual di Surabaya, akan segera diberlakukan khususnya pelanggaran yang membahayakan dan berpotensi fatalitas laka lantas,” pungkas Kasat Lantas.

Disebutkan, tilang manual diterapkan untuk jenis pelanggaran tertentu. Jenis pelanggaran tertentu itu yakni yang menyebabkan potensi laka lantas, mengganggu kambtibmas dan menghindari kamera E-Tilang.

Sementara lima kamera ETLE statis yang beroperasi, serta dua mobil Integrated Node Capture Attitude Record (INCAR) masih beroperasi. Selama ini mayoritas pelanggar lalu lintas didominasi motor.

Mulai dari pengendara tidak mengenakan helm, melanggar marka jalan hingga mengendarai motor tidak sesuai spesifikasi keselamatan. Kemudian melawan arus, melanggar alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL).

Sebelumnya, tilang manual dihapuskan berdasarkan instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Penegakan hukum terhadap pelanggar lalu lintas kemudian diterapkan secara elektronik dengan menggunakan kamera ETLE statis serta mobile.

Dirlantas Polda Jatim Kombes M Taslim Chairuddin mengatakan jika kebijakan larangan penindakan tilang manual atau konvensional sudah dilarang sebelumnya, dan meminta Korlantas untuk menggunakan ETLE.

"Sebenarnya di awal beliau menjabat, kebijakan melarang razia atau menilang secara konvensional sudah dilarang dan Korlantas diperintahkan untuk membangun ETLE," ujar Taslim

"Hal ini adalah bentuk komitmen beliau untuk memberikan yang terbaik buat masyarakat, salah satunya adalah mencegah interaksi antara pelanggar dan petugas, agar tidak terjadi permufakatan jahat antara petugas dan pelanggar dan atau mencegah anggota melakukan penyimpangan dengan memanfaatkan kewenangan penegakan hukum lantas," lanjut Taslim.

Taslim menyampaikan kalaupun kemarin ada pelonggaran. Menurutnya hal itu karena memang meniadakan penindakan tilang berbanding lurus dengan meningkatnya laka lantas, laka lantas selalu berawal dari adanya pelanggaran dalam berlalu lintas.

"Saat ini eskalasi Kamtibmas meningkat menjelang hiruk pikuk pesta demokrasi 2024, tentu Polri merasa penting untuk mendapatkan dukungan masyarakat, karena suksesi kepemimpinan eksekutif dan legislatif adalah gawe besar, potensi konflik tinggi dan tajam, sangat berat rasanya kalau tidak didukung masyarakat, maka Polri merasa sangat strategis meraih kembali kepercayaan masyarakat," tandas Taslim. ari/ham/rmc 

Berita Terbaru

Bernilai Historis Kuat, Naskah Kuno Babad Besuki Situbondo Masuk IKON 2026

Bernilai Historis Kuat, Naskah Kuno Babad Besuki Situbondo Masuk IKON 2026

Senin, 28 Sep 2026 11:41 WIB

Senin, 28 Sep 2026 11:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) menetapkan naskah kuno Babad Besuki sebagai Ingatan Kolektif Nasional…

Biaya Produksi Naik, Petani Bojonegoro Keluhkan Harga Tembakau Justru Anjlok 

Biaya Produksi Naik, Petani Bojonegoro Keluhkan Harga Tembakau Justru Anjlok 

Senin, 28 Sep 2026 11:33 WIB

Senin, 28 Sep 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Sejak beberapa pekan ini, sejumlah petani di Kabupaten Bojonegoro mengeluhkan harga tembakau mengalami penurunan yang dinilai…

Inovasi Petrokimia Gresik Tembus Forum PBB, Bawa Isu Petani dan Talenta Hijau ke New York

Inovasi Petrokimia Gresik Tembus Forum PBB, Bawa Isu Petani dan Talenta Hijau ke New York

Senin, 28 Sep 2026 11:00 WIB

Senin, 28 Sep 2026 11:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Inovasi industri yang dikembangkan untuk menjawab persoalan petani membawa &nama PT Petrokimia Gresik ke panggung internasional. P…

Cegah Penyalahgunaan Narkoba Generasi Muda, Pemkab Situbondo Luncurkan ‘Kakak Peka’

Cegah Penyalahgunaan Narkoba Generasi Muda, Pemkab Situbondo Luncurkan ‘Kakak Peka’

Senin, 28 Sep 2026 10:29 WIB

Senin, 28 Sep 2026 10:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang atau narkoba yang khususnya bagi para pemuda dan pelajar…

Temui Tiga Tokoh Palestina di Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Penguatan Kerja Sama Produktif

Temui Tiga Tokoh Palestina di Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Penguatan Kerja Sama Produktif

Senin, 28 Sep 2026 09:25 WIB

Senin, 28 Sep 2026 09:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima tiga tokoh Palestina dalam pertemuan di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, M…

Dua Tahun Berturut-turut, Kota Mojokerto Juara Umum Fesyar Regional Jawa

Dua Tahun Berturut-turut, Kota Mojokerto Juara Umum Fesyar Regional Jawa

Senin, 28 Sep 2026 09:07 WIB

Senin, 28 Sep 2026 09:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Kota Mojokerto kembali menjadi Juara Umum Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Regional Jawa untuk dua tahun berturut-turut, 2025 dan …