Ribut di Mie Gacoan Ambengan

Lagi, Rusuh di Cabang Mie Gacoan, Dipicu Soal Order Ojol

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Video keributan Mie Gacoan di cabang Ambengan Surabaya yang viral di media sosial.
Video keributan Mie Gacoan di cabang Ambengan Surabaya yang viral di media sosial.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Lagi, video viral keributan di salah satu cabang Mie Gacoan tersebar di media sosial. Bila dulu terjadi keributan di cabang Kota Baru, Jogjakarta. Kini, keributan terjadi di Mie Gacoan cabang Ambengan.

Dari sebuah video viral yang diterima Surabaya Pagi, Senin (8/5/2023), memperlihatkan kerusuhan yang terjadi di Mie Gacoan Ambengan, Surabaya. Seperti video yang diunggah oleh akun @Hpw.a di TikTok.  Dalam video itu tampak seorang driver ojek online (ojol) mengangkat kursi dan membantingnya ke lantai.

Ada pula driver ojol lainnya yang hanya mengangkat kursi lalu metelakkanya di atas meja. Pun ada sosok lain yang berusaha naik ke meja.

Sementara beberapa karyawan Gacoan tampak melerai orang-orang yang tengah berseteru di tempat makan tersebut.

Di bagian teras Mie Gacoan tampak beberapa pelanggan kebingungan dengan kerusuhan yang terjadi.

Beberapa karyawan terlihat meminta maaf dan meminta pengunjung yang di teras untuk pergi, agar tidak terluka.

Video viral itu disisipkan kalimat 'Rusuh di Gacoan Ambengan Surabaya'.

Setelah perselisihan di outlet Mie Gacoan Ambengan, tersisa hanya meja dan kursi yang berantakan.

 

Salah Paham

Terkait hal itu, polisi sampai turun tangan. Menurut polisi, persoalan itu muncul karena kesalahpahaman.

Itu tampak dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @surabayakabarmetro.

"Salam presisi kami pawas Polsek Genteng Surabaya AKP SUWITO. SH bersama anggota saat ini berada di Jl Ambengan Surabaya (Mie Gacoan) terjadi keributan dan salah faham sehingga di mediasi ke Polsek Genteng antara karyawan Mei Gacoan dan GO-JEK serta Grap di Jl Ambengan Surabaya klier surat pernyataan. (Polsek Genteng)," tulis akun @surabayakabarmetro yang merepost postingan @polsekgentengsby.

 

Dimediasi Polisi

Terpisah, Manajer mie Gacoan Ambengan Surabaya Fauzi mengungkapkan kerusuhan tersebut dipicu masalah order driver ojol. Kendati demikian ia tidak mengetahui secara pasti rinci permasalahannya.

"Jadi, gambaran umumnya terkait order ojol yang ketinggalan. Rincinya saya nggak tahu, waktu itu saya nggak ada di tempat," ujar Manajer Mie Gacoan Ambengan Surabaya Fauzi, Senin (8/5/2023).

Dia memastikan bahwa permasalahan itu sudah beres. Begitu kejadian pihak restoran dengan pihak ojol yang terlibat ketegangan dimediasi di Polsek Genteng.

"Sudah beres, sudah clear. Kemarin dimediasi pihak kepolisian dan sudah klir saat itu juga. Iya (Polsek Genteng). Ada lima orang yang mediasi termasuk kami dan driver ojol," katanya.

 

Tak Ada Kerusakan

Fauzi memastikan bahwa akibat kericuhan yang terjadi kemarin sore itu sama sekali tidak ada kerusakan. Demikian juga tidak ada korban terluka.

"Nggak ada, alhamdulillah, nggak ada. Kerusakan, korban sampai benjol atau berdarah, nggak ada semua," katanya.

Dalam video yang disukai 2.391, dibagikan sebanyak 669 kali, serta mendapat 407 komentar hingga pukul 13.20 WIB itu terlihat bagaimana kericuhan di restoran itu terjadi.

"Salut sama mas mas yang meminta maaf sama pengunjungnya."

"Tandain yang bawa kursi"

"Kadang kita memang harus saling mengerti dan mengalah"

"Kalau ke Gacoan harus ekstra sabar".

"Ambengan, kenjeran nek ram ampe wareg pasti antri"

"Ambengan itu antripol asli luama banget"

"Mereka juga manusiawi yang punya capek, kerja seperti itu sama'' capek harusnya ngerti lah".

 

Bikin Keributan

Keributan di Mie Gacoan di Surabaya, sebelumnya pernah terjadi di beberapa cabang. Keributan yang sempat viral yakni di cabang Jogja. Saat itu keributan antara driver Ojol dengan pelayan. Kejadian pada bulan November 2021 lalu.

Kronologi bermula ketika antrian driver ojek online dipotong oleh salah satu pelanggan offline, singkat cerita akhirnya terjadi adu mulut hingga pelemparan makanan oleh karyawan Mie Gacoan kepada sang driver.

Hal ini membuat solidaritas driver ojol di Yogyakarta menggeruduk outlet hingga memberikan ulasan bintang 1 dalam aplikasi google maps. Masalah teratasi berkat adanya mediasi dan berujung damai.

 

Disorot Sertifikat Halal

Selain itu, Mie Gacoan juga sempat disorot beberapa masyarakat, terkait sertifikasi halal, yang kini cabangnya sudah lebih dari 100 cabang di seluruh Indonesia.

Ternyata alasan tak kunjung terbitnya sertifikat halal untuk Mie Gacoan adalah karena penamaan brand dan menu yang dinilai MUI mengarah pada sesuatu yang haram, kurang etis, vulgar, dan bermuatan mistik.

Hingga pada tanggal 1 Desember 2022 kemarin, Mie Gacoan secara resmi mengumumkan telah mendapatkan sertifikat halal MUI untuk bahan baku yang mereka gunakan. Melansir dari laman website resmi Mie Gacoan, mereka juga mengganti nama-nama menu yang dinilai mengarah pada sesuatu yang haram seperti mie iblis, mie setan, es pocong menjadi mie hompimpa, mie suit, mie gacoan, es gobak sodor, es petak umpet dan lain-lain. ham/ana/rmc

Berita Terbaru

DPRD Jatim Desak Perda BUMD Pangan Segera Dibahas, Dinilai Bisa Perkuat Ekonomi Pertanian

DPRD Jatim Desak Perda BUMD Pangan Segera Dibahas, Dinilai Bisa Perkuat Ekonomi Pertanian

Rabu, 24 Jun 2026 08:36 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 08:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SUrabaya – DPRD Jawa Timur mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur segera menyusun dan membahas rancangan peraturan daerah (Perda) terkait p…

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih dalam rangka Hari Jadi Lamongan (HJL) ke 457 tahun, dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, digelar sunatan massal, yang…

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Aksi untuk mendesak dan mendukung kelanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disuarakan oleh relawan di mana-mana, tak…

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI : Dalam momentum Hari Hidrasi Nasional, AQUVIVA merek air minum dalam kemasan (AMDK) dari WINGS Food yang pertama di Indonesia menggunakan…

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – PT Gudang Garam Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (23/6/2026) di Grand Surya Hotel, Jalan Dhoho No. …

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Terdakwa kasus dugaan gratifikasi dan korupsi Kabupaten Ponorogo, Sugiri Sancoko, meluapkan kekesalannya dalam persidangan di P…