Tips Memilih dan Menyimpan Bahan Makan Sebelum Mudik Lebaran, Yuk Simak...

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tips menyimpan bahan makanan agar awet saat ditinggal mudik. SP/ SBY
Tips menyimpan bahan makanan agar awet saat ditinggal mudik. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Lebaran sebentar lagi, tinggal menunggu hari. Banyak orang sudah mulai mempersiapkan mudik hingga membeli baju baru. Namun perlu di ketahui, saat mudik, setidaknya harus memastikan keamanan rumah, termasuk bahan-bahan makanan dengan baik agar ketika sampai di rumah bahan tersebut tidak mudah basi dan bisa gunakan, Kamis (13/04/2023).

Oleh karena itu mulai dari jenis bahan hingga wadah perlu menjadi pertimbangan. Berikut lima tips menyimpan bahan makanan agar awet saat ditinggal mudik.

Buat Persediaan Stok Bahan yang Cukup

Sebelum mudik, pastikan persediaan makanan yang cukup untuk beberapa hari pertama setelah kembali dari kampung halaman. Hal ini perlu jadi pertimbangan karena biasanya pasar akan tutup saat dan setelah Idul Fitri.

Simpan bahan makanan secukupnya saja, yakni untuk sehari hingga dua hari agar makanan yang kamu simpan tidak berlebihan dan mubazir. 

Gunakan Wadah yang Kedap Udara

Pastikan menggunakan wadah yang kedap udara untuk menjaga agar makanan tetap segar lebih lama. Kamu bisa menggunakan kantong plastik yang dapat diikat erat atau kotak penyimpanan dengan tutup yang kedap udara.

Menutup wadah rapat-rapat tidak hanya bisa menjaga makanan lebih awet, tetapi juga menghindarkan bahan makanan dihinggapi lalat atau kutu.

Simpan Ditempat yang Sejuk dan Kering, Hindari Tempat Lembab

Simpanlah bahan makanan di tempat yang sejuk dan kering seperti kulkas atau lemari es. Pastikan suhu dalam kulkas diatur pada suhu yang tepat dan cukup dingin.

Untuk bahan makanan yang tidak perlu disimpan di dalam kulkas, pastikan tersimpan di tempat yang teduh dan jauh dari sinar matahari langsung.

Pisahkan Bahan Makanan yang Mudah Rusak dan Basi

Agar bahan makananmu awet saat ditinggal mudik, kamu harus memilah-milah bahan makanan yang mudah basi dan rusak.

Bahan makanan seperti sayuran dan buah-buahan cenderung cepat rusak saat disimpan bersama dengan bahan makanan lain. Pastikan untuk menyimpan bahan makanan yang mudah rusak seperti itu secara terpisah dalam wadah yang kedap udara juga.

Lebih Baik Membeli Makanan Beku atau Makanan Kaleng

Sebelum berangkat, cobalah untuk mengonsumsi atau memasak bahan makanan segar yang sudah dibeli agar tidak terbuang sia-sia. Bahan makanan segar lebih cepat busuk daripada bahan makanan beku atau makanan kaleng.

Sementara itu, bahan makanan yang telah dimasak seperti makanan kaleng atau makanan beku dapat lebih tahan lama dan lebih mudah disimpan.

Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk pemudik membeli makanan beku atau makanan kaleng sebelum berangkat mudik untuk persiapan bahan makanan usai mudik. dsy/dc

Berita Terbaru

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Lem Rajawali, brand milik Mikatasa Group, resmi melakukan transformasi brand secara menyeluruh pada 2026 sebagai upaya memperkuat p…