Meski Banyak Desakan Proyek Tetap Jalan, Pemerintah Daerah Tetap Bungkam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPC LSM Laki Kab. Sumenep, Misnadin S. Kanoma saat dikonfirmasi Surabaya pagi di Sumenep. SP/Ainur Rahman
Ketua DPC LSM Laki Kab. Sumenep, Misnadin S. Kanoma saat dikonfirmasi Surabaya pagi di Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Langkah pemberhentian galian C di bawah asta tinggi mulai tercium awak media, setelah ada sidak dari Kasatpol PP kemarin ke lokasi proyek.

Berikut desakan para aktivis Sumenep, yang meminta agar aparat kepolisian Sumenep, bersikap tegas, hal ini sudah dilansir Surabaya Pagi kepada kabag Humas Polres Sumenep, AKP. Widiarti.S.,S.H

Berita link yang dikirim via WhatsApp pribadinya, mendapat tanggapan sticker dengan ucapan, "Terima kasih atas informasinya"

Sementara Ketua DPC LSM Laki Kab Sumenep, Misnadin S. Kanoma, menilai langkah survey ke lokasi yang dilakukan kasat itu sudah benar, namun harus segera dibuktikan dengan tindakan nyata, jangan hanya menjadi penyeimbang berita.

"Pada saat Pemerintah Daerah didesak oleh para aktivis Sumenep, baru melakukan gerakan, karena merasa bukan menjadi kewenangannya langsung dibiarkan begitu saja," tudingnya.

" Sebenarnya pemberitaan itu sudah mewakili laporan warga, jadi pemerintah harus segera bertindak cepat, jangan masih menunggu laporan, dikhawatirkan warga tak tahu melapor, otomatis pekerjaan tanahnya keburu dikeruk sampai habis," imbuhnya.

Jadi sambungnya, Pemerintah tidak usah memberhentikan pekerjaan, mereka berhenti sendiri karena pekerjaannya sudah dianggap selesai. Tinggal cari lokasi lain, inilah bentuk kelalaian dan tindakan pemerintah yang dinilai kurang tanggap dan responsif dengan pemberitaan. 

"Pemerintah itu seharusnya responsif dengan pemberitaan, agar kerjanya bersentuhan langsung dengan masyarakat, jangan hanya musyawarah bikin gerakan masif yang tak terbaca oleh masyarakat banyak," jelasnya.

Terpisah, Kabag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, segera melakukan gerakan mediasi dengan Kapolres Sumenep, agar bisa memediasi ke Polda Jatim karena memang kewenangannya.

"Saya sampaikan kepada pemerintah daerah, tolong awasi yang seharusnya menjadi tupoksi pekerjaannya, jaga Kabupaten Sumenep, jangan rusak bumi dan laut, biar Allah tidak murka," terangnya.

Melalui kalimat bijaksananya, Ketua DPC LSM Laki itu berpesan, "Meski kebenaran bisa disalahkan, tapi kebenaran tak bisa dikalahkan" pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan warga terkait Jalan Staisun Wonokromo Surabaya yang selama ini sempit dan kerap menimbulkan kemacetan…

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Baru-baru ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung tengah di landa dilema pasca banyaknya kekosongan jabatan Kepala…

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong penggunaan atap genteng pada bangunan pemerintah dan fasilitas publik…

KAI Daop 7 Madiun Gelar Medical Check Up Serentak, Pastikan Seluruh Pekerja dalam Kondisi Prima

KAI Daop 7 Madiun Gelar Medical Check Up Serentak, Pastikan Seluruh Pekerja dalam Kondisi Prima

Rabu, 22 Apr 2026 14:04 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berkomitmen penuh dalam menjaga kesehatan dan kebugaran para pekerjanya.…

Kasus Tahan Ijazah Kembali Muncul, SBMR: Perusahaan Bisa Dipidana  ‎

Kasus Tahan Ijazah Kembali Muncul, SBMR: Perusahaan Bisa Dipidana ‎

Rabu, 22 Apr 2026 13:44 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 13:44 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, MADIUN — Ketua Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) Aris Budiono, menegaskan dugaan penahanan ijazah eks karyawan CV sukses jaya abadi tidak dap…

DPRD Soroti Kinerja OPD Kota Madiun, Sejumlah Target LKPJ 2025 Tak Tercapai ‎

DPRD Soroti Kinerja OPD Kota Madiun, Sejumlah Target LKPJ 2025 Tak Tercapai ‎

Rabu, 22 Apr 2026 13:40 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 13:40 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - DPRD Kota Madiun mencatat sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) belum memenuhi target kinerja dalam Laporan Keterangan P…