Wali Kota Ning Ita Senang dan Haru, Tukang Kayu Dapat Undian Umroh PBB

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Muhammad Syafi’i (64), warga Kedungkwali Gang Baru Nomor 7 Kota Mojokerto mengaku kaget dan haru. Pasalnya, seumur-umur ia tak pernah membayangkan bisa berangkat umroh ke tanah suci. 

Ia yang dulunya berprofesi sebagai tukang kayu ini mendapat rejeki nomplok berupa hadiah umroh dari pengundian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun 2022. 

Tak hanya itu, ia beserta tiga pemenang lainnya yakni Nurjanah warga Prajurit Kulon Gang V Kota Mojokerto, Aminin warga Jalan Empunala 97 Kota Mojokerto dan Vivin warga Suromulang Dalam V / 44 Kota Mojokerto berkesempatan bersilaturahmi dengan Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari di H-1 sebelum keberangkatan.

"Saya bersyukur dan tak menyangka bisa mendapat hadiah umroh. Seumur-umur baru kali ini saya bisa menginjakkan kaki di tanah suci. Mungkin ini sudah panggilan dari Allah SWT," ujarnya usai bersilaturrahmi dengan Wali kota Ning Ita di Ruang Sabha Pambojana, Rumah Dinas Walikota, Senin (12/12) pagi

Ia juga mengaku kaget, karena dari jutaan wajib pajak Kota Mojokerto, namanyalah yang terpilih. Apalagi ia juga mengaku nilai pajak yang dibayarkan per tahunnya juga tak seberapa.

"Pajak saya hanya Rp 70 ribu per tahunnya, tapi hadiah yang saya terima dari Pemkot Mojokerto sangat luar biasa. Semoga Kota Mojokerto dibawah kepemimpinan Ning Ita semakin maju dan bisa mensejahterakan seluruh warga," ungkapnya.

Senada dikatakan Vivin (40), warga Suromulang Dalam V / 44 Kota Mojokerto. Ia berangkat ke tanah suci menggantikan suaminya yang tidak bisa meninggalkan tugas di PT KAI. 

"Bahagia dan kaget, saya baru tahu kalau dapat undian umroh dari Pak RT," ujar wanita yang mendapat hadiah umroh dari kanal bayar pajak pakai sampah ini.

Ia mengaku tak pernah mengeluarkan uang sepeserpun untuk membayar PBB. Pasalnya, Pemkot Mojokerto memberi kemudahan bayar pajak hanya dengan menggunakan sampah.

Mereka yang terdaftar sebagai anggota bank sampah bisa menggunakan aplikasi Bajak Sambal Terasi (Bayar Pajak Pakai Sampah Bisa Langsung dan Terintegrasi).

"Saya selalu nabung sampah buku bekas di bank sampah, tiap tahun jika dirupiahkan bisa nutup tagihan PBB atau bahkan lebih," ungkapnya.

Sementara itu, Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari dalam silaturahmi dengan 4 pemenang undian umroh tersebut menitip pesan untuk mendoakan Kota Mojokerto setibanya di tanah suci nanti.

"Doa yang dipanjatkan di Raudhah Madinah dan depan Ka'bah sangat di ijabah. Untuk itu saya nitip pesan, tolong ikut didoakan Kota Mojokerto dan seluruh warganya. Agar kota tercinta kita ini tetap aman, tentram dan damai," pintanya.

Selain itu, Ning Ita sapaan akrab Walikota juga mengingatkan agar para calon jamaah umroh ini senantiasa menjaga kesehatannya. Mengingat jarak yang ditempuh cukup lama dan padatnya aktivitas ibadah di tanah suci nantinya.

"Perjalanan yang ditempuh sekitar 10 jam, tolong dijaga kesehatannya agar saat tiba disana nanti bisa lancar dan khusuk menjalankan ibadah," tegasnya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKAD) Kota Mojokerto, Sumaljo menjelaskan ada beberapa kanal pembayaran PBB selain melalui bank sampah. 

Kanal lainnya, seperti melalui mobil pelayanan jemput bola BPKPD Kota Mojokerto, membayar langsung ke kantor pajak, serta melalui toko swalayan seperti Indomaret dan Alfamart. 

Kanal pembayaran itu diharapkan bisa diperluas, sehingga memudahkan masyarakat melakukan kewajiban membayar PBB.

"Diharapkan ketika kanal pembayaran itu diperluas maka memudahkan masyarakat melakukan kewajiban membayar PBB," tuturnya.

Ia pun menambahkan, Bajak Sambal Terasi akan terintegrasi dengan Bank Jatim. Ketika ada kelebihan bayar, saldo berlebih itu akan ditransfer kembali.

"Nantinya, aplikasi ini juga terintegrasi dengan Bank Jatim. Apabila terdapat kelebihan saldo dalam pembayaran PBB, saldo tersebut dapat ditransfer ke rekening Bank Jatim yang kedepannya dapat dipergunakan untuk melakukan pembayaran keperluan lain," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Penolakan eksepsi oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjadi pintu masuk bagi perkara dugaan pelanggaran ketentuan …

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Besarnya nilai kerugian perusahaan belum serta-merta dapat menjadi dasar untuk menyatakan seorang direksi melakukan kesalahan atau …

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Sengketa dugaan ketidakabsahan ijazah yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Sukur Prijanto memasuki babak penting di P…

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Jembatan Garuda yang dibangun di beberapa wilayah di kabupaten Madiun tak hanya diuji kekuatan konstruksinya. Korem 081/DSJ…

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Arek Suroboyo Asli (ARSAS) menegaskan sikap organisasi terhadap sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan langsung dengan k…

567 Orang Terdampak, Kasus Dugaan Keracunan MBG Sidoarjo Meluas ke 19 Lembaga Pendidikan

567 Orang Terdampak, Kasus Dugaan Keracunan MBG Sidoarjo Meluas ke 19 Lembaga Pendidikan

Rabu, 02 Sep 2026 15:52 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:52 WIB

SurabayaPagi, Sidoarjo – Kasus dugaan keracunan setelah konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, terus meluas. Hingga Rabu (…