Tips Aman Mudik Lebaran Bagi Pengemudi Mobil Manual

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Illustrasi pengemudi mobil manual saat mudik. SP/SBY
Illustrasi pengemudi mobil manual saat mudik. SP/SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Puasa bulan Ramadhan sebentar lagi akan selesai dan tinggal menghitung hari saja menuju lebaran. Musim mudik pun pasti tidak akan lepas dengan kondisi macet.

Banyak orang yang menyepelekan persiapan menjelang mudik dan kondisi prima (sehat) sebelum mudik hingga hal-hal apa saja yang sebaiknya dilakukan saat mengemudikan kendaraan.

Salah satunya, ada kebiasaan pengemudi mobil manual yang harus dihilangkan. Begini penjelasannya:

Jangan Menggantung Kaki di Pedal Kopling

Menurut instruktur dan pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, menggantung kaki di pedal kopling justru membuat umur kopling jadi lebih cepat aus.

"Pada saat kondisi gigi masuk, kopling kita injak tanpa sengaja karena kebiasaan menggantung kaki kiri di atas kopling saja akan membuat kopling itu tidak maksimal. Akhirnya yang terjadi sama aja kayak diparut, habis itu (kampas kopling)," kata Jusri, dikutip Jumat (14/04/2023).

Tak cuma masalah ekonomis bahwa kampas kopling cepat aus, kebiasaan menggantungkan kaki kiri di pedal kopling juga berbahaya dari segi keselamatan berkendara. Sebab, pengendara pasti akan refleks menginjak pedal kopling dulu ketika mengerem.

"Bahayanya adalah, karena kaki kiri sudah di kopling, pada saat dia melakukan perlambatan, ngerem darurat, harusnya dia lepas gas langsung injak rem terlebih dahulu, Karena kaki kiri menempel di pedal kopling artinya sudah ready di kopling, pada saat perlambatan darurat, kaki kiri yang sudah steady di kopling dia injak kopling. Yang terjadi adalah bukan perlambatan, malah meluncur kayak anak panah lepas dari busurnya, sehingga dia lebih cepat mendekat ke objek di depannya," jelas Jusri.

Padahal, sebaiknya pada saat pengereman tekniknya adalah lepas kaki kanan dari pedal gas, kemudian pindah ke pedal rem, jika diperlukan lakukan engine brake dengan menurunkan gigi. Pada saat menurunkan gigi itulah kaki kiri baru bekerja menginjak pedal kopling.

Posisi yang Benar, Letakkan Kaki Kiri di Footres yang Sudah Tersedia di Mobil

Adapun posisi kaki kiri yang benar, menurut instruktur dan pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, adalah diletakkan di lantai mobil pada saat tidak bekerja menginjak kopling. Atau, letakkan kaki kiri di footres yang sudah tersedia di mobil.

"Di mobil-mobil manual itu kebanyakan ada tambahan footrest. Itu tujuannya untuk menyandarkan kaki kiri kita pada footrest tadi. Sehingga kita lebih seimbang. Bayangkan kaki kiri kita menggantung di pedal kopling, mobil bergoyang saja dia akan tekan kopling," ujarnya.

Sementara itu, posisi kaki kanan adalah tumit bertumpu di lantai mobil. Untuk berpindah dari pedal gas ke pedal rem, cukup menggeser ujung kaki ke pedal rem sementara tumit tetap di lantai.

"Kaki kanan itu bertumpu pada tumit, waktu kita mau injak pedal rem, tinggal diubah saja kemiringannya sehingga tumit kita tetap bertumpu di floor. Karena kalau kaki kanan kita angkat full untuk menginjak rem, nanti akan over pressure bahkan roda depan akan mengunci (karena tekanan berlebih pada pedal rem)," kata Jusri. dsy/dcoto

Berita Terbaru

Tren Padel Banyak Digandrungi Gen Z, Graha Tirta Gelar ‘GTP TOURNEY’ Berhadiah Jutaan

Tren Padel Banyak Digandrungi Gen Z, Graha Tirta Gelar ‘GTP TOURNEY’ Berhadiah Jutaan

Minggu, 12 Apr 2026 13:05 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 13:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Baru-baru ini, pasca maraknya olahraga bulu tangkis hingga tenis. Kini, padel sedang jadi tren di berbagai kota besar di Indonesia…

Upayakan Pemulihan Jembatan Junjung, Pemkab Tulungagung Anggarkan Rp7,2 Miliar

Upayakan Pemulihan Jembatan Junjung, Pemkab Tulungagung Anggarkan Rp7,2 Miliar

Minggu, 12 Apr 2026 12:39 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 12:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti kondisi Jembatan Junjung yang patah sejak Desember 2024, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, telah…

Ada Anggota Keluarga Pakai Narkoba? Bantuan dari Pemkot Mojokerto Bisa Dicabut

Ada Anggota Keluarga Pakai Narkoba? Bantuan dari Pemkot Mojokerto Bisa Dicabut

Minggu, 12 Apr 2026 12:35 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 12:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menunjukkan sikap tegas dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari,…

Jelang Mojotirto 2026, Ning Ita Pimpin Korve di Taman Bahari Majapahit

Jelang Mojotirto 2026, Ning Ita Pimpin Korve di Taman Bahari Majapahit

Minggu, 12 Apr 2026 12:32 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 12:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menjelang perhelatan Mojotirto 2026, Taman Bahari Majapahit (TBM) menjadi lokasi kerja bakti (korve) yang dipimpin langsung Wali…

Pastikan Transaksi Aman dan Sesuai, Disdag Kota Madiun Tera Ulang Timbangan Pedagang di Pasar Sleko

Pastikan Transaksi Aman dan Sesuai, Disdag Kota Madiun Tera Ulang Timbangan Pedagang di Pasar Sleko

Minggu, 12 Apr 2026 12:25 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 12:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai salah satu upaya memastikan transaksi jual beli berlangsung aman sesuai satuan baku, Petugas Dinas Perdagangan (Disdag) Kota…

Tekan Siswa SD-SMP Rentan Putus Sekolah, Disdikbud Situbondo Lakukan Pendataan Ulang hingga Siapkan Beasiswa Tunai

Tekan Siswa SD-SMP Rentan Putus Sekolah, Disdikbud Situbondo Lakukan Pendataan Ulang hingga Siapkan Beasiswa Tunai

Minggu, 12 Apr 2026 11:46 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Dalam rangka menekan angka siswa SD dan SMP siswa yang rentan putus sekolah, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo melalui…