Bebas Bersyarat, Umar Patek Kunjungi YLP Binaan Adik Amrozi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Umar Patek saat membentangkan bendera merah putih bersama pimpinan YLP Ali Fauzi dan eks Kombatan di Tenggulun Kec Solokuro Lamongan. SP/MUHAJIRIN 
Umar Patek saat membentangkan bendera merah putih bersama pimpinan YLP Ali Fauzi dan eks Kombatan di Tenggulun Kec Solokuro Lamongan. SP/MUHAJIRIN 

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah dinyatakan bebas bersyarat, Hisyam alias Umar Patek mengunjungi Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) binaan dari Ali Fauzi, adik kandung terpidana mati bom Bali di Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Lamongan, Selasa (13/12/2022).

Kedatangan Umar Patek yang pernah ikut berpartisipasi dalam eksekusi bom Bali I itu, sebelumnya dijemput oleh pentolan YLP Ali Fauzi di kediamannya yang ada di Sidoarjo. 

Kedatangan ke YLP Ini merupakan kali pertama Umar Patek menunjukan diri setelah dinyatakan bebas bersyarat, dengan mengenakan blangkon dan tampak badanya agak gemuk. Kedatangan di tanah kelahiran Amrozi dan Muklas ini Umar menginjakan kaki di YLP. Sejumlah kombatan dan eks napi teroris menyambut kedatangan Umar Patek.

"Inilah mas Umar, orang yang paling dicari oleh pemerintah Amerika Serikat saat itu, dan kepalanya sempat dihargai setara Rp 4 miliar. Kini dia berubah dan meneguhkan diri kembali ke pelukan NKRI," kata Ketua YLP Lamongan, Ali Fauzi kepada wartawan.

Disebutkan olehnya, kedatangan Umar Patek di Yayasan yang dipimpinnya dalam rangka silaturahmi, dan kembali ke pangkuan ibu Pertiwi, bahkan pihaknya siap berkolaborasi menjadi duta perdamaian meninggalkan faham radikal ekstrimisme.

"Saya yang menjadi penjaminnya, beliau menyatakan setia pada NKRI. Maka dengan ini harapannya bisa bersama-sama menumpas faham terorisme yang masih ada di negeri ini," ujar Ustaz Ali panggilan akrab adik kandung almarhum Amrozi ini menegaskan.

Sementara itu, Umar Patek berikrar dan berkomitmen menjadi pribadi yang lebih baik, juga siap menjalankan serangkaian program deradikalisasi yang diberikan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Saya bersedia membantu dan menanggulangi aksi terorisme, saya patuh dan tunduk dengan pemerintah memberi bantuan bagaimana cara meredam gempuran aksi teror di Indonesia," terangnya.

Sekedar diketahui Umar Patek merupakan lulusan kamp pelatihan militer di Afghanistan dan Pakistan pada 1990-an ini juga pernah ikut terlibat dalam konflik yang terjadi di Ambon dan tragedi Bom Natal. Selain itu, Umar Patek juga pernah bergabung di Moro Islamic Liberation Front, Mindanao, pada 1995.

Saat itu menurut pengakuan Sawad, salah satu teroris yang tertangkap, mengaku mengenal Umar Patek di Pakistan sekitar 1991. Mereka berada di Pakistan karena menjadi mahasiswa di sebuah akademi militer setempat.

Di Pakistan, Sawad menghabiskan waktu bersama Patek selama tiga tahun untuk belajar berperang. Di sana mereka mendapat pelatihan menembak, membuat bahan peledak, serta membaca peta. Dari Karachi, Pakistan, Sawad pergi ke Manila, lalu menuju Kota Batu di Mindanao.

Meski pernah ikut berlatih dalam pelatihan militer di kamp militer Jamaah Islamiyah di Hudaibiyah, Filipina, Umar Patek membantah pernah menjadi jamaah Islamiyah. "Tidak, saya tidak pernah di Jamaah Islamiyah," ujarnya kala itu. jir

Berita Terbaru

Gus Fawait Paparkan Inovasi Layanan Publik di Hadapan Dirjen Otda

Gus Fawait Paparkan Inovasi Layanan Publik di Hadapan Dirjen Otda

Rabu, 21 Okt 2026 08:38 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 08:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah dihadiri oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah, Dr. Cheka Virgowansyah, S.STP., M.E., dilaksanakan…

Salam Cinta Sasar 10.000 Penerima Manfaat hingga Akhir 2026

Salam Cinta Sasar 10.000 Penerima Manfaat hingga Akhir 2026

Rabu, 21 Okt 2026 08:36 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 08:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember menggelar bakti sosial kesehatan melalui program Jember Cinta Kesehatan di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr.…

Fraksi Gerindra Fokus Fasilitasi Peternak Rakyat di Raperda Hilirasi Peternakan Jatim

Fraksi Gerindra Fokus Fasilitasi Peternak Rakyat di Raperda Hilirasi Peternakan Jatim

Rabu, 21 Okt 2026 08:32 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 08:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Timur meminta pengembangan hilirisasi peternakan tidak hanya menguntungkan industri pengolahan, t…

Fraksi Demokrat Kawal Raperda Produk Halal Memudahkan UMKM

Fraksi Demokrat Kawal Raperda Produk Halal Memudahkan UMKM

Rabu, 21 Okt 2026 08:29 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 08:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Timur siap mengawal pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Fasilitasi Pengembangan E…

Dari Uang Jajan hingga Transaksi Digital, Permata CERITA 2026 Bekali Remaja dengan Kecakapan Finansial

Dari Uang Jajan hingga Transaksi Digital, Permata CERITA 2026 Bekali Remaja dengan Kecakapan Finansial

Rabu, 21 Okt 2026 08:20 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 08:20 WIB

Melibatkan lebih dari 500 Employee Volunteers, Permata CERITA 2026 hadir di 24 kota untuk membekali siswa SMP dengan kemampuan mengambil keputusan finansial…

Bela Teman yang Merokok, Siswa Sekolah Rakyat Ditendang dan Dipukul

Bela Teman yang Merokok, Siswa Sekolah Rakyat Ditendang dan Dipukul

Rabu, 21 Okt 2026 07:58 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 07:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Seorang siswa Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Jember diduga menjadi korban kekerasan fisik di lingkungan asrama. Korban disebut…