Tradisi Malam Selawe Tingkatkan Perekonomian Pelaku UMKM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ribuan warga memadati jalanan kompleks makam Sunan Giri, Kabupaten Gresik, Sabtu (15/4/2023) malam. Foto: Antara.
Ribuan warga memadati jalanan kompleks makam Sunan Giri, Kabupaten Gresik, Sabtu (15/4/2023) malam. Foto: Antara.

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Puluhan ribu masyarakat Gresik hingga luar Gresik meramaikan tradisi Malam Selawe yang digelar di komplek Makam Sunan Giri, Kabupaten Gresik, Sabtu (15/4/2023) malam. Tradisi Malem Selawe merupakan agenda rutin di malam ke 25 bulan Ramadhan.

Agenda turun temurun tersebut terlihat dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama jajaran Forkopimda dan OPD Gresik.

"Malam selawe adalah salah satu dari malam ganjil yang istimewa di 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Karena di malam ganjil ini, diindikasikan turunnya malam Lailatul Qadar," kata Aminatun.

Wakil Bupati yang akrab disapa Bu Min mengatakan bahwa tradisi Malam Selawe berdampak positif pada ratusan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berjualan di sepanjang tepi jalan.

Sepanjang Jalan Sunan Giri berjajar ribuan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di sisi kiri dan kanan. Mereka mengais rezeki dari puluhan ribu jemaah yang datang untuk meraup cuan.

“Alhamdulillah ini tahun kedua kita bisa melaksanakan Malam Selawe, selain mengambil nilai religius juga melihat potensi ekonomi melalui UMKM di. Kita bisa melihat banyaknya pengunjung di Masjid Giri maka hal ini bagus untuk UMKM sekitar,” ujarnya.

“Mudah-mudahan semakin lancar usahanya, dan ekonomi dapat semakin bertumbuh,” imbuhnya.

Menurutnya, keterlibatan UMKM yang berada di area Makam Sunan Giri tak lepas dari banyaknya pengunjung yang datang. Tentu saja hal ini bisa meningkatkan perekonomian UMKM warga sekitar.

"Banyak UMKM itu karena banyak pengunjung di makam Sunan Giri. karena sejak dulu banyak peziarah yang datang ke makam. Makanya mereka juga ingin mengais rezeki dari situ," ucapnya.

Lebih lanjut, ia menabahkan, keberadaan UMKM di sepanjang Jalan Sunan Giri tersebut juga bisa menjadi opsi para pengunjung menjelang lebaran.

"Malam selawe ini kan berdekatan dengan hari Lebaran Idul Fitri. Jadi para pengunjung juga bisa membeli kebutuhan lebaran seperti baju, sandal atau makanan untuk dibawa pulang," tuturnya.

Atas dasar perekonomian tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik berencana untuk menjadikan sebagai agenda rutin tahunan di mana pemerintah akan menjadi panitianya.

"Ada usulan bahwa peringatan Malam Selawe tahun depan akan menjadi salah satu agenda acara pemkab Gresik, dikelola dan diurus oleh Pemkab Gresik sendiri. Tidak hanya di Desa Giri saja, tetapi meluas ke desa-desa yang lain. Termasuk Desa Klangonan, supaya ini menjadi satu kesatuan," terangnya.

Selain itu, Bu Min juga mengapresiasi Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) dan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik yang sudah melancarkan usaha dari para pelaku UMKM.

"Kenapa ada UMKM? Karena banyak masyarakat menjelang Hari Raya membutuhkan jajanan, sepatu, dan sebagainya. Mudah-mudahan ini menjadi amal ibadah kita untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Gresik," pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Kebomas Gresik Yusuf Anshori menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peziarah yang dating ke Makam Sunan Giri Gresik.

“Tidak hanya berziarah, namun juga bisa meningkatkan perekonomian di sekitar Kecamatan Kebomas, adanya UMKM yang semakin banyak,” ujar Yusuf Anshori.

Lebih lanjut, ia mengatakan, saat ini Kecamatan Kebomas telah membuka pelayanan terkait legalitas usaha. Pelayanan tersebut mulai berjalan sejak awal Ramadhan tahun ini.

“Di samping kita melaksanakan malam selawe, kita juga melaksanakan pelayanan gratis pemberian Nomer Induk Berusaha (NIB) kepada 3 UMKM dan sertifikat halal untuk 4 UMKM di Kecamatan Kebomas.

Camat Anshori juga mengungkapkan, saat ini UMKM di Kebomas yang telah mendaftar NIB sebanyak 565 UMKM. Sementara untuk sertifikasi halal sebanyak 520 UMKM. Meski baru 205 yang baru keluar izin halal dan lainnya sedang menunggu proses sertifikasi.

“Semoga ini dapat menjadi kegiatan skala nasional,” harapnya. grk

Berita Terbaru

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…

Warga Kota Mojokerto Bisa Akses Informasi Lebih Mudah, Lewat PPID

Warga Kota Mojokerto Bisa Akses Informasi Lebih Mudah, Lewat PPID

Selasa, 07 Apr 2026 17:15 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Warga Kota Mojokerto kini semakin mudah mengakses informasi publik. Pemerintah Kota Mojokerto memastikan berbagai informasi resmi…