Kadisdik Prov Jatim Diminta Selesaikan Persoalan Kacabdin Sumenep

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Indonesia Lanyalla Center (ILC) Kab. Sumenep, RB. Faisal Sadamih. SP/Ainur Rahman
Ketua Indonesia Lanyalla Center (ILC) Kab. Sumenep, RB. Faisal Sadamih. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Pernyataan kontroversi kacabdin Sumenep terkait kebijakan Gubernur Khofifah masih menjadi perbincangan hangat dalam beberapa hari terakhir. Terlebih saat para aktivis di kabupaten Sumenep mendesak kacabdin agar mengklarifikasi pernyataannya, sementara yang bersangkutan terkesan abai dan menghindar dari awak media.

Saat reporter Surabayapagi.com, berkirim pesan wawancara, pihaknya menjawab dengan singkat "sudah di klarifikasi, sudah tidak ada masalah".

Pesan singkat, Kacabdin Sumenep, Syamsul Arifien itu mengundang banyak pertanyaan media, namun pihaknya sulit ditemui dengan dalih ada di kepulauan.

Oleh karenanya awak media meminta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT agar memberikan pembenaran terkait masalah yang ‘dibilang sudah tidak ada masalah tersebut’.

Ketua Indonesia Lanyalla Center (ILC) Sumenep, RB. Faisal Sadamih, saat ditemui reporter Surabaya pagi mengatakan, langkah dan upaya reporter untuk mengungkap fakta peristiwa itu sudah benar, dimulai dari akar permasalahannya, "Dari Kacabdin, Kadisdik provinsi dan Gubernur Jawa Timur" jelasnya.

Ia mengatakan persoalan ini bisa selesai jika Kacabdin Sumenep bersedia melakukan klarifikasi di media cetak, online dan elektronik, atau Kepala Disdik Prov. Jatim melakukan mutasi Jabatan.

"Ini muter-muter, membingungkan, padahal kan sederhana, hanya saja, mungkin karena dianggap persoalan itu tidak urgen karena bukan tindakan korupsi atau penyalahgunaan anggaran uang negara," terangnya.

Padahal kata dia, penyalahgunaan kebijakan itu sudah sama dengan penistaan wewenang dan kebijakan, dan itu penyakit yang perlu diobati, jika hanya diopname saja, masyarakat miskin yang terdampak tularnya.

Makanya kata dia, “Kepsek yang memungut uang SPP itu bersumber dari mana, apakah memang instruksinya dari pak kacab, atau instruksinya sendiri, hal ini yang perlu dicarikan narasumbernya.”

“Tugas kita, menyelaraskan kebijakan Gubernur Jawa Timur, terkait SPP gratis, kasihan masyarakat yang kurang mampu," jelasnya

Sementara Kacabdin Sumenep Syamsul Arifien terkesan abaikan pemberitaan media, dan tetap memilih bungkam meski dicerca dengan berbagai pertanyaan dan tudingan. AR

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…