DPR Tanya Surplus Beras yang Diklaim Kementan, Bapanas: 6 Bulan Defisit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi IV DPR RI Sudin. Foto: DPR RI.
Ketua Komisi IV DPR RI Sudin. Foto: DPR RI.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Sudin kembali meninggung mengenai data surplus beras dari Kementerian Pertanian (Kementan). Ia menduga data tersebut bohong atau palsu lantaran harga beras saat ini masih terus naik.

Hal itu Sudin tanyakan kepada Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi saat rapat dengar pendapat di Gedung DPR RI, Selasa (31/1/2023).

Awalnya, Sudin mempertanyakan apa penyebab dari kenaikan harga beras. Kemudian, Arief menjawab bahwa penyebab kenaikan harga karena adanya kekurangan pasokan beras. Artinya, konsumsi lebih besar dari pada hasil produksi beras. Saat ini belum masuk musim panen, namun permintaannya tetap tinggi.

"Suplai dan demand, shortage pak," jawab Arief.

Kemudian, Sudin pun jadi bertanya mengenai surplus beras selama 2022. Pasalnya. Kementan sebelumnya menyebut bahwa beras nasional surplus hingga 8 juta ton.

"Saya tanya, berarti yang dibilang (Kementan) surplus itu bohong dong?" tanya Sudin.

Menanggapi pertanyaan itu, Arief pun mengamininya lantaran data yang dimiliki Bapanas, stok beras justru defisit selama 6 bulan terakhir.

"Dalam 6 bulan terakhir defisit, ketua," jawabnya.

Arief menerangkan, jika dilihat dari survei Kerangka Sampel Area (KSA) BPS selama 6 bulan terakhir, kebutuhan beras nasional rata-rata per bulan adalah sebanyak 2,5 juta ton. Namun, produksinya hanya mampu sampai dengan 1,3-1,4 juta ton per bulan.

Ia mengungkapkan harga beras saat ini memang tidak dalam keadaan normal. Bapanas mencatat harga gabah kering panen atau GKP naik menjadi Rp 6.000 per kilogram. Harga beras medium dan premium pun, kata Arief, terpantau naik di luar kebiasaan.

Sudin pun mengatakan, ia lebih suka kepada pejabat yang jujur mengenai kondisi yang terjadi hingga menyebabkan kesulitan. 

"Oke, saya paling suka ada pejabat yang jujur ketika menjawab," ujar Sudin. jk

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…