Bahaya Konsumsi Botol Minum Tembaga Dalam Jangka Panjang, Berikut Alasannya...

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Botol minum berbahan tembaga. SP/ SBY
Botol minum berbahan tembaga. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Botol minum berbahan dasar tembaga kian populer selama beberapa tahun terakhir karena dapat menjaga suhu minuman. Tembaga sendiri merupakan mineral esensial yang dapat membantu produksi sel darah merah, memelihara kesehatan tulang, hingga membantu pembentukan jaringan ikat, Kamis (27/04/2023).

Namun kekhawatiran muncul karena efek minum air dari botol tembaga yang berpotensi merusak kesehatan hati dan ginjal. Minum air dari botol tembaga secara berlebihan bisa menjadi racun dan menyebabkan kerusakan pada hati dan ginjal.

Selain botol minum berbahan dasar stainless steel, beberapa merek pun mengeluarkan botol minum berbahan dasar tembaga atau copper. Bahan botol ini pun cukup digemari karena fungsinya yang bisa menjaga minuman tetap dingin maupun panas dalam waktu lama.

Disisi lain, minum air dari botol minum tembaga bisa berbahaya jika konsumsinya berlebihan. Seseorang dapat mengalami gejala seperti mual, muntah, dan diare jika terlalu sering minum air dari botol tembaga.

Gejala-gejala ini dapat dikaitkan dengan toksisitas tembaga. Meskipun paparan tembaga tidak menyebabkan keracunan secara langsung, namun terpapar untuk waktu lama dapat memicu keracunan. Dalam jangka panjang, keracunan parah akibat paparan tembaga dapat menyebabkan kerusakan pada hati dan ginjal.

Menurut laporan dari Times Of India, para ahli mengungkap jika paparan tembaga yang aman dikonsumsi melalui air minum sekitar 1,3 milligram per hari. Namun banyak botol air tembaga di pasaran saat ini yang melepaskan lebih banyak daripada jumlah ini. Terlebih jika botol tembaga itu tidak dibersihkan dengan benar.

WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia telah menetapkan konsentrasi tembaga maksimum yang dapat diterima dalam air minum sebesar 2 miligram per liter. Namun beberapa penelitian menunjukkan bahwa kadar tembaga dalam air dari botol tembaga dapat melebihi batas ini. Terutama jika dibiarkan dalam botol dalam waktu lama.

Untuk mencegah potensi bahaya yang timbul karena botol tembaga, para ahli merekomendasikan agar setiap individu membatasi minum air dari botol berbahan ini. Malah lebih baik untuk menghindari penggunaannya.

Disarankan juga untuk membersihkan botol tembaga secara teratur untuk mencegah akumulasi oksida tembaga yang dapat meningkatkan kadar paparan tembaga di dalam air. Sama seperti besi, tembaga juga secara alami dapat rusak karena terpapar berbagai unsur seperti kelembaban.

Untuk alternatif lain yaitu dengan mencari botol minum tembaga yang sudah dilapisi dengan logam seperti nikel atau stainless steel. Mengutip klikdokter.com, botol minum tembaga dengan lapisan logam dikenal aman untuk digunakan. dsy/fd

Berita Terbaru

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil menjaga kinerja keuangan tetap positif sepanjang tahun 2025 di tengah tekanan i…

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah antisipatif menyusul kebijakan Work From Home (WFH) setiap Jumat bagi…

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dampak konflik global mulai dirasakan hingga ke sektor pertanian di daerah. Ketidakpastian pasokan energi, khususnya bahan bakar m…

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Petugas dari Satpolairud Polres Gresik mengevakuasi sesosok jasad pria lanjut usia yang ditemukan mengapung di area bawah dermaga P…

Dinilai Tak Sinkron dengan Pusat, Saifudin Zuhri Desak Khofifah Cabut SE WFH ASN Hari Rabu

Dinilai Tak Sinkron dengan Pusat, Saifudin Zuhri Desak Khofifah Cabut SE WFH ASN Hari Rabu

Rabu, 01 Apr 2026 18:22 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Anggota DPRD Jawa Timur Komisi A sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Saifudin Zuhri yang akrab disapa Fudin, melontarkan …

Diduga Sengaja Temperkan Diri KA di Pintasan KM 102 +00 Pria Bujanga Tewas di TKP

Diduga Sengaja Temperkan Diri KA di Pintasan KM 102 +00 Pria Bujanga Tewas di TKP

Rabu, 01 Apr 2026 17:49 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 17:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Semalam Selasa (32 Maret 2026) sekitar pukul 19.45 warga di sekitaran Kelurahan/Kec.Wlingi Kab.Blitar di kejutkan suara klakson…