Lapas Mojokerto Musnahkan Barang Bukti Sitaan Razia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto kembali memusnahkan barang bukti hasil razia kamar hunian, penggeledahan barang pengunjung, dan temuan dari percobaan penyelundupan dengan dilempar, Rabu (28/12/2022). 

Total ada 8 gawai, 2 powerbank, 21 charger HP, 15 senjata tajam (sajam), 10 set kartu remi, 5 kabel buatan dari serabut tembaga yang dililit menggunakan tali rafia dimusnahkan dengan cara dibakar. 

Kalapas Kelas IIB Mojokerto Dedy Cahyadi menjelaskan, barang bukti (BB) sitaan tersebut merupakan hasil kinerja jajaran pengamanan serta dari giat satuan operasi kepatuhan internal (SATOPS PATNAL) lapas mulai bulan September hingga Desember 2022.

"Barang bukti ini merupakan hasil komitmen kerja petugas dalam memberantas adanya barang terlarang di dalam lapas, giat pemusnahan ini sebagai bentuk akuntabilitas kinerja kita serta sebagai dorongan untuk lebih semangat berkinerja lagi," ujarnya saat dikonfirmasi lewat gawai. 

Saat disinggung, terkait proses masuknya barang terlarang yang terus berusaha dilakukan sejumlah orang tak bertanggung jawab. Dedy memastikan, pihaknya akan terus menjaga kedisiplinan dan integritas petugas. 

Bahkan, akan ada punishment bagi oknum petugas yang terbukti melanggar aturan  hingga memasukkan barang terlarang. 

"Selalu kita jaga mulai dari penandatanganan komitmen bersama, janji kinerja serta penerapan reward and punishment sehingga meminimalisir adanya oknum petugas yang memasukkan barang terlarang," ucapnya.

Tak hanya itu, taktik pelemparan barang terlarang dengan cara dilempar kini menjadi perhatian khusus pihaknya. Dimana menuntut dirinya dan petugas untuk terus berupaya dan berusaha semaksimal mungkin menanggulangi hal tersebut. 

"Hal tersebut mari kita jadikan sebagai tantangan dalam bertugas untuk mewujudkan pemasyarakatan yang PASTI (Professional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, Inovatif)," pungkasnya.

Pemusnahan BB ini diikuti 50 orang staff dan pejabat struktural, Kalapas memimpin pelaksanaan pemusnahan barang bukti sitaan yang juga dihadiri Danramil Magersari dan perwakilan dari Polsek Magersari sebagai saksi. Dwi

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…