Arkeolog Temukan Gunting Celtic Berusia 2.300 Tahun, Masih Terawat dan Berfungsi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan gunting kuno berusia 2.300 tahun milik bangsa Celtic. SP/ SBY
Penampakan gunting kuno berusia 2.300 tahun milik bangsa Celtic. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Arkeolog dari Kantor Pelestarian Monumen Negara Bagian Bavaria (BLfD) baru saja menemukan pedang lipat, bekas perisai dan ujung sebuah tombak, sebuah pisau cukur, dan tulang betis di penggalian situs konstruksi di Sendling, pinggiran kota Munich yang terdapat pada makam milik bangsa Celtic.

Uniknya, temuan gunting yang berusia 2.300 tahun terebut masih sangat terawat bahkan masih dapat digunakan untuk memotong. Hal tersebut juga disampaikan oleh Profesor Mathias Pfeil, kepala BLfD yang menganggap penemuan gunting kuno sebagai 'penemuan khusus'. Melalui sebuah pernyataan, ia menjelaskan bahwa temuan gunting kuno tidak hanya menampilkan terkait keahlian yang mengesankan.

Profeso Pfeil, menuturkan bahwa penemuan gunting kuno juga menunjukkan pelestarian yang luar biasa serta memberikan gambaran sekilas yang dapat menarik kita ke masa lalu.

"Sepasang gunting yang berusia lebih dari 2.300 tahun dan dalam kondisi seperti masih digunakan saat ini, itu temuan yang spesial," jelas Profesor Mathias Pfeil dari BLfD, dikutip Selasa (09/05/2023).

Diketahui, bangsa Celtic bahkan penyebarannya mencapai timur sejauh Transylvania modern dan Laut Hitam. Mereka kemudian terserap ke dalam Kekaisaran Romawi dan menjadi Britons, Galia Boii, Galatia dan Celtiberia.

Bangsa Celtic adalah bangsa Indo-Eropa awal yang tersebar di sebagian besar Eropa Barat. Bangsa tersebut terdiri dari suku dan kelompok yang berbeda, mulai dari Kepulauan Inggris hingga Spanyol utara.

Bangsa Celtic menunjukkan kepercayaan yang jelas tentang akhirat dan memiliki serangkaian praktik penguburan, namun sayang mereka tidak membuat catatan tertulis.

Itu membuat peneliti harus menyimpulkan banyak tentang kepercayaan mereka baik melalui catatan bekas atau dari apa yang mereka tinggalkan. Inilah mengapa situs kuburan di Munich begitu menarik.

Di dalam makam itu, tim BLfD juga menemukan berbagai benda, termasuk pedang yang terlipat, sisa-sisa perisai, ujung tombak, pisau cukur, dan fibula manusia.

Namun menariknya, ternyata benda yang awalnya dikira sebagai pedang terlipat itu adalah gunting dan sangat terawat, sehingga digambarkan sebagai 'hampir baru dengan sedikit kilau'.

Hal tersebut yang menjadi dasar mengapa situs makam di Munich menjadi menarik untuk ditelusuri, yaitu untuk mengetahui lebih lanjut terkait kepercayaan yang dimiliki oleh bangsa Celtic. dsy/dc/mrd/kps

Berita Terbaru

Kasubdit Bintiss Polda Jatim Gelar glGiat Pelajar Duta Kamtibmas FGD di Polres Blitar

Kasubdit Bintiss Polda Jatim Gelar glGiat Pelajar Duta Kamtibmas FGD di Polres Blitar

Senin, 24 Agu 2026 14:43 WIB

Senin, 24 Agu 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Jawa Timur Bersama Sat Binmas Polres Blitar melaksanakan kegiatan Focus Group…

Kapolres Blitar Ajak Siswa Disiplin untuk Jadi Generasi Penerus Bangsa yang Berkualitas

Kapolres Blitar Ajak Siswa Disiplin untuk Jadi Generasi Penerus Bangsa yang Berkualitas

Senin, 24 Agu 2026 12:22 WIB

Senin, 24 Agu 2026 12:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar.Kapolres Blitar AKBP Ardy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., S.H., menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam upacara bendera hari Senin di SMAN…

Dengan Pola, Sistem Lost and Found, KAI Daop 7 Madiun Amankan 657 Barang Ratusan Juta Milik Penumpang

Dengan Pola, Sistem Lost and Found, KAI Daop 7 Madiun Amankan 657 Barang Ratusan Juta Milik Penumpang

Senin, 24 Agu 2026 12:20 WIB

Senin, 24 Agu 2026 12:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sejak awal bulan Januari sampai Bulan Juli 2026, PT KAI (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengamankan barang barang milik penumpang…

Dituding Mematikan Fungsi Lapangan, Ini Penjelasan Kades Piryantono

Dituding Mematikan Fungsi Lapangan, Ini Penjelasan Kades Piryantono

Senin, 24 Agu 2026 11:28 WIB

Senin, 24 Agu 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Polemik lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Janti, Kecamatan Tarik yang dituding bakal mematikan fungsi…

Warga Punjul Tolak Pengembangan TPST, Mengaku Tak Dilibatkan dalam Musyawarah

Warga Punjul Tolak Pengembangan TPST, Mengaku Tak Dilibatkan dalam Musyawarah

Senin, 24 Agu 2026 10:30 WIB

Senin, 24 Agu 2026 10:30 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - ‎Ratusan warga RW 07 Dusun Punjul lakukan aksi unjuk rasa di kantor kelurahan Bangunsari Kecamatan Dolopo, Minggu (23/8/2026) mala…

Alat Bukti Baru Ditemukan (22/8), Konstruksi Perkara Fiktif Terkuak

Alat Bukti Baru Ditemukan (22/8), Konstruksi Perkara Fiktif Terkuak

Senin, 24 Agu 2026 07:58 WIB

Senin, 24 Agu 2026 07:58 WIB

"Becik ketitik, olo ketoro. Yang baik akan kelihatan titiknya, yang jahat akan kelihatan nyata kebusukannya.”   SURPRISE!! Ada penemuan barang bukti baru sa…