Ekonomi Global Bergejolak, Bos BI Minta Tetap Waspada

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Foto: Bank Indonesia.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Foto: Bank Indonesia.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan bahwa kondisi perekonomian global masih bergejolak di tahun 2023 ini. Maka dari itu, ia meminta seluruh pihak tetap waspada akan dampak tekanan perekonomian global terhadap Indonesia meski ekonomi dalam negeri mulai pulih.

Perbaikan perekonomian dalam negeri memang tercatat sudah berjalan sejak akhir 2021 dan makin kuat di 2022. Hal ini tercermin dari pertumbuhan ekonomi kuartal I-III tahun lalu konsisten berada di atas 5 persen.

"Global masih belum bersahabat dan bergejolak, tapi dengan keyakinan mari kita optimis," kata Perry dalam acara peluncuran Laporan Transparansi dan Akuntabilitas Bank Indonesia (LTABI) 2022, Senin (30/1/1).

Adapun gejolak ekonomi global tahun ini masih dipengaruhi oleh dampak pandemi Covid-19 dan konflik Rusia dan Ukraina yang tak kunjung usai. Kondisi ini menyebabkan kenaikan inflasi yang menghambat laju pemulihan ekonomi di berbagai negara.

Kendati demikian, BI optimistis dan memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini akan mencapai 4,5% hingga 5,3%. Menurutnya, ekonomi Indonesia berpotensi menembus 5 % jika berkaca pada pertumbuhan ekspor yang meningkat dan juga konsumsi masyarakat yang menguat.

"Pada tahun 2023, BI memperkirakan bahwa perekonomian Indonesia bisa ke atas dalam kisaran 4,5% sampai 5,3%. Bisa sekitar 5,1�hkan 5,2%, tidak hanya dari ekspor tetapi juga konsumsi swasta yang meningkat," jelasnya.

Proyeksi ini didasarkan pada kian membaiknya sektor konsumsi rumah tangga. Konsumsi rumah tangga diperkirakan akan tumbuh lebih tinggi sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat pasca penghapusan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kebijakan Masyarakat (PPKM).

Selain konsumsi rumah tangga, faktor pendorong petumbuhan ekonomi nasional di tahun ini adalah terkendalinya laju inflasi. Perry meyakini bahwa tingkat inflasi inti akan berada di bawah 4% pada semester I-2023 dan inflasi umum diharapkan bisa berada di bawah 4% setelah adanya based effect kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada September tahun lalu.

"inflasi dari 5,5 persen kami pastikan inflasi inti di semester satu (2023) di bawah 4 persen," ujarnya.

Perry menuturkan bahwa laju inflasi di Indonesia saat ini masih lebih rendah jika dibandingkan dengan negara lain.

"Bandingkan dengan dunia yang masih high inflation. Kami perkirakan bahwa transaksi berjalan akan balance sekitar 0%, neraca pembayaran akan surplus," ucapnya.

Sebelumnya, BI memperkirakan tingkat inflasi pada bulan lalu akan menyentuh angka 6,5%. Namun nyatanya, inflasi tersebut turun lebih cepat dari perkiraan menjadi 5,51%.

"Suatu capaian jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang banyak mengalami inflasi di atas 8%," tutupnya. jk

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…