Mbak Fika Tolak Keikutsertaan Timnas Israel di Piala Dunia U-20

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suporter Persebaya Siti Rafika Hardhiansari atau akrab disapa Mbak Fika
Suporter Persebaya Siti Rafika Hardhiansari atau akrab disapa Mbak Fika

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Protes keikutsertaan timnas Israel dalam piala Dunia U20 terus bermunculan. Kali ini suporter Persebaya Siti Rafika Hardhiansari atau akrab disapa Mbak Fika juga ikut menolak keras keikutsertaan Tim Kesebelasan Israel. 

Bukan tanpa sebab Rafika menolak Tim Israel datang ke Indonesia, perempuan berhijab ini tidak rela Kota kelahirannya Surabaya kedatangan Tim Sepak Bola Israel. Diketahui Surabaya menjadi satu diantara kota yang bakal menjadi tuan rumah

"Saya menolak keras kehadiran Tim Sepak Bola Israel untuk berlaga di Piala Dunia U20 yang akan berlangsung di indonesia yang rencananya pada  bulan Mei besok,” tegasnya.

“Masih dalam ingatan kita bahwa Israel terus menjajah Palestina hingga saat ini, maka selama itulah kita bangsa Indonesia yang mempunyai hati nurani harus bersikap tegas melawan penjajahan Israel pada Palestina," ujar Siti Rafika Hardhiansari, Kamis (23/3/2023).

Rafika yang juga koordinator Bonita (Bonek Wanita) mengatakan kita harus terus menyuarakan perdamaian dunia yang berlandaskan semangat kemanusiaan dan anti penjajahan sesuai yang tertuang dalam Undang Undang Dasar 1945

"Termasuk momentum Ajang olahraga internasional yang sesuai kesepakatan bersama akan berlangsung di Negara kita Indonesia tercinta, Bukan tanpa sebab kita menolak kedatangan Kesebelasan Israel namun karena Israel terus menyerang Palestina tanpa henti hingga saat ini

Ajang olahraga adalah momentum yang sangat tepat menyuarakan semangat perdamaian dunia ini, politik kemanusiaan yang universal. Karena olahraga dijalankan dengan prinsip jujur sportivitas, prinsip prinsip yang banyak dilupakan oleh Israel ketika dengan bangganya  menduduki tanah Palestina," ujar Rafika, perempuan yang gemar dengan olahraga sepak bola ini

“Nek iso, Ojok sampek Israel teko nang Indonesia opo maneh nang Suroboyo yo rek,”  imbuh Rafika. 

"Saya menolak kedatangan Israel juga merupakan bentuk hormat dan solidaritas kita yang setinggi-tingginya atas perjuangan bangsa Palestina dalam meraih hak kemerdekaannya," tegas Rafika

Rafika mengatakan bahwa Indonesia adalah bangsa yang memulai pembangunannya dengan perjuangan merebut kemerdekaan. Indonesia merasakan pedihnya menjadi bangsa yang sedang terjajah, seperti juga Palestina yang terus dijajah oleh Israel hingga saat ini

"Maka itulah, begitu kita merdeka dan memiliki konstitusi sendiri, Pembukaan UUD 1945 langsung secara tegas menyatakan bahwa Kemerdekaan ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan

Forum-forum dunia seperti Konferensi Asia Afrika dan Gerakan Non Blok juga secara tegas menyatakan dukungan untuk kemerdekaan setiap bangsa, termasuk Kemerdekaan Palestina.

Kemanusiaan harus di atas segalanya termasuk di bidang olahraga.

Apalagi Palestina adalah Negara yang pertama kali mengakui Kemerdekaan Indonesia. (ham/rmc)

Berita Terbaru

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…