Pemkot Surabaya Bangun Rusunawa Berkonsep Ekonomi Kerakyatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rusunawa di Benowo Pakal Surabaya. Foto: Pemkot Surabaya.
Rusunawa di Benowo Pakal Surabaya. Foto: Pemkot Surabaya.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya menyiapkan 96 unit rumah susun sederhana sewa (rusunawa) berkonsep ekonomi kerakyatan untuk keluarga miskin (gakin).

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad mengatakan rusunawa dengan konsep baru tersebut dibangun di kawasan Jalan Jawar, Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya. Namun sayangnya, tidak semua orang bisa memiliki Rusunawa ini, hanya warga miskin yang diperbolehkan menempatinya dengan bimbingan pengembangan ekonomi.

Irvan menuturkan bahwa rusunawa Benowo-Pakal berbeda dengan yang dimiliki Pemkot sebelumnya. Rusunawa yang baru ini memiliki unit usaha atau kios Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di lantai satu.

"Rusunawa Benowo-Pakal ini berbeda dengan yang dimiliki pemkot sebelumnya. Yang baru, ada unit usahanya atau kios UMKM di lantai satu, ini pertama kalinya. Jadi, sebagai penunjang usaha dan untuk memenuhi kebutuhan penghuni rusun," kata Irvan, Kamis (9/2/2023)

Menurut Irvan, kios UMKM itu akan digunakan untuk menunjang perekonomian calon penghuni Rusunawa Benowo-Pakal. Selain menunjang perekonomian, kios tersebut diharapkan calon penghuni Rusunawa Benowo-Pakal bisa terlepas dari kemiskinan ke depannya. 

"Jadi kami tidak hanya memikirkan huniannya, tetapi kami juga memikirkan bagaimana penghuninya bisa membuka usaha di lingkungan tersebut. Sehingga bisa terlepas dari kemiskinan," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan, prioritas utama yang akan menempati Rusunawa Benowo-Pakal adalah keluarga miskin (Gakin) yang belum memiliki rumah. Rusunawa Benowo-Pakal, lanjut Irvan, hanya sebagai hunian sementara bagi gakin.

“Setelah mereka memiliki penghasilan cukup, akan dialihkan ke rumah susun sederhana milik (Rusunami),” tuturnya.

Selain itu, Irvan menyebut, Rusunawa tersebut juga akan dilengkapi dengan koperasi sebagai penunjang perekonomian calon penghuni Rusunawa Benowo-Pakal.

"Kami prioritaskan gakin di Kecamatan Pakal yang masuk ke sana, jadi ini hanya sebagai transit (tempat sementara). Setelah mereka terlepas dari status gakin, maka sudah bisa memiliki rusunami," ucapnya.

Sebagai informasi, bangunan rusunawa tersebut terdiri dari 5 lantai dengan total kamar sejumlah 96 unit. Fasilitas di rusunawa ini juga tergolong lengkap, mulai dari ruang baca, ruang serbaguna, tempat penitipan anak, hunian untuk disabilitas, musala, ruang komunal, tempat parkir, serta taman bermain.

"Tidak sampai 100 kamar, karena ada kios usahanya. Biasanya kan di lantai satu rusunawa itu dibuat kamar untuk lansia, tapi yang ini kami buatkan tempat khusus untuk usaha," pungkasnya. sb

Berita Terbaru

Atasi Kekeringan, Pemkab Ngawi Distribusikan Air Bersih dan Bangun Sumur Dalam

Atasi Kekeringan, Pemkab Ngawi Distribusikan Air Bersih dan Bangun Sumur Dalam

Senin, 31 Agu 2026 11:34 WIB

Senin, 31 Agu 2026 11:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Melihat fenomena kekeringan hingga krisis air bersih yang melanda wilayah Kabupaten Ngawi, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Lewat SAPA MAMA, Pemkab Nganjuk Dorong Kesejahteraan Kelompok Masyarakat

Lewat SAPA MAMA, Pemkab Nganjuk Dorong Kesejahteraan Kelompok Masyarakat

Senin, 31 Agu 2026 11:25 WIB

Senin, 31 Agu 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Melalui kegiatan Pembinaan Sekolah Perempuan, Anak dan Masyarakat Marjinal (SAPA MAMA), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk…

Hingga Akhir 2026, Pemkab Bangkalan Pastikan Kuota Pupuk Subsidi Aman

Hingga Akhir 2026, Pemkab Bangkalan Pastikan Kuota Pupuk Subsidi Aman

Senin, 31 Agu 2026 11:20 WIB

Senin, 31 Agu 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Menindaklanjuti kuota pupuk subsidi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, memastikan stok untuk saat ini masih aman dan…

Lewat ‘Shrimp Fiesta’, Pemkab Banyuwangi Kampanyekan Budidaya Udang Berkelanjutan

Lewat ‘Shrimp Fiesta’, Pemkab Banyuwangi Kampanyekan Budidaya Udang Berkelanjutan

Senin, 31 Agu 2026 11:14 WIB

Senin, 31 Agu 2026 11:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui agenda "Shrimp Fiesta" atau pesta udang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, gencar mengampanyekan budi daya udang…

Masa Panen dan Giling, DKPP: Produksi Tebu di Lamongan Capai 68.874 Ton

Masa Panen dan Giling, DKPP: Produksi Tebu di Lamongan Capai 68.874 Ton

Senin, 31 Agu 2026 11:09 WIB

Senin, 31 Agu 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Masuki proses panen dan penggilingan yang masih berlangsung, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP)  Kabupaten Lamongan …

Tidak Laporkan Aset Hampir US$ 40 juta, Mantan PM Malaysia, Diadili

Tidak Laporkan Aset Hampir US$ 40 juta, Mantan PM Malaysia, Diadili

Senin, 31 Agu 2026 08:36 WIB

Senin, 31 Agu 2026 08:36 WIB

SURABAYAPAGI.com – Mantan Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob didakwa tidak melaporkan asetnya berdasarkan undang-undang antikorupsi di Negeri J…