Campak 7x Lebih Menular Dibandingkan Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Jakarta -  Saat ini kasus campak mulai merajalela. Virus penyebab sakit campak lebih menular dibandingkan virus penyebab Covid-19. Dokter Spesialis Ilmu Kesehatan Anak Subspesialis Kesehatan Anak Infeksi dan Penyakit Tropis RS Pondok Indah-Pondok Indah, Prof Dr dr Hinky Hindra Irawan Satari mengatakan, campak merupakan penyakit infeksi yang sangat menular. Daya tularnya satu penderita campak bisa menjangkau 12 sampai 13 orang di sekitarnya yang menghirup udara (yang mengandung virus) yang dikeluarkan dari tubuh pasien. Sementara virus penyebab Covid-19, SARS CoV2, menularkan paling banyak dua sampai tiga setiap penderita.

"Jadi bayangkan, campak ini enam sampai tujuh kali lebih menular dibandingkan Covid-19. Jadi sangat mudah menular, sangat mudah menimbulkan kejadian luar biasa," ujarnya dalam ujarnya dalam Zoom Interview, Jumat (27/1/2023).

Prof Hinky menjelaskan, virus penyebab campak ada di dalam tubuh anak empat hari sebelum menimbulkan gejala dan empat hari setelah keluar gejala. Virus tersebut ditularkan melalui batuk, bersin, ludah, dan kontak langsung. Virus ini bisa melayang di udara, apalagi di ruang tertutup bisa bertahan hingga dua jam.

"Kalau ada anak campak, di ruangan tertutup, batuk, pilek, napas, itu udara yang mengandung virusnya, itu dua jam melayang-layang di udara. Kalau ada orang yang datang ke sana, bisa 12 atau 13 orang tertular oleh anak itu," ujar dr Hinky.

Untuk itu, ruangan harus memiliki ventilasi udara yang baik. Kalau di lapangan atau ruang terbuka, virus penyebab campak juga melayang namun tidak sampai dua jam.

"Konsentrasi kepadatan virusnya lebih rendah, jadi daya tularnya lebih ringan, jadi tidak sampai menularkan 12 sampai 13 orang. Tapi tetap bisa menularkan, bisa saja menularkan lima sampai enam orang," jelasnya.

Prof Hinky mengatakan, agar virus campak tidak mudah menular, caranya adalah dengan vaksinasi. Vaksinasi memberikan kekebalan sebelum anak terjangkit penyakit yang sangat menular ini.hlt/cmk

Tag :

Berita Terbaru

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…

Polemik Dana AUBMO, Unair Temukan Pelanggaran Administrasi dan Tata Kelola Keuangan

Polemik Dana AUBMO, Unair Temukan Pelanggaran Administrasi dan Tata Kelola Keuangan

Selasa, 16 Jun 2026 18:57 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Airlangga (Unair) akhirnya memberikan klarifikasi terkait polemik pengelolaan dana yang melibatkan Airlangga University B…