Bukan Alat Musik Tradisional Jogja, Angklung Dilarang di Malioboro

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengamen angklung saat oentas di jalanan. SP/ SBY
Pengamen angklung saat oentas di jalanan. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Yogyakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta tengah viral usai mengumumkan larangan tentang pentas angklung yang biasa ditampilkan di Jalan Malioboro, Yogyakarta. Pelarangan ini menjadi tindak lanjut dari penataan kawasan Malioboro.

Hal ini pun dikonfirmasi oleh Penjabat (Pj) Walikota Yogyakarta, Sumadi. Ia mengungkap proses pendaftaran Malioboro sendiri sudah berjalan 8 tahun, di mana sekarang telah masuk verifikasi, sehingga ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.

Penjabat Wali Kota Jogja, Sumadi berharap agar komunitas angklung ini bisa memahami. Ini berkaitan dengan pengajuan Sumbu Filosofi sebagai warisan budaya UNESCO. Diharapkan nantinya para pemain angklung ini bisa tampil di tempat lain.

"Jogjaka sudah mengajukan delapan tahun, ini sudah diverifikasi. Jogja satu-satunya yang mengajukan, artinya pemerintah pusat pun perhatian dari tim UNESCO melakukan verifikasi dan ada catatan-catatan yang harus dipenuhi," ucapnya.

Ia meminta para pemain angklung bersabar dulu, sambil menunggu proses kurasi dari UPT yang juga berkoordinasi dengan Pemda DIY. "Harapannya 2023 ini ada keputusan menjadi warisan budaya tak benda."

Koordinator Grup Angklung Carekhal, Setiadi mengatakan bersama kuasa hukum akan terus berusaha agar bisa segera tampil. Dia menceritakan syarat untuk bisa kembali tampil adalah melalui kurasi. Diharapkan pemerintah segera memberi lampu hijau untuk tampil.

Sementara itu, untuk saat ini poin-poin yang dikurasi seperti dari segi tampilan, pementasan, hingga musik. Karena angklung bukan alat musik tradisional dari Jogjakarta maka ke depan akan dikombinasikan dengan alat musik Jogja atau gamelan, sehingga lebih bernuansa Jogja.

"Kami beri kolaborasi dengan musik ala Jawa. Kadang-kadang kami dibully netizen, bukan Jogja (alat musiknya). Makanya kami akomodasi mungkin diberi bonang, saron apapun yang bernuansa Jogja," ucapnya, dikutip Senin (27/03/2023).

Menurutnya setelah penataan Malioboro, pedagang kaki lima (PKL) tidak lagi diizinkan berjualan di kawasan tersebut. PKL ada bermacam-macam mulai dari penjual makanan, rokok, dan turunan lainnya termasuk angklung. Sehingga sudah tidak diizinkan.

"Angklung sudah kami akomodasi kami kurasi untuk nanti kami tampilkan di dua titik. Di Teras Malioboro 1 dan 2, harus proses kurasi dulu," jelasnya.

Sehingga nantinya angklung akan dikolaborasikan dengan kesenian Jogja dan tampil sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Proses kurasi masih berjalan dan ditargetkan segera bisa tampil, setidaknya saat lebaran. "Masih proses jadi memang belum semua, masih proses kurasi." dsy/sr/jpl

 

 

 

 

 

Berita Terbaru

11.750 Jemaah Indonesia Ikuti Tarwiyah, Senin Sudah Berangkat

11.750 Jemaah Indonesia Ikuti Tarwiyah, Senin Sudah Berangkat

Selasa, 26 Mei 2026 05:00 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 05:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Berdasarkan pantauan tim Media Center Haji pada Senin (25/5/2026) dini hari, sebagian jemaah haji Indonesia mulai bergerak untuk…

Perkuat Ikhtiar Menuju Kota Bebas Banjir, Pemkot Surabaya Bangun Tiga Rumah Pompa Baru

Perkuat Ikhtiar Menuju Kota Bebas Banjir, Pemkot Surabaya Bangun Tiga Rumah Pompa Baru

Selasa, 26 Mei 2026 04:55 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 04:55 WIB

Surabaya Pagi .com- Ikhtiar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menuntaskan persoalan banjir dan genangan di wilayah Surabaya Selatan dan Timur mulai…

Bareskrim Usut Dugaan Sabotase Blackout di Sumatera

Bareskrim Usut Dugaan Sabotase Blackout di Sumatera

Selasa, 26 Mei 2026 04:55 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 04:55 WIB

SURABAYAPAGI .com : Bareskrim Polri mengungkapkan hasil investigasi awal terkait pemadaman listrik total (blackout) yang melanda sebagian besar wilayah…

Senin ini Puncak Haji, Ssuhu di Makkah Capai 47°C

Senin ini Puncak Haji, Ssuhu di Makkah Capai 47°C

Selasa, 26 Mei 2026 04:50 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 04:50 WIB

SURABAYAPAGI.com : Pergerakan besar jemaah haji menuju Makkah mulai meningkat Minggu kemarin (24/5). Ini menjelang dimulainya puncak haji pada 25 Mei…

Wakil Kepala BGN Diterpa OTT, Irjen Sony,Bantah

Wakil Kepala BGN Diterpa OTT, Irjen Sony,Bantah

Selasa, 26 Mei 2026 04:40 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 04:40 WIB

SURABAYAPAGI..COM : Beredar isu Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Irjen (Purn) Sony Sonjaya, terjerat operasi tangkap tangan (OTT) oleh aparat penegak…

600 Prajurit TNI Siap 'Serbu' Pulung Ponorogo Bulan Juli, Pangdam Janji Lahan Tani Warga Aman

600 Prajurit TNI Siap 'Serbu' Pulung Ponorogo Bulan Juli, Pangdam Janji Lahan Tani Warga Aman

Senin, 25 Mei 2026 20:24 WIB

Senin, 25 Mei 2026 20:24 WIB

SURABAYA PAGI,Ponorogo-Pembangunan markas militer baru di tingkat daerah sering kali memicu kekhawatiran warga terkait nasib lahan garapan mereka. Namun,…