Stunting di Jember Masih Tinggi, Ini Solusi dari Gus Fawait

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim Gus Fawait.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim Gus Fawait.

i

Jember - Kabupaten Jember masih menjadi daerah dengan angka penderita stunting yang tinggi. Hal ini terungkap dari sejumlah aspirasi yang masuk ke Anggota DPRD Jatim asal Jember, Muhammad Fawait.

Politisi muda yang akrab disapa Gus Fawait ini  mengaku banyak menerima keluhan dari kaum emak-emak terkait kasus stunting di Kabupaten Jember yang masih tinggi. Padahal berdasarkan laporan Pemprov Jatim tahun 2022, secara kumulatif angka stunting di Jatim mengalami penurunan. Namun di beberapa kabupaten justru angka stunting masih tinggi. Seperti di Kabupaten Jember, Bondowoso dan Situbondo angka stuntingnya masih diatas 30%.


"Jember tepatnya masih di angka 34%. Padahal  target dari pemerintah pusat adalah di bawah 10%. Tak heran ketika saya ketemu emak emak di Kabupaten Jember mereka sangat mengkhawatirkan dengan angka stunting tersebut," kata Gus Fawait, Jumat (26/5/2023).

 

Pertimbangan lainnya, kata Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim pengetahuan ibu ibu soal soal kehamilan hingga 1000 hari pertama bayi lahir masih minim, sehingga rawan mengalami stunting. 


"Ini juga tak lepas dari angka kemiskinan yang relatif banyak di daerah daerah yang angka stuntingnya masih tinggi," dalih Gus Fawait.  


Kasus stunting yang tinggi ini, lanjut Fawait lebih berbahaya dibanding hal yang lain. Alasannya, stunting ini dialami anak-anak balita hingga usia 2 tahun yang mengalami perlambatan pertumbuhan sehingga lebih parah dibanding gizi buruk. Padahal generasi muda adalah masa depan bangsa Indonesia ke depan.


"Bayangkan apabila semakin banyak balita kita yang kategori stunting maka kualitas dari generasi penerus masa depan di Jatim atau di kabupaten tersebut juga menjadi tidak berkualitas atau terganggu. Makanya Fraksi Partai Gerindra akan memperjuangkan persoalan ini di P-APBD 2023 supaya Pemprov Jatim membantu kabupaten yang angka stuntingnya masih tinggi," harap politikus asal Jember.


Di wilayah Tapal Kuda, Kab Jember tergolong daerah yang memiliki jumlah penduduk terbesar dan dari sisi ekonomi juga sangat mempengaruhi perekonomian Jatim. Artinya, jika terjadi sesuatu di Kab Jember tentu akan mempengaruhi banyak hal di provinsi.    


Kalau angka stunting di Kab Jember tertinggi tentu itu sebuah paradoks. Sebab di Jember ada kampus kampus yang besar seperti Univervitas Negeri Jember, UIN Jember, Politeknik dan lain sebagainya tapi angka stunting terbesar justru ada disini.  


"Itu juga pertanda kalau Pemkab Jember tidak mampu mengatasi maka Pemprov Jatim bisa membantu dan turun tangan agar angka stunting di Kab Jember dan beberapa kabupaten lain yang tidak mampu bisa dikurangi," harap Gus Fawait.  


Selain sosialisasi yang sudah direncanakan pemprov Jatim terus digencarkan, Fraksi Partai Gerindra juga menawarkan ide untuk melakukan revolusi putih seperti apa yang digagas oleh Pak Prabowo Prabowo ketum Partai Gerindra.


"Revolusi putih itu adalah dengan memberikan susu kepada anak anak balita di daerah daerah. Ide ini mungkin menjadi salah satu yang bisa ditiru oleh pemprov untuk membantu pemkab di Jatim. Namun mengatasi stunting tidak cukup hanya mengandalkan faktor gizi belaka karena stunting ini lebih komplek dibanding dengan gizi buruk," ungkap politisi kelahiran Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember ini.    

 

Revolusi putih itu juga menjadi salah satu sumbangsih dari Fraksi Gerindra untuk ikut serta memikirkan bagaimana stunting di Jatim bisa menurun karena angka stunting di Jatim masih di kisaran 19%. Sedangkan target dari pemerintah pusat adalah dibawah 14%. 


"Ini merupakan sumbangsih Fraksi Gerindra melalui ide revolusi putih yang akan diperjuangkan di P-APBD 2023. Tujuannya supaya Pemprov Jatim bisa membantu kabupaten kota yang tidak mampu mengatasi kasus stunting di daerahnya," pungkas bendahara DPD Partai Gerindra Jatim. rko

Berita Terbaru

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Darma Lautan Utama (DLU) menggelar acara buka puasa bersama mitra usaha, agen, dan ekspedisi dengan mengusung tema “Tebar Keb…

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Mendes PDT, Stop Ekspansi ke Desa   Mendag, Minta Indomaret dan Alfamart Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih    PDIP Dukung Rencana Penghentian Indomaret d…

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Anak Buahnya, Edward Corne (EC) selaku eks VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga, Divonis 10 tahun penjara    SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks D…

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Kamis (26/2/2026) sore kemarin, KPK menetapkan seorang pegawai Bea Cukai, Budiman Bayu Prasojo (BBP), sebagai tersangka baru kasus s…

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dengan perpanjangan ini, ia berharap bunga kredit makin kompetitif sehingga penyaluran kredit UMKM bisa lebih kencang tahun ini.…

LPDP Minta Orang Kaya, Jangan Ambil Beasiswa Penuh

LPDP Minta Orang Kaya, Jangan Ambil Beasiswa Penuh

Kamis, 26 Feb 2026 20:41 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini keluarga mampu alias keluarga kaya diminta tak mengambil beasiswa penuh. Hal ini dimaksudkan agar anggaran beasiswa bisa…