Penelitian: Benda di Dapur Bisa Memicu Penyakit Kanker

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Sebuah penelitian ilmiah mengungkapkan tentang bahaya kesehatan di rumah kita. Ternyata ada tiga barang yang biasa Anda gunakan di dapur yang terkait dengan kanker seperti dilansir laman Eat This Not That, Rabu (18/1/2023). 

Berikut penjelasannya: Makanan ultraproses dikaitkan dengan berbagai komplikasi kesehatan. Penelitian sebelumnya menemukan hubungan antara makanan ultraproses dan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, diabetes tipe 2, dan obesitas.

Namun, pada Agustus 2022, sebuah studi baru dirilis menunjukkan hubungan yang dikonfirmasi antara makanan ini dan kanker kolorektal, terutama pada pria. Studi yang dipublikasikan di British Medical Journal mengamati tiga kohort besar, termasuk 3.216 kasus kanker kolorektal.

Mereka yang mengonsumsi makanan ultraproses tertinggi memiliki peluang 29 persen lebih tinggi terkena kanker dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi makanan ini dalam jumlah sedikit. Yang cukup menarik, konsumsi daging olahan, makanan laut, dan produk unggas yang lebih tinggi serta soda, ditemukan sebagai penyebab utama peningkatan risiko ini, jika dibandingkan dengan jenis makanan ultraproses lainnya.

Meskipun studi tersebut menilai peserta pria dan wanita, tidak ada hubungan antara makanan ultraproses dan kanker kolorektal yang ditemukan pada wanita. Pengambilan utama dari penelitian ini dapat digunakan sebagai motivasi untuk mencoba memasukkan lebih banyak makanan utuh dan tidak diproses, bahkan makanan nabati ke dalam makanan harian Anda. Ini bukan berarti Anda tidak dapat menikmati makanan olahan favorit sesekali. Namun membatasi konsumsi Anda dapat bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan dan berpotensi mengurangi risiko kanker.

Lalu pemanis buatan. Penelitian yang dilakukan pada Maret 2022 menemukan kemungkinan adanya hubungan antara pemanis buatan seperti yang digunakan dalam minuman diet dengan peningkatan risiko kanker. Para peneliti menemukan, lebih dari 100 ribu orang dewasa Prancis yang mengonsumsi pemanis buatan ini dalam jumlah tertinggi memiliki risiko 13 persen lebih tinggi terkena kanker.

Dan selanjutnya ada peralatan masak antilengket. Hubungan antara peralatan masak antilengket dan kesehatan terbukti rumit. Perfluoroalkyl dan polyfluoroalkyl (PFAS) merupakan bahan kimia sintetik yang digunakan dalam barang-barang seperti pakaian tahan air, produk pembersih, dan peralatan masak antilengket. Zat ini dikenal sebagai salah satu katalis teratas untuk sejumlah risiko kesehatan yang terkait dengan panci antilengket.

Faktanya, PFAS terkadang disebut sebagai bahan kimia "selamanya". Mereka mencerna dengan sangat lambat dan diketahui tetap berada di tubuh dan lingkungan selamanya.hlt/dpr

Tag :

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …