Di Kab. Sumenep, Tradisi Lebaran Ketupat, Ziarahi Makam para Raja dan Wali

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Keluarga Moh. Raji, dari kiri Ana Fitriyana, M.Pd, Ibu Ainiyah, Ahmad Azizi, Edy Zubaidi, M.Pd dan Alan Sahlan di Areal pemakaman Asta Tinggi Sumenep, SP/ Ainur Rahman
Keluarga Moh. Raji, dari kiri Ana Fitriyana, M.Pd, Ibu Ainiyah, Ahmad Azizi, Edy Zubaidi, M.Pd dan Alan Sahlan di Areal pemakaman Asta Tinggi Sumenep, SP/ Ainur Rahman

i

SURABAYA PAGI Sumenep -  Di Kab. Sumenep, tradisi Lebaran Ketupat 1444 Hijriyah, masyarakat di Kab. Sumenep, mengunjungi makam para Raja dan Wali seperti di Asta Syekh Yusuf Talango dan Asta Tinggi Sumenep.

Banyaknya para peziarah yang mendatangi tempat-tempat kramat dan sakral itu tidak hanya dari madura melainkan dari luar pulau Madura.

Wisata religi itu dijadikan sebagai tempat untuk saling mengingatkan akan pentingnya nilai kebersamaan dan meningkatkan kwalitas keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Pristiwa sakral itu biasa dilakukan oleh masyarakat Sumenep sebagai tradisi dan budaya ketupat yang dilestarikan dalam setiap tahunnya.

Saat reporter Surabaya pagi mengunjungi lokasi pemakaman Syekh Yusuf di pulau Talango, dan menjumpai berbagai banyak pengunjung dan peziarah dari luar pulau garam Madura.

Keluarga besar Moh. Raji dan Ibu Ainiyah salah satu pengunjung dari Desa Rombiya Barat Kec. Ganding Sumenep mendatangi magbaroh Syekh Asta Yusuf di Desa Talango, Kecamatan Talango Sumenep.

Moh. Raji, kepada Surabaya Pagi, mengatakan jika kedatangannya ke Asta Yusuf itu karena memiliki niat berkunjung bila anak pertamanya diberikan keselamatan pada saat melahirkan.

" Alhamdulillah, saya bersama keluarga besar, saat ini sudah memenuhi keinginannya untuk berkunjung ke Asta Syekh Yusuf di desa talango," ujarnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan kebahagiaannya dengan membagi-bagikan sembako bagi para juru kunci Asta Yusuf, salah satunya adalah seekor ayam yang masih hidup.

" Syukur kepada Allah, karena masih diberikan kesehatan dan nikmatnya berbagi, Alhamdulillah, putri pertama saya telah memiliki anak perempuan yang bernama Mafasa Adzkiya Varadisa Zubaid," katanya.

Acara kunjungan nimang cucu itu, dijadikan sebuah perjalanan reliqi sekaligus bernuansa sosial karena bisa bertemu dengan banyak orang dan menebar kebaikan.

" Wisata religi itu, dilakukan sebagai ajang mengaji diri dari kesalahan dan terus melakukan perbaikan untuk berbenah dan berinstrofeksi, intinya meningkatkan kwalitas keimanan dan ketaqwaan," ungkapnya.

Sementara Ana Fitriyana, M.Pd. perempuan yang berkarir di kota Jember dengan suaminya Edy Zubaidi, M.Pd, mengaku menikmati liburan wisata sakral sebagai tujuan untuk membekali diri.

" Senang bisa menikmati liburan karena melahirkan, selain itu, saya juga bisa memperkenalkan beberapa tempat wisata sakral untuk anak saya yang baru lahir dan keluarga besar saya," jelanya.

Pasangan yang baru saja menikah itu telah dianugerahi anak pertama bernama, Mafaza Adzkiya Varadisa Zubaid. (AR)

Berita Terbaru

Pemkot Kediri Tunggu Legal Opinion Kejaksaan untuk Penyelesaian Proyek RTH Alun-alun

Pemkot Kediri Tunggu Legal Opinion Kejaksaan untuk Penyelesaian Proyek RTH Alun-alun

Kamis, 05 Feb 2026 21:41 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 21:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri masih menunggu Legal Opinion (LO) dari Kejaksaan dalam rangka menentukan langkah penyelesaian proyek…

Dinas Perkim Kabupaten Kediri Jelaskan Status Konflik Fasum Fasos Perum Griya Keraton Sambirejo

Dinas Perkim Kabupaten Kediri Jelaskan Status Konflik Fasum Fasos Perum Griya Keraton Sambirejo

Kamis, 05 Feb 2026 21:35 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 21:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri memberikan penjelasan berkaitan dengan masalah fasilitas umum…

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Dugaan penyelewengan aset hibah terus berlanjut, bangunan SD Negeri Tiron 3 yang merupakan aset hibah pemerintah Kabupaten Madiun dib…

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Setelah dilakukan pemeriksaan P warga Desa mBoro Kec.Selorerjo Kabupaten Blitar, yang telah membunuh SN istrinya, dengan beberapa…

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun- ‎Sebuah foto jalan berlubang yang ditanami pohon pisang di RT 3 Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, viral di media s…

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Kusumo Adi Nugroho, S.E, yang juga politisi PDI Perjuangan ini, berjibaku menggerakkan kaum…