Mei 2023, Kabupaten Jember Catat Inflasi Sebesar 0,24 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala BPS Jatim Tri Erwandi. Foto: Diskominfo Jember.
Kepala BPS Jatim Tri Erwandi. Foto: Diskominfo Jember.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jember – Badan Pusat Statistik (BPS) Jember mencatat bahwa angka inflasi Jember pada bulan Mei 2023 secara bulanan (mtm) mencapai 0,24 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) 117,03.

Angka tersebut berada di atas tingkat inflasi Jawa Timur dan nasional masing-masing 0,18 persen dan 0,09 persen. SEdangkan untuk inflasi year to date (ytd) sebesar 1,19 persen, dan inflasi year on year (yoy) sebesar 4,9 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jember Tri Erwandi mengatakan bahwa kenaikan harga bawang putih menjadi penyumbang tertinggi laju inflasi di kabupaten setempat.

"Komoditas yang memberikan andil terbesar terjadinya inflasi mtm bulan Mei 2023 di antaranya bawang putih, bawang merah, tomat, tarif kendaraan travel, rokok putih, angkutan antarkota, telur ayam ras, daging ayam ras, minyak goreng, dan beras," kata Tri Erwandi dalam konferensi pers yang digelar di Kantor BPS Jember, Senin (5/6/2023).

Kelompok penyumbang inflasi terbesar ada di bawang putih yakni 13,75 persen dengan andil 0,04 persen. Artinya, kata Tri, harga bawang putih mengalami peningkatan, dan memiliki andil besar karena dibutuhkan oleh banyak masyarakat.

Selanjutnya, kelompok makanan yang memberi andil terbesar inflasi yakni rokok sebesar 0,74 persen. Kemudian disusul komoditas bawang merah 10,36 persen dengan andil 0,03 persen. Adapun beras hanya menyumbang inflasi kecil 0,46 persen, namun tetap memiliki andil besar 0,02 persen.

Maka dari itu, BPS pun mengimbau tim pengendali inflasi agar lebih waspada. Pasalnya, di bulan Juni bertepatan dengan hari raya Idul Adha.

"Idul Adha sebentar lagi, banyak masyarakat yang selamatan, terutama tradisi warga Madura melakukan mudik kedua," ucapnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar tim pengendali inflasi mewaspadai kenaikan harga kambing dan sapi yang akan digunakan sebagai ternak kurban.

"Harga kambing dan sapi berpotensi naik, kecuali setelah hari H Idul Adha biasanya kembali turun," ungkapnya.

Tri menjelaskan, inflasi di Jember terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran yakni kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,61 persen; kemudian kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,06 persen; kelompok perumahan, air, listrik dan bahar bakar rumah tangga sebesar 0,02 persen.

Berikutnya, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,09 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,05 persen; kelompok transportasi sebesar 0,14 persen; kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen.

Selanjutnya. kelompok penyediaan makanan dan minuman/ restoran sebesar 0,14 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,16 persen. Sementara kelompok pengeluaran lainnya stabil.

Sementara untuk inflasi energi dan bahan makanan, komponen bahan makanan pada Mei 2023 mengalami deflasi bulanan mtm sebesar 0,04 persen, atau terjadi penurunan indeks dari 120,73 pada April 2023 menjadi 121,57 persen pada Mei 2023.

Adapun komponen energi pada Mei 2023 tidak mengalami perubahan harga atau stabil pada indeks 114,43 persen. Komponen energi secara YoY mengalami inflasi sebesar 11,30 persen dan secara tahun kalender hingga Mei 2023 komponen energi mengalami deflasi sebesar 0,21 persen.

Untuk diketahui, dari delapan kota IHK di Jawa Timur, semua kota mengalami inflasi. Dimana inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Sumenep sebesar 0,66 persen dan inflasi terendah terjadi di Kota Madiun sebesar 0,07 persen. jbr

Berita Terbaru

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Elektabilitas Partai Gerindra yang menempati posisi teratas dalam survei politik terbaru di Jawa Timur mendapat respons dari Ketua…

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei terbaru kepuasan warga terhadap program-program Gubernur Jawa…

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan -  Upaya Pemkab Lamongan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditarget mencapai Rp 1 Triliun, mendapat tanggapan …

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur menginisiasi agar Program Kredit Sejahtera (Prokesra) mendapat dukungan dalam Perubahan APBD (…

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Inovasi kembali ditorehkan oleh Kabupaten Lamongan, salah satunya bagaimana meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang…

Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Prioritas

Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Prioritas

Kamis, 03 Sep 2026 16:15 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan menyusun Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026…