Kadis DLH Sumenep Klarifikasi Kebenaran Lewat Video Rekaman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Amiruddin, anggota LMR RI Kab Sumenep bersama Kadis DLH kab Sumenep, Arif Susanto Ap. M.Si di ruang kerjanya. SP/Ainur Rahman
Amiruddin, anggota LMR RI Kab Sumenep bersama Kadis DLH kab Sumenep, Arif Susanto Ap. M.Si di ruang kerjanya. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Sempat berseteru karena diduga tumpang tindih kewenangan terkait penebangan pohon asam di desa Beringin Kec. Dasuk Kab. Sumenep, akhirnya ada titik temu.

Hal ini setelah anggota LMR RI Komda Sumenep, Amiruddin mendatangi Kadis DLH di ruang kerjanya kemarin.

Pertemuan mereka sempat alot saat keduanya sama-sama ngotot dengan persepsi mereka, namun pada akhirnya selesai, setelah pak Kadis menunjukkan beberapa video rekaman penebangan dan percakapan dengan pihak provinsi yang memiliki kewenangan terhadap jalan nasional tersebut.

Kepala Dinas DLH kab Sumenep, Arif Susanto Ap. M.Si kepada Surabaya pagi mengatakan, jika dirinya mengetahui ranah wilayah kerjanya, hanya karena ini kabupaten Sumenep, maka hal yang didahulukan adalah keselamatan jiwa warga Sumenep.

"Sampean tahu pohon asam yang ditebang,  kayunya keropos dan sudah terbilang sangat tua, jadi perlu peremajaan, dan saya terus berkoordinasi dengan yang memiliki kebijakan terhadap jalan Nasional," terangnya.

Bahkan kata dia,  izin dari provinsi kepada Dinas DLH Kab. Sumenep, agar melakukan koordinasi dengan kepala desa dan camat setempat, jika ada pohon yang diduga sudah tua dan layak ditebang.

"Pihak DLH itu melakukan survey ke lokasi, dan tidak asal mengeluarkan izin penebangan bila terlihat pohon itu masih muda dan sehat, jadi tidak sembarangan mas, saya takut juga," jelasnya.

Makanya sambung dia, yang di desa beringin itu yang diajukan ada 4 pohon asam yang mau ditebang, tapi ketiga pohon asam itu masih sehat dan muda, saya tak berani memberikan izin, jadi hanya satu pohon yang saya suruh tebang karena sangat membahayakan.

"Meski jalan Nasional tapi wilayahnya di Kabupaten Sumenep, dan yang melintasi jalan tersebut adalah masyarakat Sumenep, maka menjadi tanggung jawab dan kewajiban saya juga," ungkapnya.

“Jadi saya terus berkoordinasi via WhatsApp dengan provinsi, hal ini dilakukan menyangkut keselamatan masyarakat Kab. Sumenep, sebab jika dibiarkan saya juga kebagian persoalannya, karena menyangkut masyarakat kabupaten Sumenep,” imbuhnya.

Sementara Amiruddin, mengaku dirinya sebagai kontrol sosial di Kab. Sumenep, memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan aspirasi masyarakat.

"Kita sebenarnya bermitra dengan pemerintah, karena saya sebagai kontrol sosial dirasa memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terhadap pemerintah," terangnya.

“Dengan penjelasan Pak Kadis DLH kita menjadi tahu tentang hal yang dikerjakan dan yang perlu disampaikan, semoga kedepannya Kab. Sumenep menjadi lebih baik,” pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Darma Lautan Utama (DLU) menggelar acara buka puasa bersama mitra usaha, agen, dan ekspedisi dengan mengusung tema “Tebar Keb…

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Mendes PDT, Stop Ekspansi ke Desa   Mendag, Minta Indomaret dan Alfamart Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih    PDIP Dukung Rencana Penghentian Indomaret d…

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Anak Buahnya, Edward Corne (EC) selaku eks VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga, Divonis 10 tahun penjara    SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks D…

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Kamis (26/2/2026) sore kemarin, KPK menetapkan seorang pegawai Bea Cukai, Budiman Bayu Prasojo (BBP), sebagai tersangka baru kasus s…

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dengan perpanjangan ini, ia berharap bunga kredit makin kompetitif sehingga penyaluran kredit UMKM bisa lebih kencang tahun ini.…

LPDP Minta Orang Kaya, Jangan Ambil Beasiswa Penuh

LPDP Minta Orang Kaya, Jangan Ambil Beasiswa Penuh

Kamis, 26 Feb 2026 20:41 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini keluarga mampu alias keluarga kaya diminta tak mengambil beasiswa penuh. Hal ini dimaksudkan agar anggaran beasiswa bisa…