Kelolah Sampah Jadi Wisata Edukasi, Begini cara Yang Dilakukan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Lamongan saat melihat langsung inovasi pengelolaan sampah di Sekaran. Foto:SP/Muhajirin Kasrun.
Bupati Lamongan saat melihat langsung inovasi pengelolaan sampah di Sekaran. Foto:SP/Muhajirin Kasrun.

i

SURABAYAPAGI,COM, Lamongan - Ada saja cara yang dilakukan oleh masyarakat dalam upaya mengurangi penumpukan sampah organik. Seperti yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat  yang ada di TPS 3R Desa Sekaran, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
 
Hasil kerja sama pihak desa dengan Universitas Islam Lamongan melakukan inovasi teknologi pengolahan sampah terintegrasi dengan memanfaatkan maggot, akhirnya berbuah manis, dan mengurangi sampah organik hingga 4 ton sampah organik pertahunnya.
 
Kini lokasi pembudidayaannya dibuat menjadi Wisata Edukasi Maggot (Semaggot) Bumdes Sekar Sejahtera yang diresmikan langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Sabtu (10/12/2022).
 
"Untuk mengurangi penumpukan sampah organik yang ada di TPS 3R Desa Sekaran Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan, kami berinovasi mengolah sampah dengan maggot. Terbukti bahwa sampah berkurang 2-4 ton pertahunnya," terang  Ketua Matching Fund Unisla Mufid Dahlan.
 
 
Disebutkan olehnya, maggot sendiri merupakan larva lalat Black Soldier Fly (BSF) atau Hermetia illucens yang diperoleh dari proses biokonversi Palm Kernel Meal. Biokonversi merupakan hasil fermentasi sampah–sampah organik menjadi sumber energi metan yang melibatkan organisme hidup.
 
Di depan orang nomor 1 di Lamongan itu, Mufid juga menjelaskan langkah-langkah dalam membudidayakannya, dimulai dari meletakkan bibit Maggot yang disebut pre-pupa di dalam ruangan perkembangbiakan selama 14 hari. Setelah itu maka pre-pupa akan berubah menjadi BSF. Kemudian lalat BSF betina akan menghasilkan telur pada media kayu yang ditumpuk, selanjutnya lalat-lalat itu akan mati.
 
“Ini bukan lalat hijau, jadi lalat ini hanya hidup 7 hari saja, setelah bertelur dia mati. Bertelurnya pun media kayu yang sudah ditumpuk, bukan makanan ataupun kotoran. Sehingga kasus penyakit lebih aman," jelasnya kepada Pak Yes.
 
Selanjutnya, telur-telur lalat BSF tersebut akan ditimbang untuk kemudian dipindahkan ke media dedak dan ditetaskan dalam waktu 4 sampai 5 hari. Setelah telur-telur menetas, baru lah dipindahkan ke kotak biopond yang medianya berupa sampah organik basah selama 15 hari agar maggot bisa dipanen.
 
Selain menghasilkan pakan alternatif bagi unggas dan ikan. Ditempat ini juga menghasilkan produk pupuk organik yang selama ini masih didistribusikan untuk petani bawang di wilayah Sekaran. Hal ini dikarenakan kandungan pupuk masih proses uji laboratorium.
 
"Meski masih uji lab, prakteknya tanaman yang diberi pupuk organik ini daunnya lebat dan lebih segar, serta lebih tahan terhadap hama," terangnya. 
 
Sarana prasarana Wahana Edukasi Maggot Sekaran ini juga tergolong lengkap. Selain membudidayakan maggot untuk dijual sebagai pakan ternak, para pengunjung juga akan belajar cara mengolah sampah organik dari proses budidaya unggas dan ikan. 
 
"Kami membudidayakan ayam kampung, dari ayam itu kami menjual telurnya. Jadi menambah nilai ekonomi. Termasuk kotoran ayam tersebut tidak dibawa kemana-mana, kami selesaikan dengan maggot sampai menjadi pupuk organik. Sehingga sering dikunjungi para pelajar untuk belajar mengolah sampah" ucap Mufid kepada Pak Yes. 
 
 
Meresmikan secara langsung Wisata Edukasi Maggot Bumdes Sekar Sejaktera yang telah berdiri tahun 2021, Pak Yes berharap budidaya maggot ini tak hanya mampu mengurangi sampah organik, lebih dari itu maggot bisa menjadi subsitusi pakan ternak hingga pupuk organik. 
 
"Alternatif pakan ini bisa menjadi subsitusi atau mengurangi pakan yang lain. Gampangannya dengan pakan ini cepat kenyang dan cepet besar. Apalagi banyak peternak lele gulung tikar karena pakannya. Kalo maggot ini bisa jadi alternatif bisa itu digunakan itu," harap Pak Yes. 
 
Pak Yes juga mengapresiasi atas terwujudnya Wahana Edukasi Maggot ini. Kedepan, beliau berharap ekonomi hijau (green ekonomic) bisa terus berkembang dan berjalan dengan baik. 
 
"Ayo terus dikembangkan supaya memberikan kemanfaatan yang luas. Karena ini solusi baik bagi peternak ayam, lele bahkan petani sayuran juga," pungkasnya.jir

Berita Terbaru

Balai POM Bima Tegaskan Produk Perikanan di Pasar Amahami Bebas Formalin

Balai POM Bima Tegaskan Produk Perikanan di Pasar Amahami Bebas Formalin

Sabtu, 15 Agu 2026 18:06 WIB

Sabtu, 15 Agu 2026 18:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bima – Kota Bima Upaya memastikan keamanan pangan di jalur distribusi kembali dilakukan Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di Bima m…

Capaian Prabowo Dipuji, Tapi Deni Wicaksono Beri Catatan Keras soal MBG dan Kopdes

Capaian Prabowo Dipuji, Tapi Deni Wicaksono Beri Catatan Keras soal MBG dan Kopdes

Sabtu, 15 Agu 2026 10:39 WIB

Sabtu, 15 Agu 2026 10:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Wakil Ketua DPRD Jawa Timur sekaligus politikus PDI Perjuangan, Deni Wicaksono, mengapresiasi sejumlah capaian yang disampaikan…

Walau Tak Nikmati Keuntungan Pribadi, Enam Terdakwa Pengerukan Tanjung Perak Tetap Dipidana 4 Tahun

Walau Tak Nikmati Keuntungan Pribadi, Enam Terdakwa Pengerukan Tanjung Perak Tetap Dipidana 4 Tahun

Jumat, 14 Agu 2026 19:54 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 19:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Majelis Hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Surabaya menyatakan para terdakwa dalam perkara dugaan korupsi proyek…

30 Paket Sabu Disita di Menganti, Polisi Tangkap Kurir Jaringan DPO

30 Paket Sabu Disita di Menganti, Polisi Tangkap Kurir Jaringan DPO

Jumat, 14 Agu 2026 18:42 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Gresik bagian selatan kembali dibongkar Satresnarkoba Polres Gresik. Seorang pria b…

Silaturahmi ke Bupati, PPP Lamongan Tegaskan Komitmennya Terus Menjadi Mitra Solutif Untuk Kemajuan Pembangunan

Silaturahmi ke Bupati, PPP Lamongan Tegaskan Komitmennya Terus Menjadi Mitra Solutif Untuk Kemajuan Pembangunan

Jumat, 14 Agu 2026 18:07 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 18:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Lamongan menegaskan komitmennya, untuk terus menjadi…

Bank Jatim Dorong Penguatan Peran BPD Lewat Bedah Buku BPD Resilient, Competitive and Contributive

Bank Jatim Dorong Penguatan Peran BPD Lewat Bedah Buku BPD Resilient, Competitive and Contributive

Jumat, 14 Agu 2026 16:32 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 16:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Bank Pembangunan Daerah (BPD) memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Sejalan dengan hal tersebut, Bank Jatim…