Anggota Dewan Pasuruan Usulkan Budidaya Ulat Sutra

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi saat mengunjungi kantor BRIN di Purwodadi, Pasuruan.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi saat mengunjungi kantor BRIN di Purwodadi, Pasuruan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Andri Wahyudi mendorong budidaya pupa ulat sutra (bombyx mori) yang kaya akan protein.

Hal itu disampaikan AW, sapaannya usai berkunjung ke Kantor Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Purwodadi beberapa waktu lalu.

Menurutnya, ini adalah peluang untuk menekan kasus stunting di Pasuruan. Apalagi, ada pelaku budidaya ulat sutra di Kecamatan Purwodadi.

“Ibarat sekali dayung dua tiga pulau terlampaui, budidaya ulat sutra bisa membawa dua manfaat sekaligus,” kata AW saat dihubungi, Senin (6/2/2023).

Ia menilai, pelaku budidaya ulat sutra di Pasuruan ini sudah cukup berhasil, karena berhasil menembus nasional bahkan hingga internasional.

“Ini sebuah potensi, budidaya ulat sutra ini bisa menyasar dua hal sekaligus, pertama pemberdayaan ekonomi dan pencegahan stunting,” lanjutnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menyebut, budidaya ini bisa diajarkan ke kelompok masyarakat untuk bisa memberi manfaat baik dari sisi ekonomi dan kesehatan.

“Satu sisi bisa untuk tambahan penghasilan, satu sisi untuk fortifikasi pangan mencegah stunting. Saya akan diskusikan potensi untuk dengan stakeholder,” urainya.

Sementara itu, peneliti BRIN Nurindah menanggapi baik usulan wakil rakyat ini. Ia menyebut, dalam industri sutra, hanya rumah pupa ulat sutra yang dimanfaatkan.

Rumah pupa itu nantinya akan diproses lalu dipintal hingga menjadi benang sutra, sementara pupa atau bakal kupu-kupu yang ada di dalamnya tidak dipakai.

Pupa ternyata bisa diolah menjadi pangan. Bahkan, sudah ada riset yang menyebutkan bahwa kandungan protein dalam pupa sangat tinggi yakni 71,93 persen.

Nurindah mengungkapkan, pupa bisa diolah menjadi tepung, namun sifatnya berbeda dengan tepung terigu atau tepung-tepung lainnya.

Tepung pupa bisa digunakan sebagai fortifikasi pangan. Artinya, pupa akan jadi bahan tambahan untuk meningkatkan nilai gizinya.

“kue atau biskuit itu bahan dasarnya tepung gandum, dan baik ditambahkan tepung pupa, karena memang gandum proteinnya kurang,” tandasnya. ris

Berita Terbaru

Kuasa Hukum Minta Sugiri Bebas Murni

Kuasa Hukum Minta Sugiri Bebas Murni

Selasa, 21 Jul 2026 16:31 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 16:31 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tim Penasihat Hukum Bupati nonaktif Ponorogo Sugiri Sancoko angkat suara mengenai konstruksi dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi P…

Bupati Gus Barra Salurkan Insentif bagi 1.661 Kepsek dan Guru PAUD

Bupati Gus Barra Salurkan Insentif bagi 1.661 Kepsek dan Guru PAUD

Selasa, 21 Jul 2026 15:41 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten Mojokerto mengucurkan bantuan insentif jasa pendidik tahun anggaran 2026 kepada 1.661 kepala sekolah dan…

Anggarkan Rp400 Miliar, Pemkab Sidoarjo Percepat Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Anggarkan Rp400 Miliar, Pemkab Sidoarjo Percepat Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Selasa, 21 Jul 2026 15:26 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 15:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai langkah strategis mempercepat pembebasan lahan proyek Flyover Gedangan, saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo…

Tandai 182 Bangunan, Pemkot: Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Surabaya Masuki Tahap III

Tandai 182 Bangunan, Pemkot: Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Surabaya Masuki Tahap III

Selasa, 21 Jul 2026 15:20 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mengembalikan fungsi sungai sekaligus mengurangi risiko banjir di wilayah Kecamatan Asemrowo dan Kecamatan…

Sambut HUT RI ke-81, Pemkot Surabaya Perbolehkan Tarik Sumbangan Tanpa Paksaan

Sambut HUT RI ke-81, Pemkot Surabaya Perbolehkan Tarik Sumbangan Tanpa Paksaan

Selasa, 21 Jul 2026 15:14 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 15:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya baru saja menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 100.3.4.3/16871/436.1.1/2026 terkait sumbangan…

Genjot Layanan Kependudukan, Disdukcapil Trenggalek Tuntaskan 100 Akta Kelahiran Anak

Genjot Layanan Kependudukan, Disdukcapil Trenggalek Tuntaskan 100 Akta Kelahiran Anak

Selasa, 21 Jul 2026 14:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Hingga Juni 2026, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Trenggalek mencatat capaian membanggakan dalam…