Pemkab Trenggalek Soroti Harga Minyak Goreng dan Beras di Pasaran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Operasi pasar beras di Pasar Subuh, Kabupaten Trenggalek, Jatim, Selasa (21/2/2023). Foto: Prokopim Trenggalek.
Operasi pasar beras di Pasar Subuh, Kabupaten Trenggalek, Jatim, Selasa (21/2/2023). Foto: Prokopim Trenggalek.

i

SURABAYAPAGI.COM, Trenggalek – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek tengah fokus untuk menjaga stabilitas harga dan stok beras serta minyak goreng subsidi jenis MinyaKita di pasaran di saat momentum bulan Ramadan 2023,

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Trenggalek Mulya Handaka meyampaikan bahwa dua komoditas ini menjadi perhatian karena stok MinyaKita yang cenderung menipis dan membuat harga naik. Sementara untuk harga beras juga melambung meskipun stok dinilai relatif aman.

Adapun salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Trenggalek untuk menstabilkan dua komoditas tersebut adalah dengan menggelar operasi pasar.

"(Sejak dua bulan terakhir) operasi pasar minyak goreng sudah tiga kali kita laksanakan dengan jumlah masing-masing 600 liter," kata Mulya, Rabu (22/3/2023).

Sementara itu, dengan menggandeng Bulog, operasi beras juga sudah dilakukan sebanyak tiga kali dengan jumlah lebih kurang 5 ton setiap kali operasi.

"Untuk penurunan harga beras sudah mulai terasa, mudah-mudahan dengan panen raya padi yang akan tiba, harga insyaallah bisa turun," ujarnya.

Kendati demikian, Pemkab Trenggalek juga akan menjaga agar menurunnya harga beras di tengah panen raya padi tetap berada di angka yang wajar sehingga tidak akan merugikan para petani.

"Awalnya Rp 11 ribuan, kita sekarang sudah di angka Rp 10 ribu perkilogram," tuturnya.

Selain munyak goreng dan peras, Pemkab Trenggalek juga turut menyoroti komoditas cabai rawit dan ayam potong karena ikut mengalami kenaikan harga.

"Di Trenggalek memang naik tapi belum signifikan, sehingga fokus kita masih di beras dan minyak goreng," ucapnya.

Menurutnya, kenaikan sejumlah komoditas tersebut juga dipengaruhi karena permintaan yang tinggi dengan adanya tradisi megengan jelang bulan Ramadan 2023.

Mulya menilai, harga tersebut bisa bertahan karena selama bulan Ramadan terlebih lagi mendekati Hari Raya Idul Fitri 2023 permintaan bahan pokok juga akan konsisten tinggi.

"Tapi khusus beras, mudah-mudahan saat panen raya padi datang, harganya stabil," pungkasnya. trg

Berita Terbaru

Final Four Proliga 2026 Surabaya, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

Final Four Proliga 2026 Surabaya, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

Selasa, 07 Apr 2026 03:34 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 03:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur memastikan keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan babak final four Proliga Seri Surabaya y…

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sengketa tanah di kawasan Lontar, Surabaya kembali menjadi perhatian nasional setelah dibawa ke forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) K…

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

‎SURABAYAPAGI, Kota Madiun – KPK menyita dua handphone dan dokumen SPPD saat menggeledah rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mad…

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun ditolak warga. Pem…

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang keberangkatan ibadah haji 1447 H tahun 2026, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan, dilaporkan belum…

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nandam 74 warga Desa Bendosari Kec.Sanankulon Kab.Blitar nekat seberangi Rel KA yang tak berpalang pintu, yang berujung tertemper…