Kasus Pencurian Obyek Vital Kian Marak di Mojokerto

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komplotan pembobol sekolah saat diringkus aparat Polres Mojokerto beberapa waktu lalu
Komplotan pembobol sekolah saat diringkus aparat Polres Mojokerto beberapa waktu lalu

i

SURABAYAPAGI.COM,  Mojokerto - Kasus pencurian kini rawan menyasar objek vital, semisal kasus pembobolan gedung sekolah, pasar, hingga kompleks perumahan. Selain minim penjagaan, sebagian besar tempat-tempat tersebut tak dilengkapi CCTV.

Polisi menilai, keberadaan kamera pengintai penting dalam menjaga keamanan. Terlebih ketika terjadi kasus kriminal. Minimnya saksi ditambah dengan ketiadaan kamera pengintai membuat pengungkapan kasus rentan menemui kendala. 

Salah satunya pembobolan di gedung MI Sabilurrosyad, Desa Jolotundo, Kecamatan Jetis, 21 November silam. Tiga unit laptop amblas setelah pelaku menjebol teralis jendela sekolah.

Hingga kini, kasus tersebut belum juga menunjukkan titik terang. ’’Masih kami dalami terus. Kami berkomitmen menuntaskan kasus ini,’’ kata Kapolsek Jetis AKP Sumaryanto, Senin (2/1/2023). 

Pihaknya terkendala dengan minimnya saksi yang mengetahui langsung kejadian tersebut. Di samping itu, gedung sekolah juga tak dilengkapi dengan CCTV. 

’’Jadi kita repot juga karena tidak ada CCTV. Kita repot mencari bukti-bukti petunjuk,’’ ujarnya.

Begitupula dengan kasus pembobolan kios di Pasar Pelabuhan, Desa Canggu, Kecamatan Jetis, yang terjadi akhir tahun 2022 lalu. Aksi pencurian itu terjadi saat pasar sedang sepi sehingga minim saksi. 

’’Seperti pasar ini juga tidak ada CCTV-nya. Jadi kita kesulitan juga,’’ tandasnya.

Maryanto menyebutkan, keberadaan kamera pengintai sejatinya penting. Terlebih di kawasan-kawasan objek vital seperti sekolah dan pasar. 

Dirinya mengaku setiap petugas melakukan patroli di objek vital selalu memantau kelengkapan keamanan tersebut. Hasilnya, sebagian besar masih belum terpasang CCTV. 

’’Jangankan di perumahan, di beberapa pabrik di Jetis itu saja tidak ada CCTV-nya,’’ bebernya.

Untuk mengantisipasi kejadian kriminal, polisi selalu mengimbau pemilik tempat untuk melengkapi sistem keamanan dengan memasang kamera pengintai tersebut. Sebab, menurutnya, kawasan tanpa CCTV berpotensi lebih menjadi sasaran aksi kriminal. 

’’Kan mereka carinya yang tidak ada CCTV. Jadi kami selalu sampaikan agar masyarakat dan perusahaan memasang CCTV. Kalau di bank dan minimarket sejauh ini sudah ada,’’ pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…