CCTV Tayangkan Kengerian Pintu 13 Tragedi Kanjuruhan, Saksi Korban Menangis Terisak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penayangan CCTV saat terjadinya Tragedi Kanjuruhan di PN Surabaya, Kamis (19/1/2023). Foto: SP/Ariandi.
Penayangan CCTV saat terjadinya Tragedi Kanjuruhan di PN Surabaya, Kamis (19/1/2023). Foto: SP/Ariandi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan saksi kasus Tragedi Kanjuruhan kembali digelar di Ruang Cakra, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (19/1/2023).

Kedua terdakwa itu adalah Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC Abdul Haris, dan Security Officer Suko Sutrisno, yang bertugas saat pertandingan Arema FC melawan Persebaya, 1 Oktober 2022 lalu.

Salah satu Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengatakan jika sidang lanjutan tersebut sebenarnya akan menghadirkan 18 orang saksi. Namun, satu orang masih berhalangan hadir.

"(Sebanyak) 17 Saksi. (Awalnya 18 saksi) 6 saksi korban, 7 Steward, 2 Dispora Kabupaten Malang, 3 saksi polisi," kata salah satu JPU.

Dalam persidangan itu, JPU Rahmat Hari Basuki memutar bukti video rekaman CCTV situasi di Pintu 13, Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 lalu.

Tangis salah satu saksi korban Tragedi Kanjuruhan pecah saat video tersebut ditampilkan jaksa melalui layar yang tersedia. Saat itu, sidang pemeriksaan tujuh saksi pelapor hampir saja usai.

"Ini kami tampilkan bukti CCTV di Pintu 13," kata JPU Rahmat Hari Basuki saat persidangan berlangsung.

Dalam rekaman, usai pertandingan suasana Pintu atau Gate 13 mulanya kondusif. Penonton terlihat masih bisa keluar dari dua pintu yang terbuka, dengan lancar.

Namun tak berselang lama, terlihat beberapa orang di antaranya berlari. Asap putih dari penembakan gas air mata mengepul dari arah dalam, keluar dari sela pintu.

Suasana mulai tak terkendali, banyak orang saling dorong. Mereka saling berimpitan, tertahan dan tak bisa keluar.

Beberapa suporter kemudian saling bantu mengeluarkan mereka yang terimpit. Terlihat juga empat polisi berseragam sempat berusaha mengurai akses keluar yang buntu.

Namun tak lama, empat polisi itu meninggalkan lokasi setelah beberapa kali mendapatkan lemparan. Mereka diduga lari karena menjadi sasaran suporter yang kecewa lantaran ada tembakan gas air mata di dalam stadion.

"Kalau kita melihat lagi peristiwa tersebut, [awalnya] ada petugas, tapi kemudian petugas menghilang semua," ujar JPU, memastikan rekaman CCTV itu.

Di tengah pemutaran, salah seorang saksi yang dimintai keterangan, Eka Sandi, secara tiba-tiba menangis terisak. Ia disebut trauma dengan peristiwa yang menimpanya bersama delapan temannya tersebut.

"Sudah cukup, cukup, cukup. Saksi mengalami trauma," ujar JPU.

Kemudian, potongan CCTV yang menunjukkan situasi pintu 13 tersebut akhirnya dihentikan. Lalu, JPU langsung meminta maaf atas pemutaran video itu kepada saksi korban yang hadir.

"Mohon maaf kepada saksi, kami hanya menunjukkan bukti, bukan bermaksud membuka luka lama," pungkasnya. ari

Berita Terbaru

Mbak Wali Tekankan Kesiapan Lintas Sektor Hadapi Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Mbak Wali Tekankan Kesiapan Lintas Sektor Hadapi Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Rabu, 11 Mar 2026 22:49 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 22:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memberikan arahan terkait beberapa upaya menghadapi mudik lebaran. Arahan tersebut disampaikan…

Mbak Wali Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2025 di Rapat Paripurna DPRD

Mbak Wali Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2025 di Rapat Paripurna DPRD

Rabu, 11 Mar 2026 22:48 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 22:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan penjelasan terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025…

PLN UIT JBM Berbagi Kebahagiaan Ramadan Dengan Pengemudi Ojol di Gresik

PLN UIT JBM Berbagi Kebahagiaan Ramadan Dengan Pengemudi Ojol di Gresik

Rabu, 11 Mar 2026 18:32 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 18:32 WIB

SurabayaPagi, Gresik – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang penuh makna, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT …

Selama Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Blitar Ungkap  Peredaran Narkoba, dengan 29 tersangka

Selama Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Blitar Ungkap  Peredaran Narkoba, dengan 29 tersangka

Rabu, 11 Mar 2026 17:18 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 17:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Dalam operasi Pekat Semeru 2026 awal Januari sampai 10 Maret 2026 Satuan Reserse Narkoba  Polres Blitar berhasil mengungkap kasus …

Momen Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, PLN Siagakan 5.524 Personel Amankan Keandalan Listrik di Jatim

Momen Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, PLN Siagakan 5.524 Personel Amankan Keandalan Listrik di Jatim

Rabu, 11 Mar 2026 15:58 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 15:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur memastikan kesiapan penuh dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama p…

Hadir di Surabaya, ORIS Ajak Masyarakat Jatim Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

Hadir di Surabaya, ORIS Ajak Masyarakat Jatim Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

Rabu, 11 Mar 2026 14:51 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 14:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) memperkenalkan Obligasi Ritel Infrastruktur PT SMI (ORIS) kepada masyarakat Jawa T…