Tingkatkan Produk UMKM, Pemkot Surabaya Prioritaskan Ekonomi Kerakyatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menjadi pembicara Pesta Wirausaha Surabaya. Foto: Diskominfo Surabaya.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menjadi pembicara Pesta Wirausaha Surabaya. Foto: Diskominfo Surabaya.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Dekranasda Surabaya, Dharma Wanita Surabaya, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Surabaya dan komunitas Tangan di Atas (TDA) berkolaborasi menggelar Pesta Wirausaha Surabaya, di Gedung Teater Balai Budaya Kota Surabaya, Sabtu (6/5/2023).

Acara tersebut dihadiri oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Surabaya Rini Indriyani dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Wali Kota Eri dan Gubernur Ganjar turut meramaikan kegiatan tersebut sebagai pembicara, serta bertukar pikiran mengenai pengalaman mengatasi persoalan UMKM di wilayahnya masing-masing.

Kegiatan tersebut merupakan ajang bertemunya para investor dengan para wirausaha muda atau orang-orang yang tertarik dengan dunia wirausaha. Mulai dari UMKM, Startup, maupun korporasi. Tentunya kegiatan ini ikut memeriahkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-730.

Dalam sambutannya, Eri mengatakan bahwa ekonomi kerakyatan menjadi prioritas utama Pemkot Surabaya dalam meningkatkan produk UMKM di Kota Pahlawan. Program tersebut bahkan menjadi kunci utama kebangkitan ekonomi Surabaya yang sempat terpuruk di masa pandemi Covid-19.

Ia bahkan menaruh perhatian khusus terhadap para pelaku UMKM agar tidak patah semangat dalam berinovasi.

“Terlihat keakraban antara wirausaha dengan penanam modalnya dan saya berharap UMKM tidak pantang menyerah,” kata Eri, Sabtu (6/5/2023).

Maka dari itu, untuk mengetahui perkembangan UMKM binaan Pemkot Surabaya, Dinas Koperasi dan Perdagangan (Dinkopdag) Surabaya bakal dilibatkan untuk memonitoring omzet UMKM per bulannya.

“Maka Dinkopdag  harus tahu UMKM dan omzetnya berapa perbulannya. Kalau omzetnya belum naik dan pendapatannya belum sesuai dengan yang kita inginkan, maka pemerintah intervensi disana,” ujarnya.

Selain itu Cak Eri juga meminta para camat dan lurah supaya proaktif dalam pendataan para pelaku UMKM, serta kebutuhan untuk proses perkembangan UMKM tersebut.

"Saya ingin membangun Surabaya dengan ekonomi kerakyatan karena itu yang menjadi kekuatan UMKM bergerak. Maka UMKM harus mendapat dukungan penuh dan itulah tugas Pemkot Surabaya," ucapnya.

Orang nomor satu di Kota Surabaya itu berharap, warga yang sebelumnya menerima bantuan kelak bisa berubah menjadi pemberi bantuan.

Untuk diketahui, berdasarkan data Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) per 25 November 2022, belanja APBD Surabaya untuk UMKM mencapai Rp 1,2 triliun, dan untuk tahun ini, Eri meminta Rp 3 triliun.

Oleh sebab itu, ia meminta kepada para pelaku UMKM yang ada di Kota Pahlawan untuk segera mendaftar. Sehingga, jika terdapat UMKM yang membutuhkan bantuan modal, maka intervensi Pemkot Surabaya bisa tepat sasaran. sb

Berita Terbaru

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

SurabayaPagi, Gresik – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan b…

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Upaya pemerintah dalam memberantas praktik judi online (judol) terus mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Kalangan…

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kebakaran hutan melanda kawasan perhutani di Petak 62 RPH Ngangsiran, BKPH Sampung, KPH Madiun, yang masuk dalam wilayah Kecamatan…

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Ponorogo menunjukkan progres positif. Berdasarkan data Aplikasi FASIH Pendataan SE…

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

‎ ‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – BEM Nusantara Jawa Timur mengirim karangan bunga ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Selasa (21/7/2026), sebagai aksi simb…

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan  ‎

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan ‎

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang gugatan perdata sengketa pengelolaan lahan parkir yang melibatkan PT Jatim Parkir Center (JPC) kembali bergulir di Pen…