Dinkes Kabupaten Pasuruan Mark Up Biaya Tes Kesehatan CJH

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kantor dinas kesehatan kabupaten Pasuruan
Kantor dinas kesehatan kabupaten Pasuruan

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Calon Jamaah Haji (CJH) 2023  Asal Kabupaten Pasuruan harus merogoh kantong lebih dalam lagi. Pasalnya dalam cek up medical tiap jamaah dikenakan biaya sebesar Rp 800.000

Fakta itu diperoleh dari penelusuran wartawan di beberapa kawasan di Kabupaten Pasuruan. Seperti di Kecamatan Kraton, seorang warga yang tidak mau disebut namanya atau sebut saja (Mm) mengatakan  bahwa dirinya bersama CJH lainnya asal Kraton  mengikuti general cek medical di Puskesmas Kraton pada pertengahan bulan Maret 2023 lalu. Dan dikenakan biaya setiap CJH sebesar Rp 800.000.

"Saya dan calon jemaah haji lainnya harus bayar Rp 800.000,  untuk general cek up di Puskesmas Kraton, seminggu yang lalu. Ini kwitansi pembayarannya,"ujar (Mm) sambil menunjukan selembar kwitansi dan selembar kertas  hasil general check upnya, di rumahnya, Senin (10/04).

Dia menambahkan, untuk urusan ibadah haji semua harus atas dasar ikhlas. Namun, ketika ongkos haji naik menjadi Rp 86.000.000, kenapa biaya cek kesehatan harus dibebankan juga pada CJH. "Saya pernah dengar bahwa biaya cek kesehatan sudah menjadi satu di ongkos haji (include) sebesar Rp 86.000.000, itu," ucapnya. 

Menariknya, di dalam lembar hasil cek kesehatan tercantum jasa foto rontgen. Padahal di Puskesmas tidak memiliki perangkat rontgen. 

Diketahui, jumlah CJH tahun 2023 asal Kabupaten Pasuruan sebanyak 1.200 CJH. Jika dikali biaya kesehatan sebesar Rp 800.000, sudah terkumpul uang sebesar Rp 960.000.000.

Untuk masalah tes kesehatan ada aturan yang membolehkan penyelenggara haji memungut biaya tes kesehatan, yakni dalam UU No. 8 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Haji. Namun dibatasi boleh memungut maksimal sebesar Rp 380.000, setiap CJH, dan di lakukan di rumah sakit, bukan puskesmas.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan hingga saat ini masih belum bisa ditemui untuk konfirmasi masalah tersebut. ris

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…