Pemkab Situbondo Mulai Salurkan Pupuk Subsidi MT II 2023

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto ilustrasi. Foto: Kementan.
Foto ilustrasi. Foto: Kementan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Situbondo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan mulai menyalurkan pupuk bersubsidi jenis urea untuk memenuhi kebutuhan petani pada musim tanam kedua (MT II) yang berlangsung sejak awal Mei 2023.

Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Situbondo, M Zaini mengatakan bahwa sebanyak 2.145 ton pupuk bersubsidi sudah disalurkan ke masing-masing kios pupuk pada MT II di bulan Mei 2023.

"Pada musim tanam kedua (Mei, Juni, Juli, Agustus) pupuk bersubsidi yang kami siapkan untuk disalurkan ke kios sebanyak sekitar 8.575 ton. Jadi, tiap bulan pupuk kami salurkan sekitar 2.145 ton," kata Zaini di Situbondo, Sabtu (20/5/2023).

Menurutnya, jumlah ketersediaan pupuk subsidi yang mencapai 8.575 ton tersebut dipastikan bisa mencukupi kebutuhan petani setelah panen raya pada bulan Maret-April lalu.

"Oleh karena itu, kebutuhan pupuk subsidi urea pada masa tanam kedua ini petani tidak perlu khawatir stoknya kosong. Karena kami sudah mengecek di gudang penyimpanan pupuk sudah ada, dan tinggal disalurkan ke kios-kios atau agen secara bergantian," jelasnya.

Zaini menuturkan, penyaluran pupuk subsidi yang mulai dilaksanakan sejak awal bulan Mei, namun masih ada beberapa kios yang belum juga belum menebus kepada pihak distributor.

"Beberapa hari lalu kami mencatat ada 1.800 ton pupuk subsidi urea yang belum ditebus oleh kios atau pengecer. Besok kami update lagi penyaluran pupuk subsidi untuk bulan ini," ujarnya.

Ia pun berharap, kios atau pengecer pupuk subsidi segera menebus pupuk yang sudah tersimpan di gudang, sehingga petani yang saat ini mulai memasuki masa tanam tidak kesulitan untuk mendapat pupuk.

"Meskipun stok pupuknya ada di gudang, tapi kios tidak menebusnya, tentu para petani masih belum bisa dapat pupuk. Jadi, kami berharap kios segera menebus agar bisa cepat diterima petani," ucapnya. stb

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…