Telat! Puan Maharani, Baru Omong Piala Dunia U-21 saat Semua Stakeholder Cooling Down

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puan Maharani, Ketua DPP PDIP yang juga Ketua DPR RI di kompleks parlemen Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/4/2023).
Puan Maharani, Ketua DPP PDIP yang juga Ketua DPR RI di kompleks parlemen Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/4/2023).

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDIP Puan Maharani, sepertinya tak ikuti tren gagalnya Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 di Indonesia. PSSI sudah menutup debat kegagalan itu dan pemain timnas U-20 sudah dibubarkan. Presiden Jokowi, telah memberi semangat kepada pengurus PSSI, pelatih dan pemain. Pendeknya hampir semua stakeholder bangsa ini cooling down atau tiarap.

Namun, Selasa (4/4/2023) saat di kompleks parlemen Senayan, Puan masih ungkit Piala Dunia U-20 gagal diselenggarakan di Indonesia.

Puan menilai pembatalan tersebut bukan karena perbedaan pendapat sembari menyinggung aturan di Kemenlu soal Israel.

"Waduh, serem banget, menggagalkan. Kami sedih dan kecewa akhirnya U-20 tidak bisa dilaksanakan di Indonesia, dan hal tersebut tentu saja terjadi bukan karena adanya perbedaan pendapat," kata Puan

 

Batal Bukan Perbedaan

Puan menyebut pembatalan tersebut bukan karena perbedaan, tetapi karena adanya aturan yang mengatur hubungan luar negeri dengan Israel. Karena itu, menurutnya, patut dilihat terlebih dulu penyebab pembatalan tersebut.

"Yang harus dilihat bahwa memang dalam aturan yang ada di dalam Kemenlu, dinyatakan bahwa kita tidak mempunyai hubungan dengan Israel. Jadi itu yang harus dilihat dahulu," ujarnya.

Selain itu, Puan menyayangkan adanya pembatalan Piala Dunia U-20. Dia berharap ke depannya Indonesia dapat menggelar event-event internasional.

"Kami juga menanyakan kepada pemerintah bagaimana dengan sikap pemerintah dengan adanya aturan tersebut, namun kemudian akan dilaksanakan satu event walaupun event itu event olahraga," kata dia.

"Jadi kami kecewa, sedih, dan tentu saja berharap tetap bisa melaksanakan event-event internasional, bukan hanya olahraga, dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia siap menyelenggarakan ajang-ajang internasional seperti itu," sambungnya.

 

Bicara Perbedaan

Puan mengimbau untuk tidak menjadikan perbedaan tersebut sebagai upaya untuk menggagalkan Piala Dunia U-20. Dia berharap pemerintah dapat lebih memperhatikan aturan-aturan yang ada.

"Jadi perbedaan ini jangan kemudian dianggap satu hal ada yang menggagalkan, ada yang berusaha menggagalkan dan lain-lain. Intinya, kami mendukung apa yang akan dilakukan oleh pemerintah untuk menggelar dan menunjukkan bahwa Indonesia siap untuk melaksanakan event-event internasional," kata dia. n erc/jk/rmc

 

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…