Kembangkan Tembakau Lokal, Pemkab Magetan Anggarkan Rp6 M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto ilustrasi.
Foto ilustrasi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Magetan - Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Magetan menerima alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk pengembangan varietas tembakau lokal sebesar Rp6 miliar.

Kepala DTPHPKP Kabupaten Magetan Uswatul Chasanah mengatakan alokasi DBHCHT tahun ini difokuskan untuk pengembangan tembakau lokal asli Magetan sebesar Rp6 miliar. Angka tersebut dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp2,8 miliar.

“Dananya itu akan kami belanjakan sesuai PMK (Peraturan Menteri Keuangan) tentang DBHCHT,” kata Uswatul Chasanah di Magetan, Jumat (12/5/2023).

Uswatul menerangkan, DBHCHT itu akan digunakan untuk pengadaan alsintan (alat mesin pertanian) tembakau. Mulai dari tandon air, pembangunan jalan produksi pertanian tembakau, pelatihan hingga pengembangan varietas tembakau asli Magetan.

Tak hanya itu, DTPHPKP Kabupaten Magetan juga akan bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk melakukan riset dan inovasi serta merakit varietas unggul benih (VUB) tembakau yang tahan terhadap penyakit dan suhu di Magetan. Di antaranya jenis Tembakau Parang.

“Langkah ini untuk mengembangkan varietas tembakau asli Magetan yang memiliki keunggulan,” ujarnya.

Ia menuturkan bahwa minat petani untuk menanam tembakau saat ini semakin tinggi. Di Magetan mulai banyak terbentuk kelompok petani (poktan) tembakau. Mereka tersebar di lima kecamatan yang cocok sebagai lokasi pembudidayaan tembakau. Sejumlah daerah tersebut berada di lereng Gunung Lawu, yakni Kecamatan Parang, Poncol, Plaosan, Panekan, dan Sidorejo.

Berdasarkan data, total luas lahan tembakau di Kabupaten Magetan saat ini mencapai kisaran 500-600 hektare. Sementara hasil panen atau produksi tembakau di Magetan mencapai 240 ton per tahun. mgt

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…