Sodomi 4 Bocah, Jaksa di Bojonegoro Dihukum 8 Tahun Penjara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ary Handoko (baju biru) saat hendak menjalani sidang di PN Jombang.
Ary Handoko (baju biru) saat hendak menjalani sidang di PN Jombang.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Eks Kasi Barang Bukti Kejari Bojonegoro Ary Handoko dijatuhi hukuman penjara selama 8 tahun dan denda Rp 30 juta oleh Pengadilan Negeri (PN) Jombang karena terbukti melakukan sodomi terhadap 4 remaja laki-laki.

Vonis tersebut 2 tahun lebih ringan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU).

Sidang pembacaan vonis untuk Ary digelar tertutup di Ruangan Kusuma Atmadja, PN Jombang sekitar pukul 09.30 WIB. Amar putusan dibacakan Ketua Majelis Hakim, Bambang Setyawan.

Sidang ini hanya dihadiri JPU. Sedangkan Ary mengikuti sidang secara daring dari Lapas Kelas IIB Jombang tempatnya selama ini ditahan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Jombang Tengku Firdaus mengatakan, Ary dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana yang diatur pasal 82 ayat (1) junto pasal 76E UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak juncto pasal 65 ayat (1) KUHP. Eks jaksa itu terbukti menyodomi 4 remaja laki-laki di Kota Santri.

"Terdakwa AH sudah diputus oleh majelis hakim dengan putusan pidana penjara selama 8 tahun. Kemudian denda Rp 30 juta subsider 3 bulan kurungan," kata Firdaus kepada wartawan usai persidangan, Kamis (9/2/2023).

Vonis majelis hakim PN Jombang lebih ringan dibandingkan tuntutan yang diajukan JPU pada Kamis (19/1/2023). Ketika itu, JPU menuntut agar Ary dihukum 10 tahun penjara dan denda Rp 30 juta subsider 6 bulan kurungan.

Merespons vonis tersebut, menurut Firdaus, JPU menyatakan pikir-pikir. Pihaknya akan segera melaporkan vonis terhadap Ary kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim. Sedangkan terdakwa langsung menerima putusan tersebut.

"Kami akan segera membuat laporan putusan kepada pimpinan untuk mendapatkan persetujuan terkait sikap. AH langsung menyatakan menerima putusan. Kami JPU masih menyatakan pikir-pikir," jelasnya.

Firdaus menambahkan, saat ini Ary sudah dicopot dari statusnya sebagai jaksa maupun Kasi Barang Bukti Kejari Bojonegoro. Untuk sementara, Ary menjadi pegawai fungsional biasa di Kejati Jatim.

"Kalau putusan itu sudah mempunyai kekuatan hukum tetap, (Ary) pasti akan diberhentikan," tandasnya.

Ary awalnya diringkus polisi karena diduga menyodomi seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun di kamar sebuah hotel melati di Jombang pada Kamis (18/8/2022) pukul 04.45 WIB. Polisi juga meringkus seorang muncikari di Hotel tersebut. Si muncikari adalah remaja laki-laki berusia 17 tahun yang tak lain kakak kelas korban di SMK swasta Jombang.

Korban pencabulan atau sodomi yang diduga dilakukan Ary ternyata berjumlah 4 remaja laki-laki. Salah satunya si muncikari sendiri. Sedangkan si muncikari telah menerima vonis dari Pengadilan Negeri Jombang pada Jumat (23/9/2022).

Remaja laki-laki asal Kecamatan/Kabupaten Jombang itu terbukti melanggar pasal 88 juncto pasal 76I UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ia menggaet 3 temannya yang berusia di bawah umur untuk melayani nafsu Ary dalam kurun waktu Mei-Agustus 2022.

Ketiga temannya itu semuanya remaja laki-laki yang usianya di bawah umur. Dalam setiap aksinya, si muncikari menerima imbalan Rp 300 ribu dari Ary. Si muncikari divonis 11 bulan penjara di lembaga pembinaan khusus anak di Blitar. Ia juga diberi hukuman tambahan berupa mengikuti pelatihan kerja selama 4 bulan di Dinas Sosial Kabupaten Jombang. ham/rmc

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…