Korupsi DD Rp 212 Juta, Mantan Kades di Mojokerto Ditahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Joko Santoso, Kepala Desa Sumengko, Jatirejo, Kabupaten Mojokerto periode 2007-2022 dijebloskan ke penjara karena melakukan korupsi APBDes tahun 2020. Perbuatan tersangka merugikan negara Rp 212 juta.

Kasus korupsi yang menjerat Joko selama ini ditangani Satreskrim Polres Mojokerto. Karena berkas perkaranya dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Negeri setempat, hari ini penyidik melakukan tahap 2.

Polisi menyerahkan Joko beserta barang bukti kasus korupsi tersebut ke jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Kabupaten Mojokerto sekitar pukul 10.00 WIB. Selanjutnya, tersangka menjalani pemeriksaan sekitar 4 jam di ruangan Seksi Pidana Khusus. Selama itu tersangka selalu didampingi pengacaranya, Kholil Askohar.

Baru sekitar pukul 14.00 WIB, jaksa mengeler Joko ke mobil tahanan. Tersangka memakai rompi tahanan warna oranye, kedua tangannya nampak diborgol. Penahanannya untuk sementara dititipkan di Rutan Polres Mojokerto.

"Kami menerima tahap 2 dari polres perkara tindak pidana korupsi senilai Rp 212.790.000," kata Kasipidsus Kejari Kabupaten Mojokerto Rizky Raditya Eka Putra kepada wartawa di kantornya, Jalan RA Basuni, Sooko, Rabu (18/1/2023).

Rizky menjelaskan, dugaan tindak pidana korupsi ini dilakukan Joko terhadap APBDes tahun anggaran 2020. Modusnya dua macam. Pertama, ada sejumlah proyek pembangunan fasilitas umum di Desa Sumengko yang tidak dilaksanakan sama sekali. Padahal anggaran sudah diserap tersangka. Ada pula pembangunan yang dikerjakan sebagian.

Menurut Rizky, penyelewengan itu adalah belanja tidak sesuai ketentuan sekitar Rp 24 juta, setoran pajak terutang Rp 49 juta serta sejumlah pembangunan seperti penerangan jalan, mushola, gudang pertanian dan perpustakaan sekitar Rp 136 juta.

"Ada beberapa kegiatan yang tidak dilaksanakan atau sebagian dilaksanakan oleh kades. Misalnya pembangunan musala, gedung perpustakaan, gedung pertanian," terangnya.

Akibat perbuatannya, Joko dijerat dengan pasal 2 dan 3 UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara sudah menantinya.

"Dalam Pasal 5 Undang-undang Tipikor menyebutkan pengembalian kerugian negara tidak menghapus pidana," tegasnya.

Pengacara Joko, Kholil akan mengajukan penangguhan penahanan untuk kliennya ke Kejari Kabupaten Mojokerto. Karena usia kliennya tergolong tua, sering sakit, serta masih dibutuhkan anak-anaknya.

Dalam persidangan nanti, Kholil juga berupaya mengajukan keringanan kepada majelis hakim. Salah satunya karena tersangka sudah mengembalikan semua kerugian negara.

"Kami akan menyentuh hati hakim bahwa klien kami kooperatif, mengaku salah dan sudah mengembalikan semua kerugian negara," tandasnya.

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…