Ahli: Bertelepon Ternyata Bisa Memicu Risiko Hipertensi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam European Heart Journal menunjukkan bahwa ponsel juga dapat menimbulkan risiko tersebut

Dengan menelepon sekitar 30 menit seminggu ternyata dapat meningkatkan risiko tekanan darah. Yang mengkhawatirkan, hipertensi merupakan batu loncatan menuju masalah kesehatan yang serius, mulai dari serangan jantung hingga strok.

Para peneliti merekomendasikan Anda untuk melakukan obrolan seminimal mungkin melalui ponsel. Temuan menunjukkan bahwa mereka yang menghabiskan hanya setengah jam berbicara di telepon, bahkan tanpa menggunakan tangan, itu 12 persen lebih rentan terhadap tekanan darah tinggi. Selanjutnya, enam jam obrolan telepon seminggu meningkatkan risiko menjadi 25 persen.

"Jumlah menit yang dihabiskan orang untuk berbicara di ponsel yang penting bagi kesehatan jantung, dengan menit yang lebih banyak berarti risiko yang lebih besar,” kata profesor dan penulis utama studi dari Southern Medical University, Guangzhou, Xianhui Qin dilansir Express, Sabtu (6/5/2023).

 Namun, profesor tersebut mengatakan bahwa mengobrol di perangkat mungkin tidak memengaruhi risiko terkena hipertensi selama panggilan mingguan dilakukan di bawah 30 menit. Tim peneliti menganalisis lebih dari 200 ribu responden berusia sekitar 30 tahun dari UK Biobank, yang merupakan database yang berisi informasi genetik dan kesehatan lainnya pada sekitar setengah juta warga Inggris.

Informasi tentang penggunaan ponsel untuk melakukan dan menerima panggilan dikumpulkan melalui kuesioner layar sentuh yang dilaporkan sendiri, yang mencakup tahun penggunaan, jam per minggu, dan penggunaan perangkat hands-free atau speakerphone//. Para peserta yang menggunakan ponsel setidaknya sekali seminggu melakukan atau menerima panggilan didefinisikan sebagai pengguna ponsel dalam penelitian ini.

Setelah menyesuaikan data untuk kriteria ini, sekitar 88 persen peserta memenuhi syarat sebagai responden pengguna ponsel. Tim peneliti melacak peserta selama 12 tahun dan juga memperhitungkan faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, status merokok, tekanan darah, dan lainnya. Hasilnya menunjukkan bahwa waktu penggunaan mingguan 30 hingga 59 menit, satu hingga tiga jam, empat hingga enam jam, dan lebih dari enam jam dikaitkan dengan risiko masing-masing delapan, 13, 16, dan 25 persen lebih tinggi mengalami hipertensi.

Ini dibandingkan dengan peserta yang menghabiskan kurang dari lima menit per minggu untuk membuat atau menerima panggilan. Selanjutnya, kemungkinan mengembangkan tekanan darah tinggi meningkat sebesar 33 persen pada mereka yang memiliki risiko genetik tinggi untuk kondisi tersebut, yang menghabiskan setidaknya 30 menit seminggu berbicara di ponsel.

Profesor Qin menjelaskan alasan di balik kenaikan tekanan darah bisa menurun jika menggunakan  ponsel yang memancarkan energi frekuensi radio tingkat rendah, yang sebelumnya telah dikaitkan dengan lonjakan tekanan darah setelah paparan jangka pendek. Namun, hasil penelitian sebelumnya tentang penggunaan ponsel dan hipertensi tidak konsisten.

Karena itu, sang profesor menjelaskan bahwa diperlukan lebih banyak penelitian, tetapi sampai saat itu tampaknya bijaksana untuk meminimalkan panggilan telepon seluler untuk menjaga kesehatan jantung. hlt/na

Tag :

Berita Terbaru

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…