Wanita Rentan Terkena Maag Akut, Kenali Gejala Munculnya Kanker Pencernaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gejala maag kerap dialami oleh wanita, hati-hati terjadi gejala kanker pencernaan. SP/ SBY
Gejala maag kerap dialami oleh wanita, hati-hati terjadi gejala kanker pencernaan. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Data menyebut bahwa 25 persen populasi bisa mengalami penyakit maag atau masalah pencernaan setiap tahunnya. Namun, wanita disebut-sebut sebagai golongan yang paling rentan kena maag.

Menurut dr. Edwin Danardono, Sp.B-KBD (Dokter Spesialis Bedah Digestif di Adi Husada Cancer Center), wanita lebih rentan terkena stres daripada pria. Akibatnya, wanita juga lebih mungkin untuk mengalami gangguan makan yang berakibat pada terjadinya penyakit maag dan gangguan pencernaan lainnya, Selasa (11/04/2023).

Sayangnya banyak di antara wanita menganggap sepele maag atau masalah pencernaan ini. Banyak beranggapan bahwa hanya sakit perut biasa. 

Namun hal tersebut jika terjadi berulang bisa menjadi tanda atau gejala munculnya kanker pada sistem pencernaan.

Pada wanita, itu lebih tinggi terjadinya batu kantung empedu daripada laki-laki. Dimana batu kantung empedu yang sudah lama kronis, jika tidak dioperasi atau ditangani bisa meningkatkan angka kejadian kanker saluran empedu. Artinya kalau ada penyakit di tubuh harus segera mungkin dideteksi dan segera ditangani.

Untuk mengenali sakit perut apakah itu kanker atau tidak juga perlu diperhatikan. Apalagi pada perempuan juga ada tambahan sistem kewanitaannya, seperti rahim dan indung telur yang bisa saja menimbulkan nyeri. 

Nyeri pada wanita sendiri ini tidak hanya masalah pencernaan, tapi juga bisa karena organ kewanitaannya.

Terkait kanker sendiri, kebanyakan malah tidak nyeri, dan gejalanya itu macam-macam. Biasanya kalau organ pencernaan, gejala utamanya yaitu gangguan pencernaan. 

Gangguan ini mulai dari pencernaan atas sampai bawah, terutama gangguan pencernaan yang dianggap sakit maag. 

Mag sendiri diterjemahkan orang awam itu sakit perut atau nyeri. Padahal gejala maag sendiri bisa ada rasa terbakar di dada, rasa kembung, rasa sebah, hingga nyeri ulu hati.

Gejala lainnya yaitu, adanya gangguan buang air besar (BAB). Misalnya saja dari frekuensinya, sehari bisa BAB 5-6 kali tanpa nyeri, atau BAB-nya 5-6 hari baru bisa keluar. 

Selain itu, cermati juga bentuk dan konsistensinya Kalau bentuknya normal, itu baik. Kalau bentuknya kecil-kecil itu harus hati-hati.

Lalu, saat BAB perhatikan juga apakah ada sesuatu lain yang ikut di kotorannya. Biasanya yang sering muncul adalah darah dan lendir. Kalau ada tanda-tanda seperti itu bisa jadi ada problem di usus besarnya.

Untuk vaksinasi terkait kanker pencernaan, sejauh ini hanya ada vaksin untuk virus hepatitis supaya liver ini aman dari virus hepatitis dan tidak menjadi penyakit yang lebih parah di kemudian hari. 

Untuk vaksin lain misalnya untuk kanker lambung dan usus besar sampai saat ini di seluruh dunia belum ada.

Apabila ada riwayat dari keluarga yang mengalami kanker pankreas atau kanker usus besar, kita sebagai anak atau keturunan pasti membawa gen sebesar 20 persen. Jadi lebih baik dilakukan skrining.

Namun, jika sudah terdiagnosa kanker pada sistem pencernaan, tidak perlu takut untuk dilakukan pembedahan karena di AHCC bisa dilakukan pembedahan dengan teknik laparoskopi, teknologi Bedah Digestif tanpa membuka dinding perut dan proses penyembuhannya lebih cepat. dsy/kmp

Berita Terbaru

Kasus Tambang Ilegal Desa Jenangan, Kejari Ponorogo Konfrontir Kades Aktif dan Mantan Kades Kemiri

Kasus Tambang Ilegal Desa Jenangan, Kejari Ponorogo Konfrontir Kades Aktif dan Mantan Kades Kemiri

Selasa, 12 Mei 2026 20:39 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 20:39 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo melakukan pemeriksaan konfrontir kasus tambang ilegal di lahan …

Pengadilan Negeri Kota Madiun Lakukan Eksekusi TK Masyithoh

Pengadilan Negeri Kota Madiun Lakukan Eksekusi TK Masyithoh

Selasa, 12 Mei 2026 18:26 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 18:26 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Pengadilan Negeri Kota Madiun melaksanakan eksekusi lahan dan bangunan TK Masyithoh yang berada di Kota Madiun, Selasa (12…

Program TJSL PLN UIT JBM Tumbuhkan Harapan Masyarakat Desa Akan Akses Air Bersih

Program TJSL PLN UIT JBM Tumbuhkan Harapan Masyarakat Desa Akan Akses Air Bersih

Selasa, 12 Mei 2026 17:49 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 17:49 WIB

SurabayaPagi, Bali - Adanya fasilitas air bersih yang layak dan memiliki akses mudah di suatu daerah, menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi demi…

Narkotika Masih Mendominasi, Kejari Gresik Musnahkan Barang Bukti 231 Perkara

Narkotika Masih Mendominasi, Kejari Gresik Musnahkan Barang Bukti 231 Perkara

Selasa, 12 Mei 2026 16:55 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kejaksaan Negeri Gresik memusnahkan barang bukti dari 231 perkara yang telah inkrah atau berkekuatan hukum tetap pada Selasa (…

Legalitas UMKM Kian Dipermudah, Pemkot Mojokerto Siapkan Pendampingan Gratis

Legalitas UMKM Kian Dipermudah, Pemkot Mojokerto Siapkan Pendampingan Gratis

Selasa, 12 Mei 2026 16:51 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 16:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto terus berupaya membantu pelaku UMKM agar lebih mudah mengurus legalitas usaha. Mulai dari izin usaha,…

Sosialisasi B2SA Digelar Sekolah, Wali Kota Ajak Pelajar Kota Mojokerto Pilih Jajanan Sehat

Sosialisasi B2SA Digelar Sekolah, Wali Kota Ajak Pelajar Kota Mojokerto Pilih Jajanan Sehat

Selasa, 12 Mei 2026 16:49 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 16:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto— Edukasi pola konsumsi sehat sejak usia sekolah terus diperkuat Pemerintah Kota Mojokerto melalui sosialisasi B2SA (Beragam, B…