PPATK Temukan Rafael Terindikasi Pencucian Uang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - PPATK  menduga ada perantara di balik transaksi aneh tersebut. PPATK temukan keuangan Rafael tidak sesuai dengan profil Rafael.

Demikian yang diperoleh Surabaya Pagi dari pejabat di PPATK Jakarta, Minggu (26/2/2023). Kepala PPATK Ivan Yustiavandana sebelumnya mengatakan ada indikasi TPPU dari penelusuran kekayaan Rafael Alun.

Tapi PPATK belum memerinci nominal hasil tindak pidana pencucian uang yang diduga dilakukan Rafael.  Ivan menyebut analisis PPATK telah diserahkan ke penegak hukum.

"HA (Hasil analisis) sudah di penyidik ya. (Di) KPK, Itjend Kemenkeu, Kejaksaan," katanya.

PPATK juga sebelumnya menduga ada perantara di balik transaksi aneh tersebut.

Sejauh ini, Ivan belum memerinci sosok perantara di balik transaksi mencurigakan dari Rafael. Dia menduga Rafael meminta orang lain dalam melakukan transaksi demi kepentingan pribadinya.

Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Gerindra, Kamrussamad, memuji Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mencopot Rafael Alun Trisambodo dari jabatan di Ditjen Pajak buntut kasus penganiayaan anak Rafael, Mario Dandy Satrio terhadap Cristalino David Ozora (17). Sri Mulyani dinilai tanggap terhadap dinamika publik.

"(Sri Mulyani) Cepat mengambil keputusan dengan mencopot Rafael, tanggap terhadap dinamika publik, kepekaan dari sisi kemanusiaan terhadap korban," kata Kamrussamad kepada wartawan, Sabtu (25/2/2023).

Proses hukum terhadap Mario Dandy yang sudah menjadi tersangka kini masih terus berjalan. Kamrussamad berjanji akan mengawal kasus itu agar tercapai keadilan.

Kamrussamad menyebut pemeriksaan Kemenkeu terkait harta kekayaan Rafael juga tengah berjalan. Dia berjanji akan mengawal proses pemeriksaan Rafael oleh Inspektorat Kemenkeu itu.

"Proses Pemeriksaan ke Rafael oleh Inspektorat Kemenkeu sedang berjalan, mari kita kawal agar bisa terbuka dan menjawab pertanyaan publik tentang LHKPN," ucapnya.

Kamrussamad mengapresiasi Sri Mulyani yang telah menjenguk David di rumah sakit. Menurutnya, hal itu bentuk dukungan Sri Mulyani terhadap korban.

"Dari sisi kemanusiaan Menkeu selaku pemimpin tertinggi telah menemui korban David di rumah sakit sebagai wujud keberpihakan terhadap korban," ujarnya.

Dandy Satrio dijerat Pasal 76c juncto Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak subsider Pasal 351 ayat 2 tentang penganiayaan berat. Sementara itu, Shane yang merupakan teman Mario dijerat 76 huruf C juncto Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

PDIP Surabaya Tegaskan Regenerasi Lewat Rapat Konsolidasi PAC

PDIP Surabaya Tegaskan Regenerasi Lewat Rapat Konsolidasi PAC

Sabtu, 31 Jan 2026 10:12 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 10:12 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya  -  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar Rapat Konsolidasi Pengurus Anak Cabang (PAC) bersama Ketua, S…

Demokrat Jatim Gelar Retreat, Emil Dardak Sebut Momentum Refleksi dan Pengabdian

Demokrat Jatim Gelar Retreat, Emil Dardak Sebut Momentum Refleksi dan Pengabdian

Sabtu, 31 Jan 2026 08:44 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 08:44 WIB

Surabaya, SURABAYAPAGI.COM – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar retreat sebagai ruang jeda bagi para kader untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat a…

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Angka pernikahan dini di Jawa Timur masih mengkhawatirkan. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) Kementerian A…

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Pakar dan Praktisi hukum Sarankan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Dibidik TPPU, Bukan hanya Suap dan Gratfikasi   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK …

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Usai Kirim Surat Minta Maaf dan Siap Pimpin Munas     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Sempat ditangguhkan, kini jabatan Ketua Umum PBNU, yang dipegang Gus Yahya …

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Hingga Satu Tahun, tak Pernah Lakukan Pemberdayaan Perempuan     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Rapat Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Pemberdayaan P…