Massa KRPK, Datangi Polres Blitar Kota dan Polres Blitar, Desak Polda Jatim Ambil Alih Kasus Surat Palsu KPK

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono saat menemui massa. SP/Hadi Lestariono
Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono saat menemui massa. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Ratusan massa yang tergabung dalam Komite Rakyat Pemberantas Korupsi (KRPK) menggelar aksi demo di depan Mapolres Blitar, Senin (06/02/2023) siang, sebelumnya juga datangi Polres Blitar Kota.

Dalam aksinya di Polres Blitar mereka menuntut agar Polda Jawa Timur segera mengambil alih penanganan kasus tindak pidana surat palsu KPK terhadap Bupati Blitar tahun 2018, juga mendesak agar kasus-kasus lain yang terkesan mati suri, segera diusut tuntas oleh Polres Blitar.

Triyanto koordinator aksi KRPK menyampaikan kasus-kasus yang masih belum jelas hasil penyidikan, diantaranya, dugaan korupsi dana KONI 2015 yang telah menetapkan 5 tersangka yang diduga 12 anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar periode 2014-2019 ikut terseret kasus itu. 

“Kasus yang lain yakni dugaan korupsi pengadaan program assembly line dan tool perakitan bodi kendaraan roda 4 tahun 2010 di SMKN 1 Blitar,” ungkap Triyanto di hadapan Kabag Ops, Kasat Sabhara dan KBO Reskrim Polres Blitar.

Lebih jauh Trianto mengatakan, jika kasus besar seperti pembunuhan Brigadir J yang melibatkan petinggi Polri Irjen Sambo, dan perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar yang CCTV nya telah dinyatakan dirusak, bahkan hilang. Namun dua kasus besar tersebut, semua pelaku, aktor intelektual dan motifnya bisa terungkap. 

Mengapa kasus tindak pidana surat palsu KPK terhadap Bupati Blitar tahun 2018 dan kasus lainnya, juga belum bisa terungkap.

"Jika kasus surat palsu KPK terhadap Bupati Blitar ini, tidak segera terungkap, jangan salahkan bila masyarakat berasumsi bahwa motif dibalik surat palsu KPK adalah pembungkaman terhadap gerakan anti korupsi," kata Mohammad Trianto berapi api.

Trianto juga menandaskan, selain kasus-kasus besar, polisi juga harus mengungkap kasus yang korbannya rakyat jelata. Salah satunya kasus surat palsu KPK yang pernah menghebohkan Kabupaten Blitar beberapa tahun lalu. 

"Kami mendesak jangan hanya kasus-kasus besar yang korbannya pejabat, termasuk semua kasus yang korbannya rakyat jelata juga jangan sampai dilupakan. 

"Termasuk surat palsu KPK yang sempat heboh di Kabupaten Blitar yang sampai saat ini belum terungkap aktor dibaliknya. Untuk itu kami mendesak Polda Jatim agar segera mengambil alih kasus ini," tandasnya.

Sebelum menuju ke Polres Blitar massa KRPK juga melakukan aksi di depan Mapolres Blitar Kota. Mereka menggeruduk Polres Blitar Kota dengan membawa bunga dan dua piala.

Ratusan massa KRPK mendatangi Polres Blitar Kota dengan jalan kaki sejauh 500 meter. Yaitu dari Jalan Ir. Sukarno menuju Mapolres Blitar Kota di Jalan Panglima Sudirman. 

Mereka berorasi sambil membentangkan spanduk berukuran raksasa yang bertuliskan pemberian penghargaan dan apresiasi atas kinerja Polda Jatim dan Polres Blitar Kota atas penegakan supremasi hukum.

Massa KRPK ditemui langsung oleh Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono SH S.IK M.Si didampingi Kasat Lantas dan Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, setelah orasi mereka kemudian memberikan sebuah rangkaian bunga kepada Kapolres Blitar Kota dengan warna silver, sedang warna kuning keemasan di peruntukan Kapolda Jatim dan Kapolres Blitar Kota atas apresiasinya masyarakat Blitar raya atas terungkapnya perampokan di Rumdin Wali kota Blitar (12 Desember 2022 lalu)  yang menyeret Samanhudi mantan Wali kota Blitar.

 

"Ini sebagai bentuk apresiasi atas terungkapnya kasus perampokan rumah dinas Wali Kota Blitar yang berhasil mengamankan pelaku termasuk aktor intelektualnya," tandas Trianto.

Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono atas apresiasi itu dengan menerima rangkaian bunga dan dua patung dari perwakilan massa mengatakan, sejak awal pengungkapan kasus tetap berjalan pada rail secara terbuka dan  transparan. 

"Terkait penarikan kasus ke polda itu juga bukan karena ada sesuatu, tetapi agar lebih mudah proses penyelidikannya yang tak lupa atas doa masyarakat Blitar Raya, sehingga kasus yang menadional itu terungkap, tentunya dengan penyelidikan secara cermat disertai fakta fakta konkrit, kita (Polisi) tidak boleh pilih pilih dalam penegakan hukum, juga tidak melihat latar belakang pelaku," pungkas AKBP Argowiyono. Les

Berita Terbaru

Dampak Rupiah Melemah, Harga Obat di Bondowoso Mulai Alami Kenaikan Bertahap

Dampak Rupiah Melemah, Harga Obat di Bondowoso Mulai Alami Kenaikan Bertahap

Selasa, 16 Jun 2026 12:01 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondosowo - Melihat fenomena nilai rupiah terhadap dolar yang melemah, ternyata turut berdampak pada kenaikan harga sejumlah obat di apotek…

Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter: Nelayan di Teluk Prigi Tunda Aktivitas Melaut

Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter: Nelayan di Teluk Prigi Tunda Aktivitas Melaut

Selasa, 16 Jun 2026 11:40 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Akibat fenomena gelombang tinggi di laut selatan yang mencapai sekitar 2,5 meter membuat mayoritas nelayan di kawasan pesisir…

Advokat Edy Surati Pemkot, Minta Izin JPC Tak Diterbitkan

Advokat Edy Surati Pemkot, Minta Izin JPC Tak Diterbitkan

Selasa, 16 Jun 2026 11:36 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Upaya PT Jatim Parkir Center (JPC) memperpanjang izin parkir di Jalan dr. Soetomo terancam menemui jalan buntu. Pengacara Edy S…

Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Musibah, Pemkab Sumenep Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Kebakaran

Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Musibah, Pemkab Sumenep Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Kebakaran

Selasa, 16 Jun 2026 11:31 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) bersama Badan…

Tradisi Larung Tumpeng di Laut, Wujud Syukur Nelayan Pacitan Sambut 1 Muharam

Tradisi Larung Tumpeng di Laut, Wujud Syukur Nelayan Pacitan Sambut 1 Muharam

Selasa, 16 Jun 2026 11:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Ratusan nelayan dan masyarakat di Pacitan, menggelar Larung Tumpeng di perairan Samudera Indonesia, sebagai tradisi pergantian…

Tradisi Jamasan Pusaka, Bentuk Penghormatan Warisan Leluhur Sambut 1 Suro

Tradisi Jamasan Pusaka, Bentuk Penghormatan Warisan Leluhur Sambut 1 Suro

Selasa, 16 Jun 2026 11:18 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 11:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sejumlah masyarakat Jawa masih melestarikan tradisi jamasan pusaka sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya leluhur,…