SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kasus dugaan korupsi pemotongan tunjangan kinerja aparatur sipil negara di Kementerian ESDM telah masuk tahap penyelidikan oleh KPK. Empat lokasi telah digeledah tim penyidik KPK.
Salah satu lokasi yang digeledah ialah Apartemen Pakubuwono di Menteng, Jakarta Pusat. Penggeledahan dilakukan pada Senin (27/03/2023) sore hingga Selasa (28/03/2023) dini hari.
Apartemen tersebut milik Plh Dirjen Minerba Kementerian ESDM. Penggeledahan ke apartemen Plh Dirjen Minerba dilakukan usai penyidik menggeledah Kantor Kementerian ESDM dan Kantor Ditjen Minerba ESDM.
Di apartemen tersebut, tim penyidik komisi antirasuah menemukan sejumlah uang.
"Kita menemukan, tidak mengamankan. Itu sedang didalami kaitannya dengan perkara ini. Bukan mata uang asing, rupiah," ungkap Asep, dikutip Rabu (29/03/2023).
Asep menyebut jumlah uang masih dalam proses penghitungan. Namun diduga jumlahnya miliaran rupiah. "Belum dihitung sampai saat ini tapi kalau perkiraan sekitar (miliaran) itu," kata dia.
Asep mengatakan sejak Senin (27/03/2023) hingga Selasa (28/03/2023) dini hari setidaknya ada empat lokasi yang digeledah KPK terkait penyidikan kasus korupsi tukin ASN di Kementerian ESDM.
"Penggeledahan terkait dengan perkara di ESDM itu penyidik melakukan penggeledahan di empat tempat ya. Pertama di daerah Tebet (Ditjen Minerba) kemudian kedua di ESDM pusat dan setelah itu setelah sejak sore sudah agak malam itu dilanjutkan ke satu lokasi di Pakubuwono itu sampai menjelang pagi. Kemudian hari ini, Selasa (28/03/2023) di Depok," katanya.
Tim penyidik KPK juga telah melakukan penggeledahan di Kantor Kementerian ESDM dan Kantor Ditjen Minerba. Penggeledahan dilakukan pada Senin (27/03/2023).
Ali mengatakan salah satu bukti yang ditemukan dari dua lokasi tersebut berupa dokumen terkait pencarian fiktif tunjangan kinerja ASN di Kementerian ESDM.
"Di Dua lokasi tersebut ditemukan dan diamankan antara lain berbagai dokumen yang menerangkan adanya dugaan pencairan fiktif tunjangan kinerja ASN di Kementerian ESDM," katanya.
"Analisis dan penyitaan segera dilakukan untuk melengkapi berkas perkara penyidikan perkara dimaksud," tambah Ali. dsy/l6/rm/sw/dc
Editor : Desy Ayu