Dokter: Tak Masalah Ibu Hamil Duduk Bersila

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Kehamilan adalah waktu yang penting dalam kehidupan seorang wanita, di mana dia harus esktra merawat dirinya sendiri. Hal itu mulai dari pola makan, olahraga, bahkan perawatan kulit. 

Selama sembilan bulan, karena perut yang membesar, beberapa wanita mungkin juga merasa sulit atau tidak nyaman untuk duduk dalam posisi tertentu. Lantas, bolehkah ibu hamil duduk bersila? Apakah itu disarankan?

Ahli Ginekologi Dr Deepthi Jammi, melalui Instagram-nya, mengatakan tidak ada masalah keamanan jika seseorang memilih untuk duduk bersila. Hal itu terutama jika wanita hamil telah melakukannya sepanjang hidup mereka. 

“Dengan kehamilan yang benar-benar sehat dan tidak ada pendarahan dan bercak, seorang wanita pasti bisa duduk dengan posisi ini,” ujar dr Jammi, dikutip dari Indian Express, Sabtu (17/12.

Menurut dr Jammi, segala aktivitas eksternal yang tidak menekan rahim aman dilakukan, apalagi jika calon ibu pernah melakukannya sebelumnya. Duduk bersila sangat baik untuk tulang panggul. Bahkan sebelum melahirkan, senam kupu-kupu dan squat harus dilakukan. Sama sekali tidak perlu khawatir.

Dr Rana Choudhary, konsultan dokter kandungan, ginekolog dan kedokteran reproduksi, Sakit Masina Hospital, mengatakan cara bersila mengikuti pola duduk dalam posisi di mana berat badan berada di bokong dengan satu kaki bertumpu di bawah kaki lainnya. Ini juga dikatakan sebagai postur yang baik selama waktu makan.

Dr Vaishali Sharma, ginekolog, ahli bedah laparoskopi dan spesialis infertilitas, berbagi beberapa manfaat duduk bersila:

- Dapat membantu dalam meningkatkan mobilitas gastrointestinal. Dalam posisi bersila, pergelangan kaki menekan arteri paha bagian dalam yang dapat menyebabkan jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah. Ini membantu dalam membuka arteri di kedua kaki

- Bagus untuk sendi pinggul, yang sebagian besar tidak difokuskan

- Organ dalam juga menerima lebih banyak darah, yang meningkatkan fungsinya.

Karena itu, duduk dalam posisi bersila tidak disarankan untuk wanita hamil yang menderita nyeri panggul (PGP) dan disfungsi simfisis pubis. Dr Choudhary menjelaskan, duduk bersila menempatkan panggul pada posisi asimetris, itu menyebabkan distribusi berat yang tidak merata pada kaki. Sehingga bisa menyebabkan ketidaknyamanan dan ketegangan.

Ada kemungkinan besar duduk bersila untuk waktu yang lama, dapat menekan kaki dan pergelangan kaki, sehingga membatasi sirkulasi dan menyebabkan pembengkakan (edema). Meskipun, duduk lebih lama dalam posisi apa pun dapat membuat punggung tegang.

Saat kehamilan berlanjut dan perut membesar, orang mungkin merasa tidak nyaman untuk duduk di lantai atau bangun dari posisi duduk. Sangat ideal untuk beralih ke kursi yang nyaman selama fase ini. “Wanita hamil selalu dapat beralih kembali ke posisi duduk bersila setelah melahirkan,” kata Dr Choudhary.hlt/sla

Tag :

Berita Terbaru

Perputaran Uang Menyampaikan 4 Milyar, Namun Kondisi DPI, Lusuh, Becek dan Bau

Perputaran Uang Menyampaikan 4 Milyar, Namun Kondisi DPI, Lusuh, Becek dan Bau

Senin, 23 Feb 2026 17:44 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:44 WIB

SURABAYPAGI.COM, Sidoarjo - Sangat menakjubkan bila menengok transaksi jual beli ikan dan udang yang dilakukan para bandar ikan (boreg) di Depo Pemasaran Ikan…

Satu Energi, Satu Kepedulian: Posyandu Disabilitas UIT JBM dan Srikandi PLN Sambut Ramadan di Malang

Satu Energi, Satu Kepedulian: Posyandu Disabilitas UIT JBM dan Srikandi PLN Sambut Ramadan di Malang

Senin, 23 Feb 2026 17:42 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:42 WIB

SurabayaPagi, Malang — Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) bersama Srikandi PLN …

SIG Salurkan 36.000 Bata Interlock Presisi

SIG Salurkan 36.000 Bata Interlock Presisi

Senin, 23 Feb 2026 17:23 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir di Sumatra Barat terus dilakukan melalui penyediaan hunian tetap (huntap) yang aman d…

Disbudporapar Lamongan Siap Teliti Gapura Arkeologis, dan Usulkan Kawasan Makam Mayang Madu Menjadi Cagar Budaya

Disbudporapar Lamongan Siap Teliti Gapura Arkeologis, dan Usulkan Kawasan Makam Mayang Madu Menjadi Cagar Budaya

Senin, 23 Feb 2026 17:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) menggelar rapat koordinasi terkait polemik historis antara Sunan …

Kuliner Khas Sego Boran Lamongan, Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Kuliner Khas Sego Boran Lamongan, Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Senin, 23 Feb 2026 17:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kuliner khas Kabupaten Lamongan Sego Boran ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia, oleh Kementerian…

Kandang Ayam Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Kandang Ayam Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Senin, 23 Feb 2026 17:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Endi Mahandi (42) warga Dusun Koripan Desa Bangke Kec.Kanoro Kabupaten Blitar, alami kerugian sekitar Rp.75 Juta, setelah kandang…