Perbaiki Infrastruktur Rusak Akibat Banjir, Pemkab Situbondo Siapkan BTT Rp3 Miliar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kawasan terdampak banjir di Kabupaten Situbondo.
Kawasan terdampak banjir di Kabupaten Situbondo.

i

SURABAYAPAGI.COM, Situbondo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menggelontorkan dana sebesar Rp3 miliar untuk memperbaiki dan membangun kembali sejumlah infrastruktur yang rusak akibat banjir. Dana perbaikan tersebut diambil dari dana Belanja Tidak Terduga (BTT).

"Sesuai arahan Pak Bupati kami sudah mengajukan anggaran perbaikan infrastruktur dampak banjir menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Kami mengajukan Rp3 miliar," kata Kepala Pelaksana BPBD Situbondo Sruwi Hartanto di Situbondo, Minggu (5/3/2023).

Banjir yang terjadi pada Selasa (28/2) lalu selain menggenangi sebanyak 613 rumah di Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Desa Kalimas dan Besuki (Kecamatan Besuki), dan Desa Kalianget (Kecamatan Banyuglugur), juga merusak infrastruktur seperti jembatan limpas dan tangkis serta bronjong sungai di Desa Wringinanom dan Patemon (Kecamatan Jatibanteng) yang kerugiannya mencapai miliaran rupiah.

Sruwit mengatakan, Dana akan digunakan untuk memperbaiki tangkis dan bronjong ambrol ratusan meter serta jembatan limpas yang jebol akibat terjangan banjir.

Selain itu, dana tersebut juga akan dipakai untuk memperbaiki infrastruktur lainnya akibat banjir di beberapa titik lainnya. Pasalnya, banjir beberapa waktu lalu mengakibatkan mayoritas air meluap dari sungai disebabkan tanggul jebol dan membanjiri permukiman penduduk.

Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) setempat untuk melakukan pengerukan sedimen di sejumlah sungai untuk mengurangi risiko banjir.

"Kami juga sudah koordinasi dengan Dinas PUPRP untuk melakukan pengerukan endapan sungai, sehingga daya tampung sungai optimal dan saat terjadi hujan deras bisa mengurangi risiko banjir akibat air sungai meluap," ujarnya.

Berdasarkan data, Sruwit menambahkan, kerusakan infrastruktur terparah berada di aliran Kali Patemon Desa Wringinanom. Sebuah jembatan limpas antardusun rusak akibat material banjir sepanjang 50 meter, tinggi 2 meter dan lebar 3 meter dengan taksiran total kerugian Rp100 juta.

Tak hanya itu, di aliran Kali Patemon juga terdapat bronjong dan tangkis sungai ambrol atau longsor terbawa banjir sepanjang 300 meter, tinggi 6 meter yang taksiran kerugiannya mencapai Rp600 juta.

Sementara di Kali Tanjung, bronjong dan tangkis sungai juga ambrol terbawa banjir dengan kerusakan sepanjang 75 meter, tinggi 6 meter, serta kerugiannya mencapai sekitar Rp100 juta.

Sedangkan di Desa Patemon, tangkis dan bronjong sepanjang 200 meter dan tinggi 6 meter di Kali Patemon tergerus dan longsor dengan kerugiannya mencapai sekitar Rp400 juta. stb

Berita Terbaru

Dinding Kedap Suara hingga Tiga Bilik, Saksi Ungkap Temuan di Rumah Dharmahusada yang Diduga Dipakai Scamming

Dinding Kedap Suara hingga Tiga Bilik, Saksi Ungkap Temuan di Rumah Dharmahusada yang Diduga Dipakai Scamming

Kamis, 17 Sep 2026 21:34 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sebuah rumah di kawasan Dharmahusada Permai, Surabaya, menjadi sorotan dalam persidangan perkara dugaan sindikat penipuan daring l…

Maidi Dituntut 7 Tahun 2 Bulan, Uang Pengganti Rp8 Miliar dan Denda Rp205 Juta

Maidi Dituntut 7 Tahun 2 Bulan, Uang Pengganti Rp8 Miliar dan Denda Rp205 Juta

Kamis, 17 Sep 2026 21:31 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun — Mantan Wali Kota Madiun Maidi menghadapi tuntutan berat dalam perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi yang ditangani Komisi P…

KPK Tuntut Maidi 7 Tahun 2 Bulan, Sebut Rusak Kepercayaan Publik

KPK Tuntut Maidi 7 Tahun 2 Bulan, Sebut Rusak Kepercayaan Publik

Kamis, 17 Sep 2026 20:30 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut Maidi dengan pidana tujuh tahun dua bulan penjara dalam perkara dugaan pemerasan bermodus d…

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Banten — SMK Budi Luhur Tangerang menjajaki kolaborasi dengan PT Cyberindo Aditama (CBN) dan PT Digdaya Duta Digital (Digdaya) untuk m…

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim) terus memperluas akses pengisian daya kendaraan listrik di S…

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Ponorogo yang semakin kerap terjadi belakangan ini memakan korban. Ini setelah…