Ditangkap, Selebgram Diduga Tipu Rp 1,3 Miliar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Kerap Berswafoto dengan Beberapa Jenderal Polri, Termasuk Irjen M Iqbal, Mantan Wakapolda Jatim dan Kapolrestabes Surabaya

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Selebgram yang kerap berswafoto bersama dengan beberapa jenderal anggota kepolisian ditangkap penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat. Ia adalah Ajudan Pribadi atau nama asli, Muhammad Akbar Baharuddin.

Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Andri Kurniawan, Ajudan Pribadi alias Muhammad Akbar Baharuddin ditangkap oleh jajaran Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat di Makasar, Sulawesi Selatan.

"Akbar  adalah selebgram, sementara masih berproses di kita. Kita amankan di Makasar," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Andri Kurniawan saat dikonfirmasi, Selasa (14/3/2023).

Diakui, Muhammad Akbar Baharuddin ditangkap atas kasus dugaan penipuan. Ia diamankan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Akbar dikenal publik karena pergaulannya dengan pejabat dan artis. Ia juga akrab dipanggil "Akbar Konyol", sebab kerap bertingkah konyol di media sosial.

Gaya hidupnya pun terlihat mewah. Di Makassar, Akbar tinggal di kompleks perumahan elit Citraland bersama keluarganya.

"Iya, beliau dan anak-istrinya tinggal di Citraland. Rumah itu jadi mahar waktu mereka menikah. Ada juga rumahnya di (kompleks) Minahasa Upa," ujar IT, salah satu kerabat Akbar saat dikonfirmasi, Selasa (14/3/2023).

 

Didatangi Penagih Utang

IT mengatakan Akbar belakangan ini memang kerap dicari orang tak dikenal. Mereka mengaku penagih utang.

Namun, IT mengaku tak tahu detail soal penipuan tersebut. Ia juga tak enak hati menanyakan ke sepupunya itu.

"Istrinya juga baru tahu saat orang-orang itu datang menagih di rumah. Dari bulan lalu itu banyak orang datang menagih utang," ungkapnya.

IT mengatakan Akbar lebih banyak tinggal di Jakarta. Sementara, istri dan anaknya menetap di Makassar.

Keluarga juga tidak tahu persis pekerjaannya di Jakarta. Sebab, Akbar sudah tidak menjadi ajudan dari pengusaha Rukman Karumpa. "Kayaknya ada usahanya. Tapi setahu saya sudah tidak jadi ajudannya Puang Bos (Pak Rukman)," ucapnya.

Akbar ditangkap karena kasus dugaan penipuan senilai Rp1,3 miliar. Laporan tersebut bergulir sejak tahun 2022.

 

Selegram dengan Akun 1 Juta

Ajudan Pribadi selama ini dikenal sebagai selebgram yang memiliki akun Instagram @ajudan_pribadi 1 juta followers dan sudah centang biru.

Dia juga dikenal pernah foto bareng dengan politisi hingga artis-artis terkenal, seperti foto bersama Pramono Anung, Al Ghazali, Atta Halilintar, Yuni Shara hingga Olla Ramlan. Selain dengan beberapa Jenderal Polri, diantaranya Kapolda Riau, Irjen M Iqbal, yang pernah jadi Wakapolda Jatim dan Komjen (Purn) Mochammad Iriawan, yang baru saja mengakhiri jabatan sebagai Ketua PSSI.

Pihak kepolisian akan menjelaskan secara rinci dalam waktu dekat.

 

Pernah Maafkan Pencuri

Selain itu, Ajudan Pribadi atau Akbar, juga pernah memaafkan seorang pencuri handphone miliknya. Dua tahun lalu, handphone milik Akbar dicuri di Bandara Soekarno-Hatta. Pencurinya tertangkap. Pencurinya adalah seorang ibu berinisial S.

Alih-alih benci terhadap ibu itu, Akbar justru mengungkap rasa ibanya. Akbar kemudian meminta ibu itu tidak mengulangi perbuatannya.

"Lain kali jangan gitu, Bu," ucap Akbar kepada pelaku S saat jumpa pers di Polres Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, 23 Februari 2021 lalu.

"Untungnya Ibu dapat saya korban. Saya kan manusia yang kemanusiaan," seloroh Ajudan Pribadi.

Setelah itu, Pribadi memberikan sejumlah uang kepada pelaku S. Dia berujar uang tersebut untuk S membeli HP agar tak mengulangi perbuatannya lagi. "Kita kasih buat beli HP, ya," tutur Ajudan Pribadi. n erc/jk/mas/rmc

Berita Terbaru

Demi Kenyamanan Warga, Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Usaha di Permukiman

Demi Kenyamanan Warga, Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Usaha di Permukiman

Selasa, 30 Jun 2026 10:29 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 10:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai salah satu upaya agar tidak mengganggu warga sekitar, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan usaha di…

Pemkot Surabaya Tertibkan Jalan Nias, Wali Kota Eri: Kepentingan Publik Harus Diutamakan

Pemkot Surabaya Tertibkan Jalan Nias, Wali Kota Eri: Kepentingan Publik Harus Diutamakan

Selasa, 30 Jun 2026 10:23 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 10:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali melakukan penertiban sekaligus penataan kawasan Jalan Nias, Kecamatan Gubeng, Senin…

Menjaga Masa Depan Anak Bangsa: Kejati Jatim Serentak Ajukan Perwalian 505 Anak untuk Perkuat Perlindungan Hukum

Menjaga Masa Depan Anak Bangsa: Kejati Jatim Serentak Ajukan Perwalian 505 Anak untuk Perkuat Perlindungan Hukum

Selasa, 30 Jun 2026 10:19 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 10:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Di tengah momentum penerimaan peserta didik baru yang menjadi gerbang masa depan generasi muda, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur m…

Silpa Rp154 Miliar, Pemkot Madiun Diminta Benahi Perencanaan Anggaran

Silpa Rp154 Miliar, Pemkot Madiun Diminta Benahi Perencanaan Anggaran

Selasa, 30 Jun 2026 07:54 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 07:54 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Tahun 2025 yang menembus Rp154 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Besarnya dana Sil…

30 Penyedia Mamin Melakukan Penandatangan Kontrak Payung Harga Konsolidasi

30 Penyedia Mamin Melakukan Penandatangan Kontrak Payung Harga Konsolidasi

Selasa, 30 Jun 2026 06:11 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 06:11 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sebanyak 30 penyedia makan minum melakukan penandatanganan kontrak payung harga konsolidasi bersama Pemerintah Kota …

Prabowo, Terbuka Masukan Lewat TikTok

Prabowo, Terbuka Masukan Lewat TikTok

Senin, 29 Jun 2026 20:38 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden Prabowo Subianto menegaskan terbuka dengan masukan apa pun, termasuk dari anak-anak di desa. Bahkan, yang disampaikan…