Bacok Penghuni, Pengurus Panti Dibui

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Personel Unit Reskrim Polsek Ngunut menangkap NT (36), seorang pengurus sebuah panti asuhan yang ada di Desa Gilang, Kecamatan Ngunut.

NT ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menganiaya TR (20), salah satu anak asuh panti ini menggunakan sebilah pisau.

Penganiayaan terjadi di area panti asuhan pada Rabu (26/4/2023) pagi.

“Korban mengalami sejumlah luka sayat karena sabetan pisau dapur yang dipegang tersangka,” ungkap Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu M Anshori.

Keributan bermula saat NT menegur TR dengan alasan sering melanggar aturan panti asuhan.

Teguran ini bukan yang pertama, dan seperti biasa setiap ditegur TR selalu menyanggah.

Namun kali ini jawaban TR membuat NT marah dan melakukan tindakan kekerasan.

“Saat itu tersangka mengambil sebilah pisau dapur untuk menyerang korban. Pisau itu cukup tajam untuk melukai korban,” sambung Anshori.

Beberapa kali NT menyabetkan pisau di tangannya ke arah TR.

Alat pemotong itu melukai bagian leher sebelah kanan, tangan serta lengan kiri korban.

Keributan ini dapat dihentikan oleh para pengurus panti asuhan yang lain.

“Kejadian ini lalu dilaporkan ke Polsek Ngunut. Personel Polsek Ngunut lalu mendatangi lokasi,” terang Anshori.

Polisi menyita pisau dapur yang dipakai NT untuk melukai TR.

Polisi juga mengamankan NT untuk dimintai keterangan di Mapolsek Ngunut.

Dari proses penyidikan ini, polisi menaikkan statusnya menjadi tersangka.

“Dari alat bukti yang didapat, NT kami tetapkan sebagai tersangka dan kami lakukan penahanan di rumah tahanan Polsek Ngunut,” tutur Anshori.

Penyidik Unit  Reskrim Polsek Ngunut menjerat NT dengan pasal 351 ayat 2 KUHPidana tentang penganiayaan berat.

NT terancam hukuman penjara paling lama 5 tahun.

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…