Misteri: Warga Sukoharjo-Solo Digegerkan Temuan 5 Potongan Tubuh Membusuk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mengevakuasi beberapa potongan kaki di Bengawan Solo, Sukoharjo. SP/ SLO
Petugas saat mengevakuasi beberapa potongan kaki di Bengawan Solo, Sukoharjo. SP/ SLO

i

SURABAYAPAGI.com, Solo - Baru-baru ini warga di Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Sukoharjo dan Kota Solo digegerkan dengan adanya penemuan sejumlah potongan tubuh manusia. Kini sudah ada lima potongan tubuh, sebagian potongan tersebut ada yang sudah membusuk.

Kapolsek Pasar Kliwon AKP Marwanto mengatakan, ditemukannya kasus tersebut para warga segera melapor setelah curiga dengan bau busuk yang menyengat di aliran kali.

"Satu warga yang sedang memancing, mencium bau menyengat dari arah sungai. Dari Linmas kemudian melapor ke kita, kemudian tim INAFIS langsung menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi," katanya, dikutip Senin (22/05/2023).

Lebih dari itu, Kapolresta Surakarta Kombes Pol Iwan Saktiadi mengatakan adanya temuan potongan tubuh manusia secara beruntun setelah pihaknya berkoordinasi dengan Polres Sukoharjo.

Selain itu, menurut Kapolresta Surakarta Kombes Pol Iwan Saktiadi menilai jenazah tersebut sudah meninggal lebih dari 24 jam karena mulai menggembung.

"Dari perkiraan sementera, jenazah sudah berada di sungai lebih dari 24 jam, mengingat kondisi yang sudah menggembung serta sejumlah luka terbuka pada bagian tubuh tersebut," terang Iwan.

"Melihat dari bentuk fisiknya mengarah berjenis kelamin pria," ungkapnya.

"Tetapi kita masih menunggu proses face recognition untuk memastikan apakah korban ini laki-laki atau perempuan," pungkas Iwan.

Kronologi Penemuan Potongan Tubuh

Awalnya, warga di Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Sukoharjo menemukan potongan tangan kiri kemarin siang, Minggu (21/05/2023). Potongan tangan yang sudah membusuk itu ditemukan tersangkut batu di Kali Jenes, Cemani.

Dalam waktu yang hampir bersamaan, warga di Desa Palur, Kecamatan Mojolaban juga menemukan potongan tubuh kedua. Yakni kaki kiri di Bengawan Solo.

Polisi lantas membawa dua temuan tersebut ke RSUD dr Moewardi Solo untuk proses identifikasi dan memastikan keterkaitan dua temuan tersebut.

"Kita mau bawa ke RSUD dr Moewardi Solo, untuk kita identifikasi apakah cocok atau tidak. Mudah-mudahan segera ditemukan bagian tubuh lainnya," kata Kapolsek Grogol AKP Marlin Supu Payu.

Pada hari yang sama, sekitar pukul 14.00 WIB, warga kembali menemukan potongan tubuh bagian badan. Tubuh tersebut ditemukan di Kali Jenes, tak jauh dari temuan pertama.

Badan bagian perut hingga leher itu ditemukan tanpa kaki, tangan dan kepala. Bagian kelaminnya juga hilang.

Potongan tubuh keempat pun kembali ditemukan warga. Kali ini adalah kepala manusia yang ditemukan di Kali Jenes tepatnya di Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, kemarin sore.

Hari ini Senin (22/05/2023), potongan tubuh kelima telah ditemukan kembali. Potongan yang ditemukan kali ini berupa tangan kanan.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh salah satu relawan Tagana Solo, Alan Yulius Isabanu. Dia mengatakan, tangan tersebut ditemukan warga sekitar pukul 06.30 WIB tadi.

"Kita evakuasi jam 07.00 WIB. Benar tangan kanan," kata Alan, Senin (22/05/2023).

Tangan kanan itu ditemukan tersangkut di tumpukan sampah di aliran yang dangkal. Kondisi tangan kanan tersebut utuh dari lengan hingga telapak tangan. Saat ditemukan potongan tangan itu dikerumuni lalat.

Misteri Potongan Tubuh Mayat di Sukoharjo-Solo

Kapolsek Grogol AKP Marlin Supu Payu menjelaskan penemuan mayat tersebut, diketahui badan bagian perut hingga leher itu ditemukan tanpa kaki, tangan dan kepala. Bagian kelaminnya juga hilang. Meski demikian, pihaknya menduga sosok mayat terpotong tersebut berjenis kelamin laki-laki.

"(Jenis kelamin) Masih belum bisa dipastikan. Karena kemaluan dan wajah (kepala) belum ditemukan. Dugaan sementara laki-laki, kalau dilihat dari fisiknya," jelas Marlin.

Sementara itu, pernyataan terpisah, Kapolres Sukoharjo AKBP Sigit juga belum bisa membeberkan lebih jauh lagi terkait penemuan potongan mayat ini. Termasuk apakah dibuang terpisah, atau dari aliran sungai yang sama.

"Kalau saya lihat di TKP, alirannya tenang. Tapi ini masih penyelidikan," kata Sigit.

Hingga saat ini, Kapolresta Solo Kombes Iwan Saktiadi mengatakan pihak kepolisian belum menentukan penyebab kematian korban. Sebab penyelidikan masih terus dilakukan.

"Kami tidak berspekulasi atas potongan-potongan yang ditemukan, meski ditemukan luka terbuka. Konstruksi ini akan ditangani lebih lanjut oleh forensik," ujarnya.

"Postmortem dan antemortemnya kita konstruksikan akan membuat terang. Apakah mengarah ke tindak kriminal atau kecelakaan," pungkasnya. dsy/dc/mrd/grd

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…