Dito Mahendra, Kecoh Bareskrim, KPK dan TNI-AD

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - KPK saat ini tengah memburu Dito Mahendra. Keberadaan Dito dicari KPK lantaran kesaksiannya dibutuhkan dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi.

Pencarian ini dilakukan usai upaya pemanggilan yang dilakukan KPK kepada Dito tidak membuahkan hasil. padahal KPK telah melayangkan tiga kali panggilan terhadap Dito. Namun, saksi kasus TPPU itu belum juga memenuhi panggilan.

Juga Kadispenad Brigjen TNI Hamim Tohari menegaskan mencari Dito, terkait senjata api Dito yang ilegal. Prajurit TNI yang dipimpin seorang Letkol sampai geledah rumah Nindy Ayunda untuk menyelidiki kepemilikan senjata api kekasih Nindy, Dito Mahendra.

Saat penyelidikan, Anggota TNI AD malah menemukan kendaraan yang memiliki pelat dinas Kodam Jaya.

"Saya rasa itu sudah dijelaskan oleh pihak Bareskrim kemarin ke media bahwa senjata-senjata itu ilegal," kata Hamim saat dimintai konfirmasi, Jumat (7/4/2023).

Hamim mengatakan hal tersebut juga sesuai dengan penyelidikan TNI AD soal kepemilikan senjata api tersebut. Hingga kini, tidak ditemukan dokumen kepemilikan senjata api tersebut atas nama TNI AD.

"Sampai saat ini kami juga tidak menemukan dokumen kepemilikan (senjata api) itu di satuan-satuan jajaran TNI AD," ujarnya.

 

Prajurit TNI-AD Datangi Rumah Nindy

TNI AD mendatangi kediaman Nindy Ayunda untuk menyelidiki kepemilikan senjata api kekasih Nindy, Dito Mahendra. Saat penyelidikan, Anggota TNI AD juga menemukan kendaraan yang memiliki pelat dinas Kodam Jaya.

"Saat penyelidikan, ditemukan juga salah satu kendaraan di alamat tersebut menggunakan pelat nomor dinas Kodam Jaya," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Hamim Tohari, Jumat (7/4/2023).

Belum ada informasi apakah kendaraan tersebut benar milik Kodam Jaya atau kendaraan dengan pelat palsu. Hamim menyebut saat ini pihaknya sedang menelusuri temuan tersebut.

"Sehingga diselidiki lebih lanjut. Sedang ditelusuri," ujarnya.

Hamim juga membantah penyataan Nindy Ayunda soal tuduhan anggota TNI melakukan intimidasi saat mendatangi kediamannya. Dia menegaskan kedatangan anggota TNI untuk mengusut kepemilikan senjata api Dito Mahendra yang sebelumnya diklaim milik klub menembak Kodam IV Diponegoro.

"Kedua, tidak ada teror, intimidasi, atau ancaman dari TNI kepada Nindy Ayunda. Jadi keberadaan anggota TNI AD di kediaman Nindy Ayunda adalah bagian dari tugas untuk menyelidiki informasi terkait dugaan kepemilikan senjata api ilegal oleh Dito Mahendra," jelasnya.

Hingga kini, tidak ditemukan dokumen kepemilikan senjata api tersebut atas nama TNI AD.
"Sampai saat ini kami juga tidak menemukan dokumen kepemilikan (senjata api) itu di satuan-satuan jajaran TNI AD," ujarnya.

 

Bareskrim Peringatkan Dito

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro angkat bicara soal informasi dari Dito Mahendra terkait belasan pucuk senpi ilegal milik Kodam IV Diponegoro. Djuhandhani mengatakan hal itu tidak benar.

"Terkait info dari penasihat hukum Dito bahwa senjata tersebut milik Kodam IV Diponegoro, kami sudah konfirmasi bahwa tidak benar," kata Djuhandani kepada wartawan, Kamis (6/4/2023).

Dia mengatakan Bareskrim Polri tidak pernah menerima surat dari Kodam IV Diponegoro tentang senjata tersebut milik Shooting Club Kodam IV Diponegoro. Dia memperingatkan Dito yang kembali mangkir di panggilan kedua Bareskrim terkait senpi ilegal ini.

"Tentu saja kami akan ambil langkah penyidik akan membawa perintah membawa," imbuhnya.

Untuk diketahui, Dito mangkir dalam pemanggilan pertamanya, Senin (3/4) lalu. Dia kembali tak muncul di Bareskrim pada panggilan keduanya yang dijadwalkan Kamis (6/4). Dia cucu Brigjen Sampurno.

 

Kakeknya Kepala Rumah Tangga Presiden

Sampurno, kakek Dito, pernah menjadi Kepala Rumah Tangga Kepresidenan selama 17 tahun hingga 2 Februari 1996. Saat itulah dia dikabarkan merangkap jabatan sebagai General Manager Taman Mini Indonesia Indah (TMII), selama 18 tahun.

Ternyata, Taman Mini sendiri bukanlah milik dari Dito Mahendra ataupun keluarganya. Sebab Taman Mini merupakan aset yang sudah dimiliki negara. disampaikan oleh Direktur Eksekutif TMII, I Gusti Putu Ngurah Sedana.

 

Kebersamaan Nindy dan Dito

Nindy Ayunda pertama kali mengunggah kebersamaannya dengan Dito Mahendra saat dirinya mendapat kejutan ulang tahun. Dito Mahendra selama ini tak pernah muncul.

Bahkan, Nindy Ayunda yang selama ini kerap berbagi kisah tentang kehidupannya mendadak diam. Ditemui beberapa waktu lalu di Pondok Indah Mall 3, sambil tersenyum Nindy Ayunda memilih untuk tak memberikan statement apa pun.

Nindy mengawali debut menyanyinya lewat ajang pencarian bakat Olay Duet with Audy 2006. Saat itu usianya masuk 17 tahun.

Setelah itu, Duet Nindy dan Audy lewat single Untuk Sahabat masuk dalam album Audy 23-03.Selang setahun, Nindy 2 kali masuk dapur rekaman. Ia mengisi original soundtrack film Badai Pasti Berlalu.

Dalam kehidupan pribadinya, Nindy pernah menjalin kisah dengan Qibil "The Changcuters", tapi tak bertahan lama.

Pada 11 November 2011, pada usia muda 22 tahun, Nindy menikah dengan pengusaha Askara Parasady Harsono dengan mas kawin 400 gram logam mulia. Mereka telah dikaruniai dua orang anak bernama Abhirama Danendra Harsono dan Akifa Dhinira Parasady Harsono.

 

Tahun 2021 Menjanda

Tahun 2021, Askara Parasady Harsono, suami Nindy Ayunda, berurusan dengan kasus narkoba. Di tengah masalah itu, Nindy justru menggugat cerai. Penyanyi yang dikenal lewat lagu "Untuk Sahabat" memutuskan untuk mengakhiri pernikahannya dengan pria yang karib disapa Aska. Sejak itu ia menjanda.

Ibu dua anak ini kemudian banjir cibiran warganet karena menggugat cerai Aska di tengah kasus narkoba
Nindy juga membentuk geng perempuan eksklusif mengikuti jejak Nia Ramadhani dengan beranggotakan Ashanty, Ririn Ekawati, Olla Ramlan, dan Ussy Sulistiawaty.

Nindy Ayunda resmi bercerai dengan Askara Parasady Harsono pada 6 Mei 2021 lalu.


Tak Lama Move On

Penyanyi sekaligus aktris tersebut tidak memiliki waktu lama untuk menjalani proses move on, pasalnya dia diketahui telah memiliki seorang kekasih baru.

Sosok laki-laki yang diduga menjadi kekasih Nindy diketahui publik saat dia hadir dalam perayaan ulang tahun. Sempat backstreet, kini identitas kekasih Nindy mulai terungkap dan menjadi perhatian publik.

Melansir dari berbagai sumber, pada Jumat (28/10/2022), pemilik nama lengkap Dito Mahendra Sampurno itu ternyata bukan orang sembarangan. Selain mempunyai hubungan khusus dengan penyanyi Indonesia, Nindy Ayunda, Dito Mahendra merupakan seorang pengusaha yang cukup sukses dan berasal dari keluarga kaya raya.

Dia merupakan seorang pengusaha dan konglomerat yang cukup populer Indonesia. Dalam rekaman suara Nindy Ayunda yang bocor di media sosial, terungkap bahwa kekasihnya ini dari keluarga kaya. Nindy menyebut Dito Mahendra adalah cucu seorang jenderal dan punya beberapa rumah mewah di Kebayoran dan Cilandak. (erc/jk/rmc)

Berita Terbaru

Peringati Bulan Bung Karno, PDIP Surabaya Siapkan Cetak Pemimpin Muda dari Gen Z

Peringati Bulan Bung Karno, PDIP Surabaya Siapkan Cetak Pemimpin Muda dari Gen Z

Sabtu, 13 Jun 2026 16:36 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 16:36 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya - Menghadapi tantangan baru era politik digital menjadi perhatian PDI Perjuangan Kota Surabaya dalam rangkaian Peringatan Bung Karno…

Semarak HUT ke-108 Kota Mojokerto, Warga Prajurit Kulon Gelar Senam Bersama

Semarak HUT ke-108 Kota Mojokerto, Warga Prajurit Kulon Gelar Senam Bersama

Sabtu, 13 Jun 2026 12:36 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 12:36 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Semangat hidup sehat mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-108 Kota Mojokerto melalui kegiatan Senam Bersama yang digelar K…

Pelepasan Murid SMP Negeri 1 Jabon Angkatan ke-41 tahun 2026

Pelepasan Murid SMP Negeri 1 Jabon Angkatan ke-41 tahun 2026

Sabtu, 13 Jun 2026 10:17 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 10:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Acara pelepasan Murid SMP Negeri 1 Jabon Sidoarjo kelas IX angkatan ke-41 tahun 2026 depan halaman sekolah oleh Kepala SMP Negeri 1…

1000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Mbak Vinanda Tekankan Pembentukam Karakter Generasi Muda

1000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Mbak Vinanda Tekankan Pembentukam Karakter Generasi Muda

Jumat, 12 Jun 2026 20:40 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Kediri menggelar kegiatan Seleksi dan Pelantikan Pramuka Garuda tingkat Penggalang, P…

Pertegas Visi Kota Agamis, Ini Langkah Tegas Mbak Wali Berantas Peredaran Miras Ilegal di Kota Kediri

Pertegas Visi Kota Agamis, Ini Langkah Tegas Mbak Wali Berantas Peredaran Miras Ilegal di Kota Kediri

Jumat, 12 Jun 2026 20:09 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Menjelang peringatan 1 Muharram yang lekat dengan momen malam 1 Suro, Pemerintah Kota Kediri mengambil langkah agresif untuk menjaga…

Didorong Permintaan AMDK, Kinerja Emiten Kemasan Plastik Menguat di Awal 2026

Didorong Permintaan AMDK, Kinerja Emiten Kemasan Plastik Menguat di Awal 2026

Jumat, 12 Jun 2026 18:54 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Asia Pramulia Tbk mencatat pertumbuhan kinerja pada awal 2026 di tengah prospek positif industri kemasan plastik nasional yang d…