Beri Pembinaan SDM Diskopukmperindag, Sekdakot Bocorkan Kabar Bagus Nasib Tenaga Non ASN

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekdakot Mojokerto saat melakukan pembinaan SDM ASN dan Tenaga Non ASN Diskopukmperindag Kota Mojokerto. SP/Dwy AS
Sekdakot Mojokerto saat melakukan pembinaan SDM ASN dan Tenaga Non ASN Diskopukmperindag Kota Mojokerto. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetya meminta tenaga Non ASN Kota Mojokerto tidak cemas terkait nasib pekerjaannya kedepan.

Sebab Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari sudah menugaskan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) merumuskan skema kebijakan agar tenaga Non ASN masih bisa dipekerjakan tanpa melanggar regulasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

"Saat ini kita sedang bekerja mencari cara agar bapak dan ibu tenaga Non ASN tetap bisa bekerja. Dan kita diberi waktu oleh pemerintah sampai bulan November 2023 nanti. Jadi gak usah cemas," ujarnya saat melakukan pembinaan SDM ASN dan Tenaga Non ASN Diskopukmperindag Kota Mojokerto di Hotel Blessing Hills, Trawas Mojokerto, Kamis (22/12) sore.

Masih kata Gaguk, awal tahun 2023 nanti, Pemkot Mojokerto akan melakukan survey data serta kebutuhan tenaga Non ASN di seluruh OPD. Data tersebut akan dikunci di e katalog dan akan otomatis muncul saat penyedia barang dan jasa membutuhkan spesifikasinya.

"Regulasi terbaru honor Non ASN tidak bisa masuk dalam belanja pegawai tapi masuk belanja barang dan jasa. Sehingga kita tidak bisa lagi melakukan kontrak secara perorangan melainkan harus melalui tenaga alih daya atau pihak ketiga," tegasnya.

Ia menjelaskan, saat ini jumlah tenaga Non ASN Kota Mojokerto sebanyak 2200 orang, dan hanya 200 orang saja yang bisa masuk dalam pendataan Kemenpan RB. Sisanya terpental lantaran tak memenuhi kualifikasi yang ditetapkan.

"Yang tidak masuk pendataan gak perlu kecil hati, kita sudah menemukan cara untuk mengatasinya. Pun sebaliknya, yang sudah masuk pendataan jangan jumawa, karena tak otomatis juga diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sebab masih ada seleksi lagi dari BKN," ujarnya.

Untuk itu, Gaguk meminta seluruh tenaga Non ASN di Kota Mojokerto tetap semangat dalam melaksanakan tugas dan fungsi utamanya sebagai abdi negara. Karena regulasi sangat dinamis dan seleksinya pun sangat ketat. 

"Sesuai Undang-undang Nomor 5 tahun 2014 tugas utama ASN ada tiga yakni memberi pelayanan publik, melaksanakan kebijakan publik serta menjaga persatuan dan kesatuan. Jalankan tugas itu sebaik-baiknya," pesannya.

Sementara itu, Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya mengatakan jumlah tenaga Non ASN di dinas yang diampunya ada ratusan. Dan saat pendataan Kemenpan RB kemarin hanya 2 orang saja yang lulus seleksi.

"Maka dari itu dalam kegiatan kali ini kita kumpulkan seluruhnya, baik yang berstatus ASN maupun Non ASN. Selain untuk silaturahmi juga untuk memberikan pembinaan SDM nya agar bisa tetap menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik sebagai abdi negara," ungkapnya.

Ia juga berterima kasih kepada Sekdakot, karena telah memberi kabar lega terkait nasib Non ASN di dinasnya. Sebab sejak munculnya aturan terkait rencana penghapusan tenaga honorer, banyak tenaga Non ASN yang galau.

"Semoga kabar baik yang disampaikan Pak Sekda ini menjadi amunisi semangat baru dalam bekerja menyambut tahun 2023 nanti," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Kapolres Blitar Tegas Informasikan Terkait Ajudan Wakapolres yang Alami Penganiayaan

Kapolres Blitar Tegas Informasikan Terkait Ajudan Wakapolres yang Alami Penganiayaan

Sabtu, 06 Jun 2026 10:28 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 10:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Marak ramainya informasi tentang Ajudan Wakapolres Blitar dianiaya hingga Patah tulang Hidungnya hingga jalani operasi dan dalam…

Temui Putra Bung Tomo, Khofifah Dorong Pelestarian Sejarah dan Wisata Edukasi Terintegrasi

Temui Putra Bung Tomo, Khofifah Dorong Pelestarian Sejarah dan Wisata Edukasi Terintegrasi

Jumat, 05 Jun 2026 16:41 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Bambang Sulistomo, putra Pahlawan Nasional Bung Tomo, di Gedung Negara Grahadi, S…

Hadir di Kampus, PLN Bekali Mahasiswa PNM Wawasan Proteksi Gardu Induk Tegangan Tinggi

Hadir di Kampus, PLN Bekali Mahasiswa PNM Wawasan Proteksi Gardu Induk Tegangan Tinggi

Jumat, 05 Jun 2026 16:33 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:33 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Madiun terus m…

PLN Edukasi Masyarakat soal Komponen Tagihan Listrik, Konsumsi Energi Jadi Faktor Penentu

PLN Edukasi Masyarakat soal Komponen Tagihan Listrik, Konsumsi Energi Jadi Faktor Penentu

Jumat, 05 Jun 2026 16:30 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:30 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - PT PLN (Persero) mengajak masyarakat untuk memahami pola konsumsi energi serta berbagai komponen yang memengaruhi pembayaran listrik,…

Pasar Halal Kian Menarik, Ekspansi F&B Premium Mulai Sasar Kota Regional

Pasar Halal Kian Menarik, Ekspansi F&B Premium Mulai Sasar Kota Regional

Jumat, 05 Jun 2026 16:27 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ekspansi bisnis kuliner premium berbasis halal terus menunjukkan tren pertumbuhan di Indonesia. Salah satunya ditandai dengan p…

KPK: Sidang Perdana Tiga Terdakwa Kasus Korupsi Pemkot Madiun Digelar 11 Juni  ‎

KPK: Sidang Perdana Tiga Terdakwa Kasus Korupsi Pemkot Madiun Digelar 11 Juni ‎

Jumat, 05 Jun 2026 14:56 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 14:56 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, MADIUN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan proses hukum perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat tiga tersangka di lin…