Kuota CJH Ponorogo 2026 Bertambah, Kemenag: Lebih dari 1 Kloter

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Ponorogo, Marjuni. SP/ PNG
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Ponorogo, Marjuni. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur memastikan kuota Calon Jamaah Haji (CJH) saat  musim haji 2026 bertambah di wilayahnya, setelah pemerintah menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 34/2025 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji.

"Penambahan kuota ini membuat Ponorogo hampir pasti memberangkatkan jamaah lebih dari satu kloter melalui embarkasi Surabaya," kata Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Ponorogo, Marjuni, Kamis (04/12/2025).

Keppres tersebut mengatur besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) untuk tiap embarkasi, sekaligus menjadi dasar pelunasan tahap pertama bagi jemaah reguler.

Bahkan, jumlah jamaah yang berhak melunasi biaya haji pada tahap pertama meningkat dari proyeksi awal 479 orang menjadi 547 orang. "Pelunasan tahap satu berlangsung 24 November sampai 23 Desember. Berdasarkan data dari Kanwil Kemenag Jawa Timur dan Ditjen PHU, total jamaah Ponorogo yang masuk pelunasan tahun ini sebanyak 547 orang," katanya.

Sebelumnya, perhitungan kuota hanya mengacu pada urutan pendaftaran terakhir per 6 November 2012. Namun, sekarang penambahan kuota tersebut berasal dari kebijakan pemerintah yang memasukkan tambahan 39 jamaah lansia, yakni pendaftar sampai 13 November 2012. 

"Besok kami lakukan verifikasi lagi. Dengan tambahan ini, Ponorogo hampir pasti mengisi lebih dari satu kloter untuk Embarkasi Surabaya," ujarnya.

Lebih lanjut, Marjuni menambahkan Keppres 34/2025 juga menetapkan besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) 2026. Untuk Embarkasi Surabaya, BPIH ditetapkan Rp93,8 juta dan BIPIH Rp60,6 juta. 

Dan setelah dihitung dengan setoran awal Rp25 juta dan nilai manfaat Rp2 juta, jamaah cukup melunasi Rp32,9 juta. "Jika dibandingkan tahun lalu, biaya pelunasan turun sekitar Rp400 ribu," pungkasnya. pn-01/dsy

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…