Bacaleg di Pasuruan, Berkomplot untuk Curi Kabel Telkom

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para komplotan yang mencuri kabel Telkom di daerah Pasuruan. Salah satunya merupakan bacaleg di Pasuruan.
Para komplotan yang mencuri kabel Telkom di daerah Pasuruan. Salah satunya merupakan bacaleg di Pasuruan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Polres Pasuruan menangkap empat dari enam pencuri kabel Telkom. Keempat pelaku diamankan Satreskrim saat hendak mencuri kabel di pinggir jalan Desa Andonisari, Kecamatan Nongkojajar, Kabupaten Pasuruan pada Selasa (14/6/2023), sementara dua pelaku lainnya jadi buron dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kapolres Pasuruan, AKBP Bayu Pratama Gabunagi mengatakan, keempat pelaku mencuri kabel dengan cara memotong dengan tang dan gergaji. “Keempat pelaku kita amankan saat hendak mengambil kabel Telkom di pinggir jalan. Dari keterangan pelaku, mereka sudah melakukan aksi pencurian ini sebanyak tiga kali,” kata Bayu, Jumat (16/6/2023).

Empat pelaku ini berasal dari kecamatan berbeda. Samsul Arif (32) merupakan warga Kecamatan Winongan, Muhammad Dofir (36) warga Kecamatan Grati, Hariadi Sutikno (46) warga Kecamatan Purworejo, dan Muchammad Yusuf (50) warga Kecamatan Nguling.

Lalu ada dua orang lagi yang masih DPO yakni Yudi dan Sanip. Keduanya berhasil kabur dari kejaran polisi dengan berlari memasuki perkampungan serta perkebunan warga.

Farouk menerangkan, awalnya petugas mendapat informasi ada sekelompok orang mencurigakan yang menggali tanah saluran kabel Telkom di pinggir jalan Desa Andonosari, pada Selasa (14/6) pukul 12.00 WIB. Mendapat informasi itu, polisi langsung bergerak melakukan pengecekan dan penangkapan, pada pukul 13.00 WIB. Namun, dua orang dari kawanan tersangka berhasil kabur dan 4 tersangka tidak berkutik serta mengakui perbuatan pencuriannya.

"Untuk barang bukti yang diamankan cukup banyak, meliputi katrol manual, pipa besi berbagai ukuran, alat penggali tanah, beragam alat pemotong, kabel sepanjang 10 meter dan 1 unit mobil Suzuki Ertiga rentalan yang digunakan sebagai sarana," ungkapnya.

Dalam pemeriksaan awal keenam pelaku punya peran dan tugas berbeda. Empat tersangka yang bertugas sebagai eksekutor adalah Samsul Arif, M Dofir, YD dan SN. Sementata 2 tersangka yang bertugas mengawasi suasana lokasi saat eksekusi pencurian adalah Hariadi Sutikno dan M Yusuf.

"Dari keterangan pelaku bahwa mereka sudah sering melakukan pencurian serupa di beberapa daerah. Untuk TKP Desa Andonosari sebanyak 3 kali," ungkapnya.

Dari hasil penyidikan, diketahui juga jika tersangka M Yusuf adalah seorang bakal caleg salah satu partai yang berlaga di Pemilu. Selain itu, M Yusuf dan Hariadi Sutikno adalah oknum LSM yang kerapkali menggunakan identitas organisasi LSM-nya saat melakukan pengawasan di TKP pencurian.

"Tersangka M Yusuf dan Hariadi Sutikno dijadikan pengawas di TKP pencurian karena memanfaatkan backgroundnya yang menjadi salah satu anggota LSM. Selain itu M Yusuf juga merupakan salah satu bakal caleg salah satu partai," tambah Kanit Jatanras Polres Pasuruan, Iptu Bambang Tejo. ris/ham/rmc

Berita Terbaru

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…